POLTEKPELSULUTPOLTEKPELSULUT
Kalao’s Maritime JournalKalao’s Maritime JournalProses penerbitan Grosse Akta di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Parepare sangat penting untuk memastikan legalitas kapal nelayan yang beroperasi di wilayah tersebut. Namun, sejumlah kendala sering kali muncul, memperlambat proses dan menambah beban administratif bagi nelayan. Salah satu kendala utama adalah ketidaklengkapan berkas persyaratan yang menghambat kelancaran proses administrasi. Banyak nelayan yang tidak sepenuhnya memahami persyaratan yang diperlukan, baik dalam hal dokumen maupun prosedur administratif. Hal ini menyebabkan waktu yang dibutuhkan untuk mengurus penerbitan Grosse Akta menjadi lebih lama dari yang seharusnya. Masalah teknis juga menjadi faktor penghambat, terutama yang berkaitan dengan sistem yang belum terintegrasi dengan baik. Pencatatan manual yang masih digunakan di beberapa bagian proses sering kali menyebabkan kesalahan atau ketidakakuratan dalam pengolahan data kapal. Selain itu, kurangnya tenaga ahli yang terlatih dalam menangani dokumen administrasi juga berkontribusi terhadap ketidakpastian dalam waktu penyelesaian. Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, penelitian ini menyarankan beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penerbitan Grosse Akta. Pembuatan panduan yang lengkap dan mudah dipahami oleh nelayan akan membantu mereka dalam mempersiapkan berkas persyaratan dengan benar. Penyederhanaan formulir dokumen juga dapat mempercepat proses, sementara peningkatan layanan konsultasi dan help desk akan memberikan bantuan lebih cepat bagi nelayan yang mengalami kesulitan. Selain itu, digitalisasi sistem pengelolaan dokumen akan mempercepat alur kerja dan mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual yang rawan kesalahan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses penerbitan Grosse Akta dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada nelayan. Dengan mengimplementasikan strategi-strategi tersebut, diharapkan proses penerbitan Grosse Akta akan menjadi lebih transparan dan dapat diakses dengan mudah oleh seluruh nelayan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses penerbitan Grosse Akta di Kantor KSOP Kelas III Parepare melibatkan beberapa tahapan penting, mulai dari pengumpulan berkas hingga penyerahan Grosse Akta kepada pemilik kapal.Kendala yang dihadapi termasuk kurangnya sosialisasi, ketidaklengkapan berkas, masalah sistem, dan kurangnya informasi bagi nelayan.Untuk optimasi, diperlukan sosialisasi aplikasi SPKE, panduan lengkap, peningkatan layanan konsultasi, dan perbaikan sistem pembayaran.Dengan menerapkan langkah-langkah ini, diharapkan proses penerbitan Grosse Akta dapat berjalan lebih efisien, efektif, dan transparan.
Berdasarkan hasil penelitian dan tinjauan terhadap latar belakang, metode, dan keterbatasan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan sistem digital baru dalam mempercepat dan mempermudah proses penerbitan Grosse Akta di Kantor KSOP Parepare. Evaluasi ini dapat melibatkan analisis data statistik mengenai waktu pemrosesan, jumlah kesalahan, dan tingkat kepuasan pengguna. Kedua, penting untuk meneliti dampak dari peningkatan sosialisasi dan edukasi terhadap pemahaman dan kesadaran nelayan mengenai pentingnya pendaftaran kapal dan persyaratan yang diperlukan. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei dan wawancara mendalam untuk menggali perspektif nelayan dan mengidentifikasi area-area yang masih memerlukan perhatian. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan proses penerbitan Grosse Akta di Kantor KSOP Parepare dengan Kantor KSOP lain yang telah berhasil menerapkan inovasi dalam pelayanan mereka. Hal ini akan memberikan wawasan berharga mengenai praktik-praktik terbaik dan pelajaran yang dapat diambil untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses penerbitan Grosse Akta secara lebih luas. Penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pelayanan publik di sektor perhubungan laut dan mendukung pembangunan berkelanjutan wilayah pesisir.
| File size | 326.22 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Stabilitas moneter dipahami sebagai upaya untuk mengendalikan inflasi, mempertahankan nilai rupiah, dan memastikan jumlah uang beredar sesuai kebutuhanStabilitas moneter dipahami sebagai upaya untuk mengendalikan inflasi, mempertahankan nilai rupiah, dan memastikan jumlah uang beredar sesuai kebutuhan
ADI JOURNALADI JOURNAL Temuan penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memungkinkan pesantren meningkatkan adaptabilitas manajemen, memperkaya pengalaman belajar, danTemuan penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memungkinkan pesantren meningkatkan adaptabilitas manajemen, memperkaya pengalaman belajar, dan
UNIBAUNIBA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kemudahan transaksi, efektivitas, dan kecepatan bertransaksi terhadap minat mahasiswa menggunakan sistemPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kemudahan transaksi, efektivitas, dan kecepatan bertransaksi terhadap minat mahasiswa menggunakan sistem
STIESULTANAGUNGSTIESULTANAGUNG Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan, kepuasan pengguna, dan kualitas informasi akuntansi terhadap efektivitas penggunaanPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan, kepuasan pengguna, dan kualitas informasi akuntansi terhadap efektivitas penggunaan
UNIBAUNIBA Kemudahan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pengguna dompet digital DANA, sementara risiko keamanan berpengaruhKemudahan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pengguna dompet digital DANA, sementara risiko keamanan berpengaruh
USIUSI Pembagian kota menjadi beberapa klaster pengelolaan, yang masing-masing dilengkapi dengan unit pemusnah sampah skala kecil, fasilitas pengomposan, danPembagian kota menjadi beberapa klaster pengelolaan, yang masing-masing dilengkapi dengan unit pemusnah sampah skala kecil, fasilitas pengomposan, dan
AMIKVETERANAMIKVETERAN Analisis data menggunakan teknik analisis inferensial yang digunakan yakni uji T yang dilakukannya dengan pengolah data statistical package for socialAnalisis data menggunakan teknik analisis inferensial yang digunakan yakni uji T yang dilakukannya dengan pengolah data statistical package for social
AMIKVETERANAMIKVETERAN Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Predict Observe Explain dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Predict Observe Explain dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah.
Useful /
POLTEKPELSULUTPOLTEKPELSULUT Setelah pembuatan Dahsuskim selesai, langkah selanjutnya adalah pembuatan COR (Certificate of Recognition), yang berfungsi sebagai pengakuan terhadap keahlianSetelah pembuatan Dahsuskim selesai, langkah selanjutnya adalah pembuatan COR (Certificate of Recognition), yang berfungsi sebagai pengakuan terhadap keahlian
USIUSI Pesatnya perkembangan fisik kota memerlukan rencana dalam pengendalian dari berbagai aspek termasuk perencanaan infrastruktur kebakaran wilayah. PenangananPesatnya perkembangan fisik kota memerlukan rencana dalam pengendalian dari berbagai aspek termasuk perencanaan infrastruktur kebakaran wilayah. Penanganan
IBSIBS Hasil menunjukkan adanya dualitas perilaku, di mana mayoritas responden memiliki kesadaran menabung untuk dana darurat atau investasi, namun konsistensiHasil menunjukkan adanya dualitas perilaku, di mana mayoritas responden memiliki kesadaran menabung untuk dana darurat atau investasi, namun konsistensi
AMIKVETERANAMIKVETERAN Hasil penelitian menunjukkan implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila pada pembentukan nilai karakter siswa yaitu dengan melakukan perencanaan,Hasil penelitian menunjukkan implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila pada pembentukan nilai karakter siswa yaitu dengan melakukan perencanaan,