AMIKVETERANAMIKVETERAN
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan BudayaJurnal Pendidikan, Bahasa dan BudayaPenelitian ini adalah Penelitian Tidakan Kelas (PTK), berlatar belakang Sekolah Dasar Negeri 125/IX Simpang Selat. Objek pada penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 125/IX Simpang Selat, dan tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan media buku cerita bergambar edukatif pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), materi siklus hidup hewan. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan empat tahap, meliputi: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Data diperolah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media buku cerita bergambar edukatif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran. Peningkatan motivasi belajar dapat diukur dari penilaian pada siklus I dan Siklus II. Nilai motivasi belajar siswa pada siklus I adalah 52% dengan kategori tinggi, dan nilai motivasi belajar siswa pada siklus II adalah 82% dengan kategori sangat tinggi. Oleh sebab itu, hasil penelitian di Sekolah Dasar Negeri 125/IX Simpang Selat sudah terealisasi dengan baik.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPAS materi siklus hidup hewan dengan menggunakan media buku cerita bergambar edukatif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.Setelah diterapkannya media buku cerita bergambar edukatif, dapat dilihat siswa yang malas saat proses pembelajaran menjadi lebih aktif, siswa yang tidak pernah bertanya menjadi aktif bertanya dan siswa yang suka bercanda di kelas sudah dapat menyimak pembelajaran dengan baik.Pada pra siklus nilai rata-rata motivasi belajar siswa hanya mencapai 28% dengan kategori sedang.Setelah dilakukan proses pembelajaran dengan menggunakan media buku cerita bergambar edukatif, pada siklus I motivasi belajar siswa meningkat menjadi 54% dengan kategori tinggi, dan setelah pelaksanaan siklus II, motivasi belajar siswa meningkat menjadi 82% dengan kategori sangat tinggi.
Mengingat pentingnya media pembelajaran dalam meningkatkan motivasi siswa, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh kombinasi media digital dan buku cerita bergambar terhadap motivasi belajar siswa. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah, Bagaimana perbandingan efektivitas media digital dan buku cerita bergambar edukatif dalam meningkatkan minat belajar siswa di kelas III? Selain itu, peneliti selanjutnya dapat menganalisis pengaruh lebih dalam media cerita bergambar terhadap peningkatan kreativitas berbicara dan bercerita siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode observasi dan wawancara terhadap jumlah siswa yang lebih besar untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif.
| File size | 622.8 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PAPANDAPAPANDA Media pembelajaran Augmented Reality berbasis Assemblr Edu dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan minat serta hasil belajar siswa padaMedia pembelajaran Augmented Reality berbasis Assemblr Edu dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan minat serta hasil belajar siswa pada
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan kearifan lokal dalam pengembangan modul ajar untuk meningkatkan konteksualisasi pembelajaran matematika. BerdasarkanPenelitian ini merekomendasikan pemanfaatan kearifan lokal dalam pengembangan modul ajar untuk meningkatkan konteksualisasi pembelajaran matematika. Berdasarkan
PAPANDAPAPANDA Temuan ini membuktikan bahwa penerapan metode NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penerapan metode NHT menunjukkan peningkatan hasil belajar matematikaTemuan ini membuktikan bahwa penerapan metode NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penerapan metode NHT menunjukkan peningkatan hasil belajar matematika
PAPANDAPAPANDA Temuan ini menegaskan bahwa minat belajar memberikan kontribusi substansial terhadap pencapaian akademik siswa pada materi perbandingan dan menunjukkanTemuan ini menegaskan bahwa minat belajar memberikan kontribusi substansial terhadap pencapaian akademik siswa pada materi perbandingan dan menunjukkan
UnsilUnsil Dampak positif implementasi terlihat pada peningkatan partisipasi aktif, kemampuan problem solving, pemahaman konseptual mendalam, dan transformasi pembelajaranDampak positif implementasi terlihat pada peningkatan partisipasi aktif, kemampuan problem solving, pemahaman konseptual mendalam, dan transformasi pembelajaran
UnsilUnsil Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner minat belajar sebagai alat utama untuk mengukur peningkatan minat. Subyek penelitian adalah siswa kelas 5 di SDNInstrumen yang digunakan yaitu kuesioner minat belajar sebagai alat utama untuk mengukur peningkatan minat. Subyek penelitian adalah siswa kelas 5 di SDN
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran pendidikan jasmani secara garis besar telah berjalan dengan cukup baik dan memberikan kontribusiImplementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran pendidikan jasmani secara garis besar telah berjalan dengan cukup baik dan memberikan kontribusi
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil validasi isi model pemanasan pasca cedera ankle untuk meningkatkan kemampuan fungsi dan meredakan nyeriTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil validasi isi model pemanasan pasca cedera ankle untuk meningkatkan kemampuan fungsi dan meredakan nyeri
Useful /
PAPANDAPAPANDA Persepsi umum yang melekat pada matematika sebagai mata pelajaran yang abstrak menyebabkan rendahnya minat siswa dalam mempelajari matematika. Untuk mengatasiPersepsi umum yang melekat pada matematika sebagai mata pelajaran yang abstrak menyebabkan rendahnya minat siswa dalam mempelajari matematika. Untuk mengatasi
PAPANDAPAPANDA Hal ini membuktikan bahwa modul ajar yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran matematika untuk memfasilitasi kemampuanHal ini membuktikan bahwa modul ajar yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran matematika untuk memfasilitasi kemampuan
PAPANDAPAPANDA Statistika sering dianggap sulit oleh siswa SMA karena pendekatan pembelajaran yang cenderung teoritis dan kurang interaktif, mengakibatkan rendahnya pemahamanStatistika sering dianggap sulit oleh siswa SMA karena pendekatan pembelajaran yang cenderung teoritis dan kurang interaktif, mengakibatkan rendahnya pemahaman
POLTEKPELSULUTPOLTEKPELSULUT Kendala yang dihadapi termasuk kurangnya sosialisasi, ketidaklengkapan berkas, masalah sistem, dan kurangnya informasi bagi nelayan. Untuk optimasi, diperlukanKendala yang dihadapi termasuk kurangnya sosialisasi, ketidaklengkapan berkas, masalah sistem, dan kurangnya informasi bagi nelayan. Untuk optimasi, diperlukan