STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK
PROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANPROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan karakter Profil Pelajar Pancasila (P3) dimensi bernalar kritis melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan media interaktif ular tangga pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti. Penelitian dilakukan dalam dua siklus di SDN 28 Mengkirai dengan materi modernisasi beragama serta kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Siklus I dilaksanakan pada tanggal 05 November 2024 selama 3 x 45 menit. Berdasarkan hasil observasi siklus I, karakter Profil Pelajar Pancasila dimensi bernalar kritis telah muncul, namun masih perlu peningkatan. Terdapat satu peserta didik dalam kategori mahir, lima peserta didik cakap, enam peserta didik layak, dan satu peserta didik baru berkembang. Nilai rata-rata post-test siklus I mencapai 73. Pada siklus II, yang juga dilaksanakan pada tanggal 05 November 2024, terjadi peningkatan signifikan dalam karakter bernalar kritis dan hasil belajar. Terdapat peningkatan interaksi antara guru dan peserta didik serta antar peserta didik, yang mendorong pemahaman materi lebih baik. Nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 83, dengan peningkatan sebesar 10% untuk peserta didik yang memerlukan perhatian lebih. Dengan demikian, penggunaan PBL berbantuan media ular tangga terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan karakter peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti.
Berdasarkan pelaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siklus I dan II, terdapat beberapa kesimpulan penting.Rata-rata post-test peserta didik meningkat dari 73 di siklus I menjadi 83 di siklus II, menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap materi modernisasi beragama.Penerapan PBL berbantuan media interaktif (ular tangga) berkontribusi pada pengembangan karakter P3, khususnya dimensi bernalar kritis.Pada siklus II, melalui intervensi dengan video pembelajaran dan mind mapping, pemahaman peserta didik menjadi lebih baik.Mereka terlibat dalam diskusi yang lebih aktif dan kolaboratif.Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan tambahan untuk mencapai standar ketuntasan pada indikator tertentu.Secara keseluruhan, model PBL berbantuan media interaktif memberikan hasil positif dalam meningkatkan hasil belajar dan karakter P3, meskipun beberapa aspek masih memerlukan peningkatan.
Saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Mengembangkan model pembelajaran PBL yang lebih interaktif dan kolaboratif, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan interaksi dan kolaborasi antar peserta didik. 2. Menganalisis dampak jangka panjang dari penggunaan PBL berbantuan media ular tangga terhadap hasil belajar dan karakter peserta didik, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan model ini. 3. Meneliti efektivitas PBL dalam mata pelajaran lain, seperti Pendidikan Kewarganegaraan atau Ilmu Pengetahuan Sosial, untuk memahami bagaimana model ini dapat diterapkan secara luas dan meningkatkan hasil belajar di berbagai bidang.
- PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUA VIDEO YOUTUBE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA |... e-journal.uniflor.ac.id/index.php/optika/article/view/2696PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING PBL BERBANTUA VIDEO YOUTUBE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA e journal uniflor ac index php optika article view 2696
- Penerapan model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD | Educenter... doi.org/10.55904/educenter.v1i5.168Penerapan model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Educenter doi 10 55904 educenter v1i5 168
- Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal Berbantuan Media Ular... journal.pubmedia.id/index.php/biology/article/view/1973Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL Berbasis Kearifan Lokal Berbantuan Media Ular journal pubmedia index php biology article view 1973
| File size | 829.36 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PAPANDAPAPANDA Peningkatan kemampuan pemahaman konsep tersebut didukung oleh hasil tes belajar serta temuan wawancara yang menunjukkan keterlibatan aktif dan perubahanPeningkatan kemampuan pemahaman konsep tersebut didukung oleh hasil tes belajar serta temuan wawancara yang menunjukkan keterlibatan aktif dan perubahan
AFEKSIAFEKSI Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini, yang terdiri dari dua siklus dan melibatkan tiga puluh siswa. Format penilaian digunakanMetode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini, yang terdiri dari dua siklus dan melibatkan tiga puluh siswa. Format penilaian digunakan
ALFARABIALFARABI The research method uses a quantitative approach with a quasi-experimental design of the pretest-posttest control group design type. The study populationThe research method uses a quantitative approach with a quasi-experimental design of the pretest-posttest control group design type. The study population
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Nilai-nilai seperti toleransi, keseimbangan, dan sikap saling menghargai mendukung terciptanya masyarakat damai dan harmonis. Dukungan pemerintah, terutamaNilai-nilai seperti toleransi, keseimbangan, dan sikap saling menghargai mendukung terciptanya masyarakat damai dan harmonis. Dukungan pemerintah, terutama
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru agama memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan kepemimpinan kaum muda, menjadikan mereka lebih siapHasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru agama memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan kepemimpinan kaum muda, menjadikan mereka lebih siap
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Disini bisa disimpulkan bahwa ternyata siswa ada yang belum memahami moderasi beragama yang cukup banyak yakni 5 orang dari 55 siswa yang ada. Salah satuDisini bisa disimpulkan bahwa ternyata siswa ada yang belum memahami moderasi beragama yang cukup banyak yakni 5 orang dari 55 siswa yang ada. Salah satu
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Artikel ini mengeksplorasi peran teologi Katolik sebagai landasan etis dan spiritual dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindunganArtikel ini mengeksplorasi peran teologi Katolik sebagai landasan etis dan spiritual dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindungan
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Namun, proses ini juga dihadapkan pada tantangan dalam menjaga keseimbangan antara nilai-nilai tradisional dan modern. Penelitian ini menyoroti pentingnyaNamun, proses ini juga dihadapkan pada tantangan dalam menjaga keseimbangan antara nilai-nilai tradisional dan modern. Penelitian ini menyoroti pentingnya
Useful /
ALFARABIALFARABI Sudah tentu aspek manager dan leader yang Islami atau yang dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai Islam dan atau yang berciri khas Islam, harus melekat padaSudah tentu aspek manager dan leader yang Islami atau yang dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai Islam dan atau yang berciri khas Islam, harus melekat pada
ALFARABIALFARABI Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive, meliputi kepala sekolah,Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive, meliputi kepala sekolah,
EDUPARTNEREDUPARTNER Variabel yang diteliti meliputi aksesibilitas, interaktivitas, hiburan, kredibilitas, kejengkelan, dan informativeness. Hasil analisis regresi menunjukkanVariabel yang diteliti meliputi aksesibilitas, interaktivitas, hiburan, kredibilitas, kejengkelan, dan informativeness. Hasil analisis regresi menunjukkan
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Sementara itu, Bhineka Tunggal Ika, yang berakar pada tradisi toleransi dan kemajemukan sejak era Majapahit, menjadi prinsip yang merefleksikan keberagamanSementara itu, Bhineka Tunggal Ika, yang berakar pada tradisi toleransi dan kemajemukan sejak era Majapahit, menjadi prinsip yang merefleksikan keberagaman