ISI SURAKARTAISI SURAKARTA
Abdi SeniAbdi SeniTujuan pengabdian ini adalah menawarkan solusi atas persoalan kejenuhan peserta didik saat melukis dan mewarnai di Sanggar Sinar Pande Kamasan, Klungkung, dengan media alternatif berupa Plexiglas dan pot gerabah. Selain pemanfaatan media baru, peserta didik juga diberikan kebebasan untuk berekspresi/berkreasi, dan dibarengi dengan penyampaian materi yang menarik melalui storytelling. Metode yang digunakan yaitu demonstrasi praktik secara langsung. Sedangkan tahapan pelaksanaan pengabdian meliputi pengumpulan data permasalahan bersama pimpinan sanggar, merancang pelatihan, membuat modul, menyiapkan alat dan bahan, pelaksanaan pelatihan, monitoring, serta mendiseminasikan hasil pelatihan di Rumah BUMN Klungkung. Melalui pengembangan pembelajaran seni lukis wayang Kamasan dengan sinergi konsep diversifikasi teknik melukis dan revitalisasi tekstual dan kontekstual, dapat meningkatkan minat dan animo anak-anak untuk mengikuti pembelajaran melukis dan mewarnai. Revitalisasi atau pembaruan teknik proses melukis untuk memperkuat keterampilan lokal agar mampu mengaplikasikannya ke media yang lebih beragam. Revitalisasi tekstual dan kontekstual dilakukan melalui penerapan pada media baru yang unik dan artistik guna menghasilkan produk yang bervariasi serta lebih adaptif.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil dilaksanakan dengan tanggapan positif dari mitra dan peserta, menunjukkan kelancaran proses pelatihan seni lukis wayang Kamasan pada media pot gerabah dan Plexiglas.Program ini sukses menumbuhkan kesadaran warga Desa Kamasan akan potensi tradisi lokal sebagai penggerak ekonomi, sekaligus membangkitkan kebanggaan atas keunikan seni lukis wayang yang dapat menarik wisatawan.Selain itu, pelatihan juga menekankan aspek estetika dan kaidah keindahan, mempertimbangkan tampilan bentuk, pakem pengerjaan, kelayakan media, serta keseimbangan visual dalam setiap karya.
Agar seni lukis wayang Kamasan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu adanya studi mendalam untuk meninjau secara kuantitatif maupun kualitatif dampak langsung dari penggunaan media alternatif seperti Plexiglas dan pot gerabah terhadap peningkatan kreativitas, minat belajar, serta retensi pengetahuan seni lukis wayang Kamasan pada peserta didik dari berbagai kelompok usia. Penelitian ini bisa membandingkan hasil belajar antara kelompok yang menggunakan media tradisional saja dengan kelompok yang mengintegrasikan media modern, sekaligus mengukur sejauh mana metode storytelling yang diterapkan mampu meningkatkan pemahaman nilai-nilai budaya di balik seni wayang. Kedua, sangat penting untuk menyelidiki model keberlanjutan program pelatihan semacam ini dalam jangka panjang. Pertanyaan riset dapat berfokus pada bagaimana pelatihan diversifikasi media ini dapat menciptakan peluang ekonomi baru, misalnya melalui pengembangan produk turunan yang inovatif atau model bisnis berbasis seni yang memberdayakan masyarakat lokal di Desa Kamasan. Investigasi ini juga bisa mengamati apakah inovasi media ini mampu menarik segmen pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan domestik dan internasional, serta bagaimana hal tersebut berkontribusi pada pelestarian seni tradisional di era modern. Terakhir, eksplorasi tentang potensi replikasi dan adaptasi model pelatihan ini di komunitas seni lain yang memiliki warisan budaya serupa di Indonesia akan sangat berharga. Penelitian dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan atau tantangan saat mengadaptasi pendekatan ini di konteks budaya yang berbeda, termasuk bagaimana kebijakan lokal dan dukungan komunitas memengaruhi adopsi inovasi. Ini akan membantu menyusun kerangka kerja yang efektif untuk pengembangan seni tradisional di berbagai wilayah, memastikan warisan budaya tetap relevan dan diminati oleh generasi mendatang.
| File size | 639.08 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah di kelas XI kurang efektif karena ketidakcocokannya dengan kondisi siswa yang menyebabkanHasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah di kelas XI kurang efektif karena ketidakcocokannya dengan kondisi siswa yang menyebabkan
JOMPUJOMPU Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter yang konsisten dan didukung oleh lingkungan sekolah dapat membentuk kepribadian siswa yangPenelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter yang konsisten dan didukung oleh lingkungan sekolah dapat membentuk kepribadian siswa yang
JOMPUJOMPU Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah mahamahasiswa PGSD semester V STKIP Yapis Dompu. TeknikPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah mahamahasiswa PGSD semester V STKIP Yapis Dompu. Teknik
JOMPUJOMPU Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang memfokuskan pada pengalaman dan perspektif mahasiswa. Data dikumpulkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang memfokuskan pada pengalaman dan perspektif mahasiswa. Data dikumpulkan
BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI Metode penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan, yang digunakan untuk menciptakan produk bahan ajar dan menguji efektivitas produk. PenelitianMetode penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan, yang digunakan untuk menciptakan produk bahan ajar dan menguji efektivitas produk. Penelitian
ARIMSIARIMSI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan metode pembelajaran numerasi dengan pendekatan Matematika Gasing yang dikaitkan dengan permainanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan metode pembelajaran numerasi dengan pendekatan Matematika Gasing yang dikaitkan dengan permainan
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum mardeka belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum mardeka belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika.
IAINAMBONIAINAMBON Berdasarkan upaya tersebut tentunya memiliki faktor pendukung yang berasal dari eksternal peserta didik berupa pembiasaan di rumah, teman beragaul, danBerdasarkan upaya tersebut tentunya memiliki faktor pendukung yang berasal dari eksternal peserta didik berupa pembiasaan di rumah, teman beragaul, dan
Useful /
UADUAD Aspek pengangkutan makanan memerlukan perbaikan paling mendesak karena penggunaan troli yang tidak memenuhi standar dan kurangnya kebersihan rutin, sementaraAspek pengangkutan makanan memerlukan perbaikan paling mendesak karena penggunaan troli yang tidak memenuhi standar dan kurangnya kebersihan rutin, sementara
UADUAD Hal ini menunjukkan bahwa keunikan produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat wisatawan, dengan nilai koefisien jalur 0,557, nilaiHal ini menunjukkan bahwa keunikan produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat wisatawan, dengan nilai koefisien jalur 0,557, nilai
UMBARRUUMBARRU Melalui pengajaran tim, integrasi teknologi, dan pemetaan pengetahuan yang ditingkatkan, studi ini bertujuan untuk memberikan wawasan berharga tentangMelalui pengajaran tim, integrasi teknologi, dan pemetaan pengetahuan yang ditingkatkan, studi ini bertujuan untuk memberikan wawasan berharga tentang
IAINAMBONIAINAMBON Dari hasil analisis uji inferensial berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji‑t terdapat perbedaan yang signifikan antara peserta didik yang bermainDari hasil analisis uji inferensial berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji‑t terdapat perbedaan yang signifikan antara peserta didik yang bermain