UMBARRUUMBARRU
JELITAJELITAPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemberian pertanyaan dalam pengajaran kelas EFL. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan dua guru Bahasa Inggris dari SMP Negeri 40 Makassar. Data dikumpulkan melalui rekaman audio, catatan observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan Strategi Perencanaan Pertanyaan (misalnya pertanyaan relevan, pertanyaan tertutup, pertanyaan lanjutan, pertanyaan ya/tidak, dan pertanyaan tampilan) serta Strategi Pengendalian Pertanyaan (misalnya mengulang pertanyaan, memodifikasi pertanyaan, dan memanggil nama siswa untuk menjawab). Strategi tersebut digunakan untuk memeriksa pemahaman siswa, menarik perhatian, mengingat kembali memori, serta sebagai intermezzo agar siswa tidak merasa bosan. Analisis respons siswa memperlihatkan bahwa respons positif (menjawab dengan tepat, antusias, dan spontan) lebih dominan dibandingkan respons negatif (diam atau menjawab salah). Oleh karena itu, penggunaan strategi bertanya dalam interaksi kelas sangat penting untuk memengaruhi proses belajar siswa.
Penelitian menemukan bahwa guru menggunakan dua strategi utama, yaitu strategi perencanaan pertanyaan (question‑planning) yang meliputi pertanyaan relevan, tertutup, lanjutan, ya/tidak, dan tampilan, serta strategi pengendalian pertanyaan (question‑controlling) yang meliputi pengulangan, modifikasi, dan pemanggilan nama siswa.Guru menerapkan strategi tersebut pada tiga fase pembelajaran.awal kelas untuk memeriksa pemahaman sebelumnya, tengah kelas untuk menguji pemahaman materi dan menarik perhatian siswa, serta akhir kelas untuk menilai pemahaman, memeriksa hasil belajar, dan mengevaluasi kualitas pengajaran.Respons siswa terbagi menjadi respons positif (menjawab dengan benar, antusias, dan spontan) dan respons negatif (diam atau menjawab salah), yang menunjukkan pentingnya penggunaan strategi bertanya dalam meningkatkan proses belajar mengajar.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara longitudinal efektivitas masing‑masing tipe pertanyaan (seperti pertanyaan terbuka, tertutup, dan referensial) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas EFL, sehingga dapat memberikan pedoman praktis bagi guru dalam merancang pertanyaan yang memaksimalkan hasil belajar. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan strategi bertanya tradisional dengan pendekatan berbasis teknologi (misalnya penggunaan aplikasi kuis interaktif) dapat mengevaluasi dampak teknologi terhadap motivasi dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Terakhir, penelitian kualitatif yang melibatkan guru dari berbagai jenjang pendidikan dan latar belakang budaya dapat menelusuri faktor‐faktor kontekstual yang memengaruhi adaptasi strategi bertanya, sehingga menghasilkan model pelatihan guru yang lebih responsif terhadap kebutuhan lokal.
| File size | 179.84 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Siswa MI Miftahul Huda Depok tidak hanya memiliki hafalan mufrodat yang minim, akan tetapi minat dalam menghafal mufrodat dan belajar bahasa arab jugaSiswa MI Miftahul Huda Depok tidak hanya memiliki hafalan mufrodat yang minim, akan tetapi minat dalam menghafal mufrodat dan belajar bahasa arab juga
UMBARRUUMBARRU Analisis data mengungkapkan korelasi yang signifikan secara statistik antara variabel sociobiografi dan kecemasan belajar bahasa, dengan nilai p kurangAnalisis data mengungkapkan korelasi yang signifikan secara statistik antara variabel sociobiografi dan kecemasan belajar bahasa, dengan nilai p kurang
UPIUPI Contohnya adalah forum antarbudaya yang lebih sering, peran bermain, workshop persiapan skenario, dan secara umum, membangun jaringan sebaya dalam semangatContohnya adalah forum antarbudaya yang lebih sering, peran bermain, workshop persiapan skenario, dan secara umum, membangun jaringan sebaya dalam semangat
UPIUPI Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan signifikan, terutama dalam pengenalan kanji, pemahaman tata bahasa tingkat menengah, dan kemampuanTemuan menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan signifikan, terutama dalam pengenalan kanji, pemahaman tata bahasa tingkat menengah, dan kemampuan
UMBARRUUMBARRU Secara psikologis, siswa mengalami kurangnya motivasi, pengalaman menulis yang menyakitkan di masa lalu, dan kurangnya perhatian pada peningkatan keterampilanSecara psikologis, siswa mengalami kurangnya motivasi, pengalaman menulis yang menyakitkan di masa lalu, dan kurangnya perhatian pada peningkatan keterampilan
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Temuan ini menyoroti perlunya pendekatan yang disesuaikan untuk mendukung mahasiswa jurusan non-Inggris dalam mencapai kemahiran berbahasa Inggris, denganTemuan ini menyoroti perlunya pendekatan yang disesuaikan untuk mendukung mahasiswa jurusan non-Inggris dalam mencapai kemahiran berbahasa Inggris, dengan
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Skor rata-rata kelas pada siklus satu adalah 61,77% dengan persentase 31,81%. Nilai rata-rata pada siklus dua adalah 71,59% dengan persentase 77,27%. DanSkor rata-rata kelas pada siklus satu adalah 61,77% dengan persentase 31,81%. Nilai rata-rata pada siklus dua adalah 71,59% dengan persentase 77,27%. Dan
UMBARRUUMBARRU Nilai t‑test (14,496) lebih besar daripada nilai t‑tabel (2,093), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang menyatakanNilai t‑test (14,496) lebih besar daripada nilai t‑tabel (2,093), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang menyatakan
Useful /
KEMENSOSKEMENSOS Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Data tersebutMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Data tersebut
YAZRIYAZRI Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat di Kampung Wisata Benua Melayu Laut. Hasil penelitianData diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat di Kampung Wisata Benua Melayu Laut. Hasil penelitian
YAZRIYAZRI Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk praktik gotong royong di Desa Pinang Luar, kontribusinya terhadap integrasi nasional dalam perspektifPenelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk praktik gotong royong di Desa Pinang Luar, kontribusinya terhadap integrasi nasional dalam perspektif
BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI Indonesia memiliki keterbatasan sumber air tawar, namun dengan garis pantai yang panjang dan wilayah laut yang luas, potensi pengelolaan air laut melaluiIndonesia memiliki keterbatasan sumber air tawar, namun dengan garis pantai yang panjang dan wilayah laut yang luas, potensi pengelolaan air laut melalui