STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Inggris di MA Al Amiriyyah dengan fokus pada kelas X dan XI. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas berbagai model pembelajaran yang diterapkan oleh guru Bahasa Inggris. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah di kelas XI kurang efektif karena ketidakcocokannya dengan kondisi siswa yang menyebabkan ketidakaktifan dan kebosanan di kalangan siswa. Sebaliknya, model pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran kooperatif di kelas X sangat efektif menciptakan lingkungan belajar yang aktif, kreatif, dan bertanggung jawab. Model-model ini memungkinkan siswa untuk lebih terlibat dengan materi pelajaran dan mengambil tanggung jawab lebih besar atas proses pembelajaran mereka. Temuan ini menyoroti kebutuhan kritis untuk memilih dan menerapkan model pembelajaran yang tepat guna memaksimalkan keterlibatan siswa, motivasi, dan hasil belajar secara keseluruhan sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka.

Implementasi Kurikulum Merdeka di MA Al Amiriyyah menunjukkan efektivitas bervariasi.model pembelajaran berbasis proyek dan kooperatif di kelas X sangat efektif, sementara pembelajaran berbasis masalah di kelas XI hanya efektif sedang karena ketidaksesuaian dengan kebutuhan siswa.Temuan ini menekankan pentingnya pemilihan model pembelajaran yang tepat dan fleksibel sesuai konteks siswa untuk memaksimalkan Kurikulum Merdeka.Selain itu, pengembangan profesional guru yang berkelanjutan krusial untuk membekali pendidik dengan keterampilan yang diperlukan agar dapat mencapai tujuan kurikulum dalam menumbuhkan pembelajar yang mandiri, terlibat, dan termotivasi.

Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang implementasi Kurikulum Merdeka, namun keterbatasannya membuka peluang untuk studi lanjutan. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan penelitian komparatif yang lebih luas dengan melibatkan beragam sekolah—baik di perkotaan maupun pedesaan, serta berbagai jenis madrasah aliyah—untuk menguji efektivitas model pembelajaran berbasis proyek, kooperatif, dan berbasis masalah dalam konteks yang lebih bervariasi. Hal ini akan membantu memahami faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan implementasi kurikulum dan meningkatkan generalisasi temuan. Kedua, mengingat pentingnya keselarasan model pembelajaran dengan kebutuhan siswa, studi mendalam tentang preferensi gaya belajar siswa dan persepsi mereka terhadap tingkat keterlibatan dalam berbagai model Kurikulum Merdeka perlu dilakukan. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan campuran untuk mengidentifikasi bagaimana preferensi siswa berkorelasi dengan motivasi dan capaian akademis mereka, sehingga rekomendasi pemilihan model pembelajaran menjadi lebih personal dan tepat sasaran. Ketiga, meskipun penelitian ini menyoroti peran pengembangan profesional guru, investigasi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis dampak spesifik program pelatihan guru yang terstruktur dan berkelanjutan terhadap kemampuan mereka dalam mengadaptasi dan mengimplementasikan secara efektif beragam model pembelajaran Kurikulum Merdeka. Studi ini dapat mengukur bagaimana peningkatan kapasitas guru secara langsung memengaruhi keterlibatan siswa dan hasil belajar, khususnya dalam model yang kurang berhasil seperti pembelajaran berbasis masalah, demi mendukung tercapainya tujuan Kurikulum Merdeka secara optimal.

  1. Sage Research Methods - SAGE Handbook of Mixed Methods in Social & Behavioral Research. sage research... doi.org/10.4135/9781506335193Sage Research Methods SAGE Handbook of Mixed Methods in Social Behavioral Research sage research doi 10 4135 9781506335193
Read online
File size575.11 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test