IBSIBS

Jurnal Ilmu Manajemen dan EkonomikaJurnal Ilmu Manajemen dan Ekonomika

Emas memegang peranan penting dalam perekonomian, baik sebagai penyimpan nilai maupun indikator stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh nilai tukar, suku bunga, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan harga minyak dunia terhadap harga emas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder bulanan dari Januari 2018 hingga Desember 2022 dan menggunakan Vector Error Correction Model (VECM) untuk analisis. Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa nilai tukar, suku bunga, dan IHSG berpengaruh signifikan terhadap harga emas, sedangkan harga minyak dunia berdampak negatif. Dalam jangka pendek, hanya IHSG yang menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan. Impulse Response Function (IRF) menunjukkan bahwa nilai tukar dan IHSG menghasilkan guncangan negatif, sedangkan suku bunga dan harga minyak dunia menghasilkan guncangan positif terhadap harga emas. Lebih lanjut, analisis Variance Decomposition menunjukkan bahwa nilai tukar memberikan kontribusi paling besar terhadap fluktuasi harga emas, diikuti oleh IHSG, suku bunga, dan harga minyak dunia.

Dalam jangka pendek, variabel nilai tukar, suku bunga, dan harga minyak dunia tidak berpengaruh terhadap harga emas, sedangkan IHSG berpengaruh negatif terhadap harga emas.Dalam jangka panjang, variabel nilai tukar, suku bunga, dan IHSG berpengaruh terhadap harga emas, sedangkan harga minyak dunia berpengaruh negatif terhadap harga emas.Hasil Impulse Response Function menunjukkan bahwa variabel suku bunga dan IHSG memberikan guncangan negatif terhadap harga emas, sedangkan variabel nilai tukar dan harga minyak dunia memberikan guncangan positif terhadap harga emas.Hasil Variance Decomposition menunjukkan bahwa variabel nilai tukar memberikan kontribusi terbesar terhadap fluktuasi harga emas, diikuti oleh variabel IHSG, suku bunga, dan harga minyak dunia.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan kombinasi variabel-variabel lain yang mempengaruhi harga emas. Kedua, penelitian dapat menggunakan model estimasi alternatif untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Ketiga, pemerintah dapat meningkatkan tingkat kecanggihan teknologi dan kualitas sumber daya manusia untuk mengeksplorasi bahan tambang seperti emas dengan biaya produksi yang lebih efisien sehingga dapat memenuhi permintaan emas di Indonesia dengan harga yang stabil. Keempat, pemerintah melalui Bank Indonesia dapat menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan menetapkan kebijakan suku bunga yang seimbang dan responsif terhadap dinamika global, sehingga tidak menyebabkan fluktuasi harga pada instrumen investasi seperti emas yang dapat berdampak lebih luas pada ekspektasi inflasi dan stabilitas sistem keuangan nasional.

  1. Efek Kebijakan Moneter Terhadap Return Harga Emas Di Indonesia | Khaliq | Business Management Journal.... journal.ubm.ac.id/index.php/business-management/article/view/1121Efek Kebijakan Moneter Terhadap Return Harga Emas Di Indonesia Khaliq Business Management Journal journal ubm ac index php business management article view 1121
  2. FAKTOR PENGARUH HARGA EMAS DENGAN METODE ERROR CORRECTION MODEL (ECM) | Jurnal Ekonomi Trisakti. faktor... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/jet/article/view/16556FAKTOR PENGARUH HARGA EMAS DENGAN METODE ERROR CORRECTION MODEL ECM Jurnal Ekonomi Trisakti faktor e journal trisakti ac index php jet article view 16556
Read online
File size807.4 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test