STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK
PROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANPROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANPenelitian ini mengkaji bagaimana modernisasi beragama mempengaruhi praktik berladang masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana integrasi ajaran Katolik dengan tradisi lokal dalam konteks pertanian berladang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi beragama di Dedai telah memicu perubahan signifikan dalam praktik berladang, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam dan hubungan sosial. Pengadopsian prinsip-prinsip ekologis dari ensiklik Laudato Si telah mendorong masyarakat untuk menerapkan praktik pertanian berkelanjutan. Namun, proses ini juga dihadapkan pada tantangan dalam menjaga keseimbangan antara nilai-nilai tradisional dan modern. Penelitian ini menyoroti pentingnya dialog antara agama, budaya, dan ilmu pengetahuan dalam konteks pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan.
Studi kasus masyarakat Dedai memberikan perspektif yang menarik tentang bagaimana ajaran agama Katolik beradaptasi dengan praktik-praktik tradisional, khususnya dalam konteks agama berladang.Modernisasi ini tidak terbatas pada ritual atau keyakinan saja tetapi melibatkan transformasi nilai-nilai dan praktik sehari-hari yang membentuk hubungan manusia dengan alam dan sesama.Temuan utama dari studi ini adalah sebagai berikut.Stewardship alam dan sudut pandang solidaritas dari ensiklik-ensiklik Gereja serta dokumen gerejawi lainnya, seperti Laudato Si dan Gaudium et Spes, telah mengilhami masyarakat Dedai untuk bergeser ke arah pratik berladang yang lebih berkelanjutan dan adil.Masyarakat Dedai dapat menggabungkan nilai-nilai “tradisional dari agama dengan gagasan keberlanjutan dan solidaritas baru.Itu berarti bahwa modernisasi agama tidak perlu didorong oleh penolakan terhadap tradisi tetapi dapat memperkaya dan berbaur dengan cara yang lebih inovatif.Pendidikan agama yang ditujukan untuk mempersiapkan individu untuk menjadi anggota berbudaya dari masyarakat mencerminkan tempat.Di satu sisi, masyarakat Dedai menyadari masifitas hidup sehat di halaman seorang Katolik dan, di sisi lain, memahami secara bertahap bahwa kehidupan sosial mereka berdampak pada keberlangsungan fungsi impact pada level.Tidak mudah mengidentifikasi faktor-faktor push and pull yang memungkinkan ini, tetapi tampak bahwa perwujudan politik gerakan kepemimpinan yang proximate sangat memudar di persimpangan waktu.Dengan cara ini, pengetahuan tentang agama diintegrasikan hingga erat dengan apa yang mereka ketahui tentang ketuhanan gizi.Modernisasi beragama di masyarakat Dedai merupakan sebuah proses yang dinamis dan kompleks.Ini menunjukkan bahwa agama tidak hanya menjadi sumber nilai-nilai spiritual, tetapi juga dapat menjadi kekuatan pendorong untuk perubahan sosial dan lingkungan.Dengan memahami bagaimana masyarakat Dedai berhasil mengintegrasikan ajaran Katolik dengan praktik berladang, kita dapat belajar banyak tentang bagaimana agama dapat menjadi sumber inspirasi untuk membangun masa depan yang lebih baik.
1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak konkret dari modernisasi beragama terhadap praktik pertanian berkelanjutan di Dedai. Bagaimana prinsip-prinsip ekologis dari ensiklik Laudato Si diterapkan dalam praktik sehari-hari dan apakah ada perubahan nyata dalam pengelolaan sumber daya alam? 2. Dialog antara agama, budaya, dan ilmu pengetahuan menjadi kunci dalam pembangunan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana dialog ini dapat difasilitasi dan dimodifikasi untuk konteks pedesaan, serta dampak jangka panjangnya terhadap keseimbangan antara nilai-nilai tradisional dan modern. 3. Pendidikan agama memainkan peran penting dalam modernisasi beragama. Studi mendatang dapat menyelidiki bagaimana pendidikan agama dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Dedai, terutama dalam hal integrasi nilai-nilai Kristiani dalam praktik berladang dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan bersama dan solidaritas di antara anggota komunitas.
| File size | 317.91 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISLAUNISLA ) pembekalan diri terkait moderasi beragama. Dalam strategi penanaman nilai-nilai moderasi beragama di MAN 1 Lamongan terdapat faktor pendukung dan penghambat.) pembekalan diri terkait moderasi beragama. Dalam strategi penanaman nilai-nilai moderasi beragama di MAN 1 Lamongan terdapat faktor pendukung dan penghambat.
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Faktor-faktor yang memicu alih kode meliputi humor, penguasaan kosakata, dan kebiasaan, sementara faktor yang memicu campur kode meliputi pengaruh lawanFaktor-faktor yang memicu alih kode meliputi humor, penguasaan kosakata, dan kebiasaan, sementara faktor yang memicu campur kode meliputi pengaruh lawan
UNIAUNIA Penelitian ini menunjukkan bahwa MTs Nurul Muttaqin Taddan berhasil mengintegrasikan kearifan lokal Madura ke dalam budaya sekolah, proses pembelajaran,Penelitian ini menunjukkan bahwa MTs Nurul Muttaqin Taddan berhasil mengintegrasikan kearifan lokal Madura ke dalam budaya sekolah, proses pembelajaran,
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Sebuah kasus yang disajikan adalah prevalensi karies yang tinggi di antara siswa sekolah dasar di Rumah Belajar Cinta Tanah Air Indonesia Bandung, mencapaiSebuah kasus yang disajikan adalah prevalensi karies yang tinggi di antara siswa sekolah dasar di Rumah Belajar Cinta Tanah Air Indonesia Bandung, mencapai
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis data dari berbagai kampanye Pilkada di Indonesia yang diwarnai isu-isu keagamaan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis data dari berbagai kampanye Pilkada di Indonesia yang diwarnai isu-isu keagamaan.
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Hal ini menjadikan pendidikan di sekolah-sekolah Dominikan sebagai sarana untuk menghasilkan individu yang siap menjadi pewarta kebenaran di masyarakatHal ini menjadikan pendidikan di sekolah-sekolah Dominikan sebagai sarana untuk menghasilkan individu yang siap menjadi pewarta kebenaran di masyarakat
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Moderasi beragama merupakan salah satu pendekatan holistik yang relevan dalam menghadapi kompleksitas masalah sosial, termasuk pencegahan kekerasan seksualModerasi beragama merupakan salah satu pendekatan holistik yang relevan dalam menghadapi kompleksitas masalah sosial, termasuk pencegahan kekerasan seksual
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Kata Kunci: Tradisi, Warisan,Masyarakat. Pembagian harta warisan menggunakan model sangkolan tidak menimbulkan masalah jika semua pihak menerapkan sistemKata Kunci: Tradisi, Warisan,Masyarakat. Pembagian harta warisan menggunakan model sangkolan tidak menimbulkan masalah jika semua pihak menerapkan sistem
Useful /
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada orang tua, guru pendidikanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada orang tua, guru pendidikan
ATMAJAYAATMAJAYA Penerapan pidana bersyarat menjadikan Hukum dipandang sebagai alat pengendali sosial dalam masyarakat, yang berperan untuk mencegah terjadinya perbuatanPenerapan pidana bersyarat menjadikan Hukum dipandang sebagai alat pengendali sosial dalam masyarakat, yang berperan untuk mencegah terjadinya perbuatan
STTCIREBONSTTCIREBON Di bagian atap itu, ditopang dengan empat pilar kayu jati bulat yang hingga sekarang masih dipertahankan keaslian arsitekturnya. Tata ruang adalah distribusiDi bagian atap itu, ditopang dengan empat pilar kayu jati bulat yang hingga sekarang masih dipertahankan keaslian arsitekturnya. Tata ruang adalah distribusi
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Salah satu penanganan hipertensi adalah dengan melakukan senam Qigong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam qigong terhadap tekananSalah satu penanganan hipertensi adalah dengan melakukan senam Qigong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam qigong terhadap tekanan