STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)Penelitian ini menjelaskan bagaimana media pembelajaran Caps Scrapbook yang digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran fikih pada peserta didik kelas V di SD/MI. Tantangan utama dalam pembelajaran fikih adalah rendahnya motivasi belajar peserta didik. Kurangnya media pembelajaran yang menarik dan interaktif seringkali membuat peserta didik merasa bosan dan tidak tertarik untuk mempelajari materi yang disampaikan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembelajaran yaitu dengan menggunakan media pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Media pembelajaran Caps Scrapbook menjadi salah satu alternatif yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga efektif. Caps Scrapbook adalah media pembelajaran yang fleksibel karena dapat diimplikasikan dalam mata pelajaran apapun dan pada jenjang apapun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (literature study). Analisis data yang dilakukan yaitu pemilihan, pembandingan, penggabungan, dan pemilahan sehingga ditemukan data relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Caps Scrapbook dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran fikih kelas V SD/MI.
Berdasarkan penelitian ini media pembelajaran Caps Scrapbook dapat disimpulkan bahwa penggunaan media dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi sedekah mata pelajaran fikih.Berdasarkan hasil tinjauan pustaka mengenai penggunaan media Caps Scrapbook di SD/MI dapat membantu guru dalam menyampaikan pelajaran dengan lebih efektif, sehingga peserta didik dapat lebih mudah menangkap dan memahami materi yang disampaikan.
Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengujian efektivitas media Caps Scrapbook secara langsung melalui studi empiris, bukan hanya tinjauan literatur. Misalnya, sebuah penelitian eksperimen bisa dilakukan untuk membandingkan motivasi dan hasil belajar peserta didik yang menggunakan Caps Scrapbook dengan kelompok kontrol yang memakai metode konvensional dalam pembelajaran fikih materi sedekah. Ini akan memberikan bukti konkret tentang dampak media ini dalam kondisi nyata di kelas SD/MI. Selain itu, mengingat klaim fleksibilitas media ini untuk berbagai mata pelajaran dan jenjang, menarik untuk diteliti bagaimana Caps Scrapbook dapat diadaptasi dan diterapkan pada topik pelajaran lain, seperti ilmu pengetahuan alam atau bahasa, atau pada jenjang pendidikan yang berbeda, misalnya di SMP. Penelitian komparatif juga dapat membandingkan efektivitas Caps Scrapbook dengan media pembelajaran inovatif lainnya yang selaras dengan Kurikulum Merdeka untuk mengidentifikasi praktik terbaik. Terakhir, berdasarkan tantangan yang disebutkan mengenai waktu pembuatan dan potensi gangguan visual dari desain yang terlalu kompleks, ada peluang untuk mengembangkan panduan desain Caps Scrapbook yang lebih efisien. Ini bisa mencakup studi tentang prinsip-prinsip desain visual yang optimal untuk menjaga fokus peserta didik, atau eksplorasi kemungkinan pengembangan versi digital atau semi-digital dari Caps Scrapbook. Tujuannya adalah untuk mengatasi kendala waktu pembuatan dan memastikan bahwa media ini tetap menarik tanpa mengurangi esensi pembelajaran. Dengan demikian, kualitas dan kepraktisan implementasi Caps Scrapbook di masa depan dapat ditingkatkan.
- Pengembangan Media Pembelajaran KARTIKRU untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Sekolah Dasar... jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/2334Pengembangan Media Pembelajaran KARTIKRU untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Sekolah Dasar jiip stkipyapisdompu ac jiip index php JIIP article view 2334
- Pengaruh Penggunaan Media Scrapbook terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PKn Sekolah... doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3615Pengaruh Penggunaan Media Scrapbook terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PKn Sekolah doi 10 31004 basicedu v6i5 3615
- MEDIA SCRAPBOOK DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR KOTA BENGKULU | Jurnal Pendidikan... journal.unj.ac.id/unj/index.php/jpd/article/view/18278MEDIA SCRAPBOOK DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR KOTA BENGKULU Jurnal Pendidikan journal unj ac unj index php jpd article view 18278
| File size | 686.66 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Namun pada kenyataannya, hafalan mufrodat serta kemampuan bahasa Arab siswa MI Miftahul Huda Depok tergolong sangat rendah. Siswa MI Miftahul Huda DepokNamun pada kenyataannya, hafalan mufrodat serta kemampuan bahasa Arab siswa MI Miftahul Huda Depok tergolong sangat rendah. Siswa MI Miftahul Huda Depok
UMBARRUUMBARRU Penelitian menemukan bahwa guru menggunakan dua strategi utama, yaitu strategi perencanaan pertanyaan (question‑planning) yang meliputi pertanyaan relevan,Penelitian menemukan bahwa guru menggunakan dua strategi utama, yaitu strategi perencanaan pertanyaan (question‑planning) yang meliputi pertanyaan relevan,
UPIUPI Menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara yang melibatkan 26 mahasiswa yang terdaftarMenggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara yang melibatkan 26 mahasiswa yang terdaftar
UMBARRUUMBARRU Sebagai akibatnya, 8 siswa dan 6 instruktur bahasa Inggris diwawancarai. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tantangan penulisan utama yang dihadapi siswaSebagai akibatnya, 8 siswa dan 6 instruktur bahasa Inggris diwawancarai. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tantangan penulisan utama yang dihadapi siswa
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Untuk mengatasi hambatan tersebut, mahasiswa mengadopsi strategi pembelajaran mandiri, pemanfaatan teknologi digital, dan praktik pembelajaran imersifUntuk mengatasi hambatan tersebut, mahasiswa mengadopsi strategi pembelajaran mandiri, pemanfaatan teknologi digital, dan praktik pembelajaran imersif
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Selain itu, siswa lebih percaya diri dalam mengekspresikan ide-ide mereka. Berdasarkan hasil data ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa permainan scrabbleSelain itu, siswa lebih percaya diri dalam mengekspresikan ide-ide mereka. Berdasarkan hasil data ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa permainan scrabble
UMBARRUUMBARRU Di sisi lain, siswa dengan profisiensi rendah akan lebih efektif dengan aktivitas menyenangkan, seperti permainan dan peran bermain. Pada tingkat profisiensiDi sisi lain, siswa dengan profisiensi rendah akan lebih efektif dengan aktivitas menyenangkan, seperti permainan dan peran bermain. Pada tingkat profisiensi
UMBARRUUMBARRU Nilai t‑test (14,496) lebih besar daripada nilai t‑tabel (2,093), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang menyatakanNilai t‑test (14,496) lebih besar daripada nilai t‑tabel (2,093), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang menyatakan
Useful /
KEMENSOSKEMENSOS Lansia menjalani kehidupannya dengan tetap rutin melaksanakan olahraga ringan serta aktif dalam kegiatan/organisasi sosial, keagaaman, kewirausahaan, bahkanLansia menjalani kehidupannya dengan tetap rutin melaksanakan olahraga ringan serta aktif dalam kegiatan/organisasi sosial, keagaaman, kewirausahaan, bahkan
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Quran tidak hanya mengakui keberadaan emosi dan keinginan manusia, tetapi juga memberikan panduan moral dan spiritualHasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Quran tidak hanya mengakui keberadaan emosi dan keinginan manusia, tetapi juga memberikan panduan moral dan spiritual
UNIBAUNIBA Dalam Proses Melihat dan menjelaskan sebuah kode warna, seseorang manusia sangat membutuhkan adanya cahaya atau luminasi sebagai media penjalaran informasiDalam Proses Melihat dan menjelaskan sebuah kode warna, seseorang manusia sangat membutuhkan adanya cahaya atau luminasi sebagai media penjalaran informasi
UMMAUMMA Pada siklus I pembelajaran menulis teks prosedur dianggap masih kurang maksimal sehingga pembelajaran dilanjutkan ke siklus II dengan memperbaiki kesalahan-kesalahanPada siklus I pembelajaran menulis teks prosedur dianggap masih kurang maksimal sehingga pembelajaran dilanjutkan ke siklus II dengan memperbaiki kesalahan-kesalahan