STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK
PROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANPROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANSekolah sebagai tempat pendidikan merupakan tempat candradimuka yang mana di dalamnya siswa bergumul dengan semua berbagai jenis ras, etnis, bahasa, suku, dan budaya yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah adalah tempat yang kaya akan keberagaman. Ancaman akan terjadinya konflik menjadi lebih besar karena perbedaan itu semua. Dalam perbedaan itu akan memungkinkan adanya tindakan-tindakan yang menuju pada ekstremisme, radikalisme kebencian terhadap pihak tertentu, bullying, kekerasan atas nama nama, dan vandalisme dapat menjadi faktor penghancur persatuan. Oleh karena itu, moderasi beragama menjadi hal yang sangat penting untuk ditanamkan sejak dini di bangku sekolah. Hal demikian mempunyai tujuan guna menanamkan dalam diri siswa agar dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekolah dan masyarakat. Berbagai program telah dilaksanakan di sekolah misalnya kerja kelompok dalam tugas-tugas sekolah, kerja bakti bersama di sekolah, lomba antarkelas. Dalam tulisan ini untuk melihat sejauh mana siswa SMA kelas XII SMA Negeri 1 Atsj memahami moderasi beragama dalam lingkungan sekolah dan dalam hidup bermasyarakat.
Berdasarkan hasil angket yang disebarkan didapatkan bahwa yang sangat memahami moderasi beragama 11 siswa (20%), memahami 27 siswa (49%) dan yang kurang memahami 3 siswa (5 %).Disini bisa disimpulkan bahwa ternyata siswa ada yang belum memahami moderasi beragama yang cukup banyak yakni 5 orang dari 55 siswa yang ada.Salah satu faktor internal yang menyebabkan anak SMA belum memahami moderasi beragama adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang konsep-konsep fundamental terkait hal tersebut.Mereka mungkin belum sepenuhnya memahami esensi moderasi beragama yang menekankan pada pemahaman agama secara seimbang, toleran, dan menghormati perbedaan.Konsep toleransi pun mungkin masih dipahami secara dangkal, hanya sebatas menghormati agama lain tanpa benar-benar memahami dan menghargai perbedaan.Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya akses terhadap informasi yang akurat dan komprehensif mengenai moderasi beragama, toleransi, dan pluralisme.Moderasi agama mendorong kita untuk memiliki pemahaman yang luas dan toleran terhadap berbagai agama.Peserta didik perlu memahami keyakinan, praktik, dan nilai-nilai dasar dari berbagai agama, bukan hanya agama mereka sendiri.Ini berarti menghargai perbedaan, menghindari prasangka, dan berusaha memahami perspektif agama lain dengan sikap terbuka.
Untuk meningkatkan pemahaman moderasi beragama di sekolah, dapat dilakukan berbagai kegiatan seperti diskusi panel, workshop/pelatihan, pemutaran film dokumenter, pameran karya siswa, dan seminar/lokakarya. Dalam praktik dan penerapan, siswa dapat melakukan kunjungan antar rumah ibadah, kegiatan bersama antar umat beragama, festival budaya, program mentoring, dan membentuk forum dialog antar agama. Untuk sosialisasi dan kampanye, dapat dilakukan kampanye toleransi, pentas seni, penggunaan media sosial, dan pembuatan blog/website. Dengan berbagai kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.
| File size | 591.05 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Faktor-faktor yang memicu alih kode meliputi humor, penguasaan kosakata, dan kebiasaan, sementara faktor yang memicu campur kode meliputi pengaruh lawanFaktor-faktor yang memicu alih kode meliputi humor, penguasaan kosakata, dan kebiasaan, sementara faktor yang memicu campur kode meliputi pengaruh lawan
UINMADURAUINMADURA Studi ini fokus mengkaji penguatan moderasi beragama melalui pendidikan keagamaan berbasis kearifan lokal pada kalangan pesantren di wilayah Madura danStudi ini fokus mengkaji penguatan moderasi beragama melalui pendidikan keagamaan berbasis kearifan lokal pada kalangan pesantren di wilayah Madura dan
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Kombinasi upaya pendidikan, peran tokoh agama, media, dan kebijakan pemerintah berkontribusi pada pengembangan moderasi beragama sebagai landasan perdamaianKombinasi upaya pendidikan, peran tokoh agama, media, dan kebijakan pemerintah berkontribusi pada pengembangan moderasi beragama sebagai landasan perdamaian
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus dengan staf, serta observasi partisipatif untukMelalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus dengan staf, serta observasi partisipatif untuk
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran moderasi beragama dalam membangun toleransi melalui pendekatan paradigma pendidikan Dominikan. Dan bagaimanaJurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran moderasi beragama dalam membangun toleransi melalui pendekatan paradigma pendidikan Dominikan. Dan bagaimana
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Hasil ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana pendidikan moderasi beragama dapat diterapkan di berbagai sekolah dan pentingnya kolaborasiHasil ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana pendidikan moderasi beragama dapat diterapkan di berbagai sekolah dan pentingnya kolaborasi
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Artikel ini mengeksplorasi peran teologi Katolik sebagai landasan etis dan spiritual dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindunganArtikel ini mengeksplorasi peran teologi Katolik sebagai landasan etis dan spiritual dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindungan
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Guru agama Katolik memiliki peran penting dalam meningkatkan sikap moderasi di lingkungan sekolah dan masyarakat, terutama dengan keragaman suku, agama,Guru agama Katolik memiliki peran penting dalam meningkatkan sikap moderasi di lingkungan sekolah dan masyarakat, terutama dengan keragaman suku, agama,
Useful /
UINMADURAUINMADURA Islam upholds the principles of tolerance, peace, and the principle of respecting ones beliefs. This study aims to analyze and find ideal conceptual ideasIslam upholds the principles of tolerance, peace, and the principle of respecting ones beliefs. This study aims to analyze and find ideal conceptual ideas
JABARPROVJABARPROV Penelitian ini menganalisis determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan (TPAK-P) di Provinsi Jawa Barat periode 2020-2024. Menggunakan regresiPenelitian ini menganalisis determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan (TPAK-P) di Provinsi Jawa Barat periode 2020-2024. Menggunakan regresi
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Artikel ini membahas teori modernisasi dalam konteks agama Katolik, menguraikan dampaknya terhadap praktik dan institusi Gereja, serta mengevaluasi kritik-kritikArtikel ini membahas teori modernisasi dalam konteks agama Katolik, menguraikan dampaknya terhadap praktik dan institusi Gereja, serta mengevaluasi kritik-kritik
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Secara keseluruhan, model PBL berbantuan media interaktif memberikan hasil positif dalam meningkatkan hasil belajar dan karakter P3, meskipun beberapaSecara keseluruhan, model PBL berbantuan media interaktif memberikan hasil positif dalam meningkatkan hasil belajar dan karakter P3, meskipun beberapa