ASIAASIA

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Tujuan: Penelitian ini mengkaji dampak keterlibatan karyawan terhadap kinerja kerja di Divisi Human Capital PT KPI RU III Palembang, dengan fokus pada keterlibatan emosional, kognitif, dan perilaku sebagai pendorong produktivitas dan komitmen organisasi di sektor energi. Metode: Menggunakan observasi partisipatif selama program magang, data dikumpulkan melalui pengamatan langsung interaksi karyawan, perilaku kerja, dan respons terhadap tugas, kemudian dianalisis secara kontekstual untuk memahami dinamika keterlibatan. Aplikasi Praktis: Temuan mendukung strategi HR dengan menekankan keamanan psikologis, kepemimpinan yang suportif, dan partisipasi karyawan untuk meningkatkan keterlibatan, kerja tim, dan adaptabilitas, khususnya selama transformasi digital. Kesimpulan: Keterlibatan karyawan secara signifikan meningkatkan kinerja, yang dibuktikan dengan disiplin, antusiasme, dan kerja tim. Namun, beban kerja tinggi dan keterlibatan terbatas dalam pengambilan keputusan masih menjadi tantangan. Memperkuat keterlibatan mendorong kinerja yang berkelanjutan dan keberhasilan organisasi.

Penelitian observasional ini mengonfirmasi bahwa keterlibatan karyawan secara signifikan meningkatkan kinerja kerja di Divisi Human Capital PT KPI RU III Palembang, ditunjukkan oleh disiplin, antusiasme, inisiatif, dan adaptabilitas karyawan.Lingkungan kerja yang suportif, termasuk komunikasi terbuka dan pengakuan, sangat penting dalam mendorong keterlibatan yang tinggi, sejalan dengan teori Perceived Organizational Support (POS) dan Job Demands–Resources (JD-R).Untuk keberlanjutan kinerja, organisasi perlu memperkuat keamanan psikologis, mendistribusikan beban kerja secara adil, dan melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan, sambil tetap mengakui bahwa studi kualitatif ini memerlukan penelitian lanjutan dengan metode campuran untuk generalisasi.

Studi lanjutan dapat meneliti lebih dalam dinamika keterlibatan karyawan dengan menjelajahi dampak strategi pengelolaan beban kerja yang bervariasi. Misalnya, penelitian bisa dilakukan untuk memahami bagaimana penerapan jam kerja fleksibel atau sistem rotasi tugas memengaruhi tingkat kelelahan kerja dan mempertahankan antusiasme karyawan di Divisi Human Capital PT KPI RU III, terutama saat menghadapi periode puncak. Ini penting untuk mengukur apakah pendekatan tersebut dapat meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kesejahteraan karyawan. Selain itu, perlu dipertimbangkan studi yang fokus pada peningkatan partisipasi karyawan junior dalam pengambilan keputusan. Pertanyaan penelitian bisa mencakup sejauh mana program mentorship atau forum ide internal dapat memberdayakan karyawan muda, meningkatkan rasa kepemilikan mereka, dan mempercepat pengembangan keterampilan kepemimpinan. Pemahaman ini akan membantu PT KPI RU III membangun tim yang lebih inovatif dan adaptif. Terakhir, penelitian masa depan dapat menggali lebih jauh peran keamanan psikologis dalam budaya organisasi. Misalnya, bagaimana praktik kepemimpinan yang mendukung secara eksplisit menciptakan lingkungan di mana karyawan merasa aman untuk menyuarakan ide, mengakui kesalahan, dan mengambil risiko tanpa takut akan konsekuensi negatif. Menjelajahi faktor-faktor ini akan memberikan wawasan mendalam tentang cara membangun fondasi keterlibatan yang kuat dan berkelanjutan, serta mendukung kesuksesan organisasi dalam jangka panjang di sektor energi yang terus berubah. Penelitian semacam ini akan memperkaya temuan awal, menawarkan solusi konkret, dan membuka jalan bagi pengembangan model manajemen sumber daya manusia yang lebih holistik dan responsif.

Read online
File size271.91 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test