IBSIBS

Jurnal Ilmu Manajemen dan EkonomikaJurnal Ilmu Manajemen dan Ekonomika

Penelitian ini mengeksplorasi perilaku konsumsi dan preferensi tabungan Generasi Z Indonesia (usia 17–25 tahun) dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil menunjukkan adanya dualitas perilaku, di mana mayoritas responden memiliki kesadaran menabung untuk dana darurat atau investasi, namun konsistensi menabung terhambat oleh penghasilan yang tidak tetap dan gaya hidup konsumtif yang dipengaruhi media sosial sebagai sumber informasi sekaligus pemicu konsumsi impulsif. Data kuantitatif tambahan mengungkapkan bahwa 63% responden mengalokasikan lebih dari 30% pendapatan untuk gaya hidup, sementara 57% aktif menggunakan aplikasi investasi digital. Penelitian ini menekankan pentingnya literasi keuangan berbasis digital dan edukasi perilaku konsumsi sebagai strategi untuk menciptakan manajemen keuangan yang lebih adaptif dan berkelanjutan di kalangan Generasi Z, serta merekomendasikan integrasi literasi keuangan dalam kurikulum pendidikan dan regulasi protektif terhadap platform finansial digital.

Penelitian ini menemukan bahwa perilaku konsumsi dan tabungan Generasi Z dipengaruhi secara signifikan oleh teknologi digital serta ketidakpastian ekonomi makro, sehingga mereka lebih sering menggunakan e‑wallet, aplikasi investasi, dan rekening bank online untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.Meskipun kesadaran akan pentingnya dana darurat dan investasi meningkat, konsistensi menabung masih terhambat oleh pendapatan yang tidak stabil dan kebutuhan konsumtif yang tinggi, sehingga strategi keuangan jangka panjang belum optimal.Oleh karena itu, diperlukan kebijakan hibrida yang menggabungkan perlindungan konsumen dengan penguatan infrastruktur keuangan digital untuk mengatasi paradoks keuangan yang dihadapi Generasi Z.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi modul literasi keuangan digital berbasis gamifikasi memengaruhi perilaku menabung jangka panjang pada Generasi Z dengan latar belakang sosial‑ekonomi yang beragam, mengukur perubahan sikap dan kebiasaan setelah intervensi. Selanjutnya, penting untuk mengkaji dampak regulasi nudges, seperti pembatasan limit kredit pay‑later, terhadap konsumsi impulsif yang dipicu oleh influencer media sosial pada Generasi Z, guna menilai efektivitas kebijakan dalam mengurangi perilaku konsumtif. Terakhir, penelitian dengan pendekatan campuran (survei kuantitatif dan analisis grounded theory) dapat mengeksplorasi bagaimana variasi regional dalam infrastruktur digital dan akses layanan fintech memengaruhi heterogenitas pola konsumsi dan tabungan Generasi Z, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tersegmentasi dan tepat sasaran.

  1. Komunitarianisme dan Digitalisasi: Peran Gen Z dalam Membangun Hubungan Sosial di Era Digital | Jurnal... openjournal.unpam.ac.id/index.php/PKn/article/view/48161Komunitarianisme dan Digitalisasi Peran Gen Z dalam Membangun Hubungan Sosial di Era Digital Jurnal openjournal unpam ac index php PKn article view 48161
  2. One moment, please.... moment please wait request verified ijcsacademia.com/index.php/eafj/article/view/34One moment please moment please wait request verified ijcsacademia index php eafj article view 34
Read online
File size523.88 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test