UNMER BAYAUNMER BAYA

Agricultural ScienceAgricultural Science

Lumpur batu, sebuah produk sampingan dari aktivitas industri batu alam, memiliki potensi untuk mencemari lahan pertanian di sekitarnya, yang dapat mempengaruhi sifat fisik dan kimia dari lapisan tanah atas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek dari aplikasi pupuk kandang kambing dan Rhizobium pada tanah yang tercemar lumpur batu untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Rancangan acak kelompok (RBD) digunakan, dengan dua faktor: dosis pupuk kandang kambing dengan tiga tingkat, yaitu 0 ton ha-1, 10 ton ha-1, dan 15 ton ha-1, serta dosis Rhizobium dengan tiga tingkat, yaitu 0 g kg-1 biji, 7,5 g kg-1 biji, dan 15 g kg-1 biji. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kandang kambing memiliki efek independen pada tinggi tanaman dan jumlah daun pada 28 hari setelah penanaman (DAP), serta pada jumlah polong per plot. Pupuk kandang kambing meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah polong sekitar 12-14% dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Namun, efeknya berkurang pada periode pengamatan selanjutnya. Sementara itu, aplikasi Rhizobium tidak menunjukkan efek yang signifikan pada semua variabel yang diamati. pH tanah, ketersediaan nutrisi, dan sifat fisik tanah sebagai faktor pembatas yang mempengaruhi aktivitas mikroba, termasuk mikroorganisme pengurai materi organik dan Rhizobium sebagai bakteri pengikat nitrogen.

Lumpur batu, sebuah produk sampingan dari industri batu alam, dapat mempengaruhi sifat tanah dan membatasi pertumbuhan kacang hijau.Aplikasi pupuk kandang kambing secara signifikan meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun pada 28 DAP, serta jumlah polong per plot.Pupuk kandang kambing memiliki potensi sebagai bahan perbaikan tanah untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman di lahan pertanian yang tercemar oleh limbah industri batu alam.Sementara itu, aplikasi Rhizobium tidak menunjukkan efek yang signifikan pada semua parameter yang diamati.Aktivitas mikroba tanah bergantung pada sifat tanah.pH tanah, ketersediaan nutrisi, dan kepadatan massa tanah adalah faktor pembatas pada tanah yang tercemar oleh aktivitas industri batu alam, dan kondisi ini mempengaruhi aktivitas mikroorganisme tanah, termasuk pengurai materi organik dan bakteri pengikat nitrogen.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efek jangka panjang aplikasi pupuk kandang kambing dan Rhizobium pada tanah yang tercemar lumpur batu. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi alternatif untuk meningkatkan ketersediaan nutrisi dan aktivitas mikroba dalam tanah yang tercemar, seperti penggunaan bahan perbaikan tanah lainnya atau teknik pengelolaan tanah yang berbeda. Studi komparatif antara berbagai jenis pupuk kandang dan Rhizobium juga dapat dilakukan untuk menentukan kombinasi yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau di lahan tercemar. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk memahami mekanisme interaksi antara pupuk kandang, Rhizobium, dan mikroorganisme tanah dalam meningkatkan ketersediaan nutrisi dan aktivitas mikroba dalam tanah yang tercemar.

  1. PENGARUH PUPUK KALSIUM NITRAT DAN PUPUK KALIUM FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna... doi.org/10.31293/agrifor.v21i2.5959PENGARUH PUPUK KALSIUM NITRAT DAN PUPUK KALIUM FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU Vigna doi 10 31293 agrifor v21i2 5959
  2. Impact of Cement Dust on Physical and Chemical Nutrients Properties of Forest Topsoil | Journal of Applied... doi.org/10.4314/jasem.v25i5.2Impact of Cement Dust on Physical and Chemical Nutrients Properties of Forest Topsoil Journal of Applied doi 10 4314 jasem v25i5 2
  3. Nutrient contents in different sources of organic manures used in different farms of Bhaktapur district,... doi.org/10.3126/janr.v5i1.50705Nutrient contents in different sources of organic manures used in different farms of Bhaktapur district doi 10 3126 janr v5i1 50705
Read online
File size1.28 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test