MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI

Jurnal Pendidikan Dasar Rare PustakaJurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bahan ajar Fase A Matematika kelas 1 dan merekomendasikan bahan ajar yang lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang Pelajaran Matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara terhadap guru dan siswa di SD N 2 Sulahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, bahan ajar membantu guru dalam menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan siswa, dalam bentuk video buku, digital (berbasis internet), game dan sebagainya untuk merangsang minat siswa belajar. Kedua, bahan ajar sangat penting bagi kesuksesan siswa, yaitu yang materinya dapat menjawab permasalahan untuk mencapai pembelajaran dan harus memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Ketiga, ada beberapa cara untuk membuat bahan ajar interaktif dan menarik, yaitu menggunakan gambar dan video, membuat animasi dan simulasi, membuat permainan Pendidikan, memanfaatkan teknologi yang tersedia. Contohnya dalam proses pengembangan bahan ajar dengan software Microsoft Powerpoint sangat membantu untuk membuat materi yang lebih menarik, efisien, praktis, dan efektif dalam penyampaian informasi terutama pada mata pelajaran fase a pendidikan Pancasila kelas 1. Keempat, permainan (game) dan video salah satu metode yang menyenangkan dan efektif bagi siswa. Contohnya pada pelajaran fase a Matematika Video animasi dapat memvisualisasikan materi pelajaran seperti bilangan bulat, menyajikan tampilan visual pengurangan, dan penjumlahan bilangan bulat dalam bentuk cerita yang menarik dan mudah diingat, sehingga akan memudahkan siswa untuk memahami dan mengingat materi pelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian tersebut maka dapat diambil kesimpulan pada penelitian ini adalah sebagai berikut.Pertama, Bahan ajar membantu guru dalam menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan siswa, dalam bentuk video buku, digital (berbasis internet), game dan sebagainya untuk merangsang minat siswa belajar.Kedua, Bahan ajar sangat penting bagi kesuksesan siswa, yaitu yang materinya dapat menjawab permasalahan untuk mencapai pembelajaran dan harus memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.Ketiga, Adapun beberapa cara untuk membuat bahan ajar interaktif dan menarik yaitu menggunakan gambar dan video, membuat animasi dan simulasi, membuat permainan Pendidikan, memanfaatkan teknologi yang tersedia.contohnya dalam proses pengembangan bahan ajar dengan software Microsoft Powerpoint sangat membantu untuk membuat materi yang lebih menarik, efisien, praktis, dan efektif dalam penyampaian informasi terutama pada mata pelajaran fase a pendidikan Pancasila kelas 1.Keempat, Permainan (game) dan video salah satu metode yang menyenangkan dan efektif bagi siswa.Contohnya pada pelajaran fase a Matematika Video animasi dapat dapat memvisualisasikan materi pelajaran seperti bilangan bulat, menyajikan tampilan visual pengurangan, dan penjumlahan bilangan bulat dalam bentuk cerita yang menarik dan mudah diingat, sehingga akan memudahkan siswa untuk memahami dan mengingat materi pelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan bahan ajar matematika fase A yang lebih interaktif dan menarik, dengan memanfaatkan teknologi seperti gambar, video, animasi, dan permainan edukatif. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa bahan ajar memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam mendukung pembelajaran matematika. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak penggunaan bahan ajar digital terhadap pemahaman siswa dan minat belajar mereka. Apakah bahan ajar digital yang interaktif dan menarik dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa secara signifikan? Bagaimana peran bahan ajar digital dalam meningkatkan keterampilan berpikir dan pemahaman siswa dalam matematika? Apakah ada perbedaan signifikan dalam pemahaman konsep matematika antara siswa yang menggunakan bahan ajar digital dan konvensional? Penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang efektivitas bahan ajar digital dalam pembelajaran matematika dan membantu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.

  1. PERMASALAHAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR | Jurnal Kiprah Pendidikan. permasalahan pembelajaran... kpd.ejournal.unri.ac.id/index.php/kpd/article/view/187PERMASALAHAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Jurnal Kiprah Pendidikan permasalahan pembelajaran kpd ejournal unri ac index php kpd article view 187
  2. Bahan Ajar Matematika Berbasis Model Pembelajaran Tematik terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini... doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1249Bahan Ajar Matematika Berbasis Model Pembelajaran Tematik terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini doi 10 31004 obsesi v6i1 1249
  3. Metode Cooperative Learning dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar Siswa pada Masa Pandemi Covid-19... journal.uny.ac.id/index.php/epistema/article/view/41275Metode Cooperative Learning dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar Siswa pada Masa Pandemi Covid 19 journal uny ac index php epistema article view 41275
  4. Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Menggunakan Powerpoint | Jurnal Abdidas. pelatihan... doi.org/10.31004/abdidas.v1i6.131Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Menggunakan Powerpoint Jurnal Abdidas pelatihan doi 10 31004 abdidas v1i6 131
Read online
File size266.41 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test