UNWAHAUNWAHA
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Pertanian: Jurnal Pengabdian MasyarakatPengelolaan limbah rumah tangga merupakan masalah global yang mendesak harus diselesaikan untuk memastikan kelestarian lingkungan dan kesehatan manusia. Sampah organik khususnya merupakan sumber sampah yang signifikan dan sulit diproses secara efisien. Untuk mengatasi masalah ini, pengolahan limbah menjadi eco-enzym terbukti menjadi solusi yang tepat dan efisien. Eco-enzym adalah enzim dihasilkan melalui proses bioteknologi dengan mikroorganisme untuk mengurai sampah organik menjadi komponen yang lebih sederhana dan ramah lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan pembuatan eco enzym dari limbah dapur rumah tangga yaitu memberikan inovasi kepada petani berupa alternatif pengganti pupuk kimia dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para ibu-ibu terhadap inovasi teknologi dalam mengefektifkan limbah dapur rumah tangga.
Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat dalam pelatihan pembuatan eco enzym, dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan berhasil menumbuhkan pengembangan pengetahuan dan wawasan kepada target sasaran, yaitu anggota komunitas lokal, termasuk petani muda dan petani lanjut usia.Mereka mendapatkan pemahaman baru mengenai pembuatan dan manfaat eco enzym dalam kehidupan sehari-hari.Pelatihan ini memperkenalkan inovasi terbaru dalam pemanfaatan waktu luang dengan biaya yang terjangkau, memberikan solusi ramah lingkungan dan ekonomis yang bermanfaat bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada efektivitas eco enzyme yang dihasilkan dalam meningkatkan kualitas hasil pertanian di Desa Sidokaton, dengan membandingkan pertumbuhan tanaman yang menggunakan eco enzyme dengan yang menggunakan pupuk kimia konvensional. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai optimalisasi formula eco enzyme dengan variasi jenis limbah dapur dan konsentrasi gula merah untuk menghasilkan produk yang lebih efektif dan efisien. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan model bisnis berkelanjutan berbasis eco enzyme yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Sidokaton, sehingga eco enzyme tidak hanya menjadi solusi pengelolaan limbah, tetapi juga sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.
| File size | 377.62 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWAHAUNWAHA Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan komitmen petani untuk menerapkan teknik pemangkasanPelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan komitmen petani untuk menerapkan teknik pemangkasan
UNESAUNESA Setelah dilakukan optimasi menjadi sistem pneumatik, durasi pelelehan berhasil dipersingkat menjadi ±20 menit dan tekanan injeksi menjadi lebih stabil,Setelah dilakukan optimasi menjadi sistem pneumatik, durasi pelelehan berhasil dipersingkat menjadi ±20 menit dan tekanan injeksi menjadi lebih stabil,
UNWAHAUNWAHA Dusun Pumpikatu, Kabupaten Bulukumba, memiliki potensi lahan sawah yang cukup luas, namun pengelolaannya masih terbatas pada budidaya padi konvensionalDusun Pumpikatu, Kabupaten Bulukumba, memiliki potensi lahan sawah yang cukup luas, namun pengelolaannya masih terbatas pada budidaya padi konvensional
UNWAHAUNWAHA Penggunaan pupuk kimia sintetis secara berlebihan menjadi tantangan dalam pertanian berkelanjutan karena dapat meningkatkan biaya produksi dan menurunkanPenggunaan pupuk kimia sintetis secara berlebihan menjadi tantangan dalam pertanian berkelanjutan karena dapat meningkatkan biaya produksi dan menurunkan
UNWAHAUNWAHA Dampak kegiatan terlihat pada semakin luasnya jangkauan pemasaran dan semakin kuatnya identitas produk lokal, meskipun beberapa hambatan seperti perbedaanDampak kegiatan terlihat pada semakin luasnya jangkauan pemasaran dan semakin kuatnya identitas produk lokal, meskipun beberapa hambatan seperti perbedaan
PARAMADINAPARAMADINA Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT dapat membantu dalam pemantauan lahan, irigasiMetode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT dapat membantu dalam pemantauan lahan, irigasi
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Kolaborasi ini merupakan bagian dari program Mobilitas Internasional Akademik (IMA) yang dilaksanakan oleh ADA Research Center, dan saat ini sedang diikutiKolaborasi ini merupakan bagian dari program Mobilitas Internasional Akademik (IMA) yang dilaksanakan oleh ADA Research Center, dan saat ini sedang diikuti
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Hasil menunjukkan bahwa sistem PLTS dengan kapasitas tertentu dapat memenuhi kebutuhan penerangan malam hari secara optimal. Penelitian ini memberikanHasil menunjukkan bahwa sistem PLTS dengan kapasitas tertentu dapat memenuhi kebutuhan penerangan malam hari secara optimal. Penelitian ini memberikan
Useful /
UNWAHAUNWAHA Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan penerapan hadits di kalangan remaja, serta memperkuat fondasi keislaman mereka melalui pendidikan IslamProgram ini berhasil meningkatkan pemahaman dan penerapan hadits di kalangan remaja, serta memperkuat fondasi keislaman mereka melalui pendidikan Islam
UNWAHAUNWAHA Pupuk Jakaba yang berasal dari fermentasi air cucian beras terbukti mampu memperbaiki kesuburan tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman, serta mengurangiPupuk Jakaba yang berasal dari fermentasi air cucian beras terbukti mampu memperbaiki kesuburan tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman, serta mengurangi
UNWAHAUNWAHA Hama tikus merupakan masalah serius dalam pertanian, terutama di Desa Tembok Bahalang, yang menyebabkan kerugian besar pada hasil panen. Untuk mengendalikannya,Hama tikus merupakan masalah serius dalam pertanian, terutama di Desa Tembok Bahalang, yang menyebabkan kerugian besar pada hasil panen. Untuk mengendalikannya,
UNESAUNESA Tidak ada siswa yang masuk dalam kategori Baik Sekali (BS) maupun Baik (B), sehingga persentasenya 0%. Sebanyak 3 siswa (15%) memiliki kebugaran jasmaniTidak ada siswa yang masuk dalam kategori Baik Sekali (BS) maupun Baik (B), sehingga persentasenya 0%. Sebanyak 3 siswa (15%) memiliki kebugaran jasmani