STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK

PROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANPROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAAN

Penelitian ini membahas peran moderasi beragama dalam dinamika kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) sebagai upaya mereduksi polarisasi di tengah masyarakat yang multikultural. Polarisasi dalam Pilkada seringkali dipicu oleh isu-isu agama yang disalahgunakan sebagai alat politik, sehingga memicu ketegangan antar-kelompok dengan identitas agama dan budaya yang berbeda. Melalui pendekatan multikultural, studi ini mengkaji pentingnya penerapan moderasi beragama sebagai langkah strategis dalam kampanye politik, yang bertujuan untuk menciptakan suasana pemilu yang damai dan inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis data dari berbagai kampanye Pilkada di Indonesia yang diwarnai isu-isu keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan multikultural yang didasarkan pada nilai-nilai moderasi beragama mampu mengurangi polarisasi serta meningkatkan toleransi dan solidaritas sosial. Temuan ini merekomendasikan agar para calon kepala daerah dan tim kampanye menerapkan strategi kampanye yang mengedepankan penghormatan terhadap keragaman agama dan budaya sebagai bentuk komitmen terhadap demokrasi yang sehat dan inklusif.

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran moderasi beragama dalam dinamika kampanye Pilkada sebagai strategi mereduksi polarisasi melalui pendekatan multikultural.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, ditemukan bahwa pendekatan moderasi beragama mampu mengurangi ketegangan antar kelompok dengan memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati di tengah keberagaman.Kampanye yang menonjolkan pesan multikultural berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya toleransi, dengan mengedepankan dialog dan interaksi yang positif antar kelompok beragama.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pendekatan moderasi beragama yang lebih spesifik dan terukur dalam konteks kampanye Pilkada. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh calon kepala daerah dan tim kampanye untuk meningkatkan toleransi dan solidaritas sosial. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas pendekatan multikultural dalam mengurangi polarisasi di berbagai wilayah dengan tingkat keberagaman yang berbeda. Dengan demikian, studi ini dapat memberikan kontribusi praktis dalam merancang kampanye Pilkada yang inklusif dan damai, serta memperkuat kohesi sosial di masyarakat yang multikultural.

Read online
File size187.96 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test