UNTAG SMDUNTAG SMD
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan KehutananAgrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan KehutananAspek terpenting dalam pembangunan sektor kehutanan adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berperan serta dalam proses perhutanan sosial, khususnya di wilayah hutan dalam program HKm, yang memungkinkan masyarakat untuk secara langsung terlibat dalam pengelolaan hutan. Namun, keberhasilan program IUP-HKM sangat bergantung pada persepsi dan partisipasi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan faktor yang mempengaruhi anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Gempa 01 terhadap implementasi Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (IUP-HKM) di Hutan Mangrove Sungai Munjang Desa Kurau Barat, Bangka Tengah. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan kuesioner yang diolah dengan skala Likert dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi anggota KTH terhadap IUP-HKM secara umum setuju, bahwa terdapat adanya pemahaman dan kesadaran terhadap pengelolaan hutan, terdapat manfaat ekonomi yang dirasakan, menjaga kelestarian hutan mangrove, dukungan dan partisipasi masyarakat serta tantangan dalam pengelolan hutan mangrove. Faktor yang mempengaruhi persepsi secara simultan meliputi tingkat pendidikan, lama bermukim, dan tingkat pengetahuan tentang ekosistem mangrove, dan secara parsial variabel pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap persepsi anggota KTH.
Persepsi anggota Kelompok Tani Hutan Gempa 01 terhadap implementasi IUP-HKM di Hutan Mangrove Sungai Munjang masuk dalam kategori setuju karena memberikan dampak positif terhadap aspek ekonomi dan lingkungan.Faktor yang memengaruhi persepsi secara simultan meliputi umur, tingkat pendidikan, lama bermukim, lama menjadi anggota, dan pengetahuan.Secara parsial, variabel pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap persepsi anggota KTH Gempa 01.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pendampingan berkala oleh ahli dari dinas kehutanan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan hutan mangrove secara berkelanjutan. Kedua, sebaiknya dikaji lebih lanjut bagaimana keterlibatan anggota KTH dalam proses pengambilan keputusan dan evaluasi program dapat memperkuat partisipasi dan kepemilikan kolektif terhadap pengelolaan hutan. Ketiga, perlu diteliti peluang pengembangan diversifikasi ekonomi berbasis hutan mangrove, seperti ekowisata, budidaya kepiting, dan produk olahan madu mangrove, yang dikombinasikan dengan strategi pemasaran digital berbasis UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok tani hutan secara inklusif dan berkelanjutan.
| File size | 384.74 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UPIUPI Fenomena pluralisme hukum dikaji menggunakan pendekatan kualitatif non-etnografi melalui wawancara dengan masyarakat lokal, perusahaan/pemegang izin, danFenomena pluralisme hukum dikaji menggunakan pendekatan kualitatif non-etnografi melalui wawancara dengan masyarakat lokal, perusahaan/pemegang izin, dan
APTKLHIAPTKLHI Kelestarian hutan dianggap dalam kondisi yang baik bila ada keberlanjutan fungsi ekologi dan fungsi ekonomi. Penelitian ini menginvestigasi tingkat kesejahteraanKelestarian hutan dianggap dalam kondisi yang baik bila ada keberlanjutan fungsi ekologi dan fungsi ekonomi. Penelitian ini menginvestigasi tingkat kesejahteraan
APTKLHIAPTKLHI Analisis menjukkan pola. Konservasi hutan di Provinsi Aceh sangat penting untuk melestarikan keanekaragaman hayati, mengurangi perubahan iklim, dan mendukungAnalisis menjukkan pola. Konservasi hutan di Provinsi Aceh sangat penting untuk melestarikan keanekaragaman hayati, mengurangi perubahan iklim, dan mendukung
UNILAUNILA Keterlibatan masyarakat lokal menggunakan pendekatan bottom-up, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, hingga evaluasi. Secara umum, tingkatKeterlibatan masyarakat lokal menggunakan pendekatan bottom-up, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, hingga evaluasi. Secara umum, tingkat
UNILAUNILA Konsentrasi karbon dalam bahan organik biasanya sekitar 46% sehingga mengalikan biomassa masing-masing dengan 46%. Hasil penelitian diperoleh rata-rataKonsentrasi karbon dalam bahan organik biasanya sekitar 46% sehingga mengalikan biomassa masing-masing dengan 46%. Hasil penelitian diperoleh rata-rata
UNILAUNILA Hasil dari penelitian ini adalah teridentifikasi 29 jenis tumbuhan obat yang termasuk ke dalam 18 famili tumbuhan. Jenis tumbuhan obat terbanyak didominasiHasil dari penelitian ini adalah teridentifikasi 29 jenis tumbuhan obat yang termasuk ke dalam 18 famili tumbuhan. Jenis tumbuhan obat terbanyak didominasi
UNILAUNILA Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2015. Data yang dikumpulkan berupa data potensi kayu yang dianalisis secara kuantitatif. Pengukuran potensi kayu dilakukanPenelitian dilakukan pada bulan Mei 2015. Data yang dikumpulkan berupa data potensi kayu yang dianalisis secara kuantitatif. Pengukuran potensi kayu dilakukan
UNILAUNILA Hutan Desa Cugung difungsikan untuk mengoptimalisasikan pemanfaatan sumberdaya hutan di KPHL Model Rajabasa. Burung merupakan bagian satwa liar serta sumberdayaHutan Desa Cugung difungsikan untuk mengoptimalisasikan pemanfaatan sumberdaya hutan di KPHL Model Rajabasa. Burung merupakan bagian satwa liar serta sumberdaya
Useful /
UNTAG SMDUNTAG SMD Hasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholder terbagi menjadi tiga kategori, yaitu primer, sekunder, dan kunci. Peran mereka dikelompokkan menjadi pembuatHasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholder terbagi menjadi tiga kategori, yaitu primer, sekunder, dan kunci. Peran mereka dikelompokkan menjadi pembuat
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS While the findings suggest a positive role for chatbots, further research is needed to address limitations in database scope and search methodology toWhile the findings suggest a positive role for chatbots, further research is needed to address limitations in database scope and search methodology to
UNILAUNILA Penelitian ini menggunakan metode Visual Encounter Survey dengan tiga kali ulangan pada masing-masing tipe habitat (hutan primer, semak, dan rawa). DataPenelitian ini menggunakan metode Visual Encounter Survey dengan tiga kali ulangan pada masing-masing tipe habitat (hutan primer, semak, dan rawa). Data
UNILAUNILA Interaksi rusa menjauhi manusia paling tinggi dilakukan oleh rusa totol betina O dan P sebesar 8,8% dan paling rendah dilakukan rusa sambar betina B sebesarInteraksi rusa menjauhi manusia paling tinggi dilakukan oleh rusa totol betina O dan P sebesar 8,8% dan paling rendah dilakukan rusa sambar betina B sebesar