JOMPUJOMPU

Jurnal Pendidikan dan Media PembelajaranJurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan implementasi pendidikan karakter melalui proses pembelajaran di SDN Karangwuni, Kulonprogo dan SDN Cepit, Bantul. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Karangwuni lebih menekankan pada nilai kedisiplinan melalui pembiasaan apel pagi, sementara SDN Cepit lebih menekankan nilai religius melalui pembiasaan membaca Asmaul Husna setiap pagi. Keduanya menerapkan pendidikan karakter melalui kegiatan rutin seperti upacara bendera, doa pagi, serta pembiasaan baik lainnya. Selain itu, kepala sekolah memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dan motivasi kepada guru dan siswa. Siswa di kedua sekolah juga menunjukkan keaktifan dalam pembelajaran dan berpikir kritis, sedangkan lingkungan sekolah yang mendukung memberikan kontribusi positif terhadap proses belajar. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian siswa melalui pembelajaran yang konsisten dan lingkungan sekolah yang mendukung.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter di SDN Karangwuni dan SDN Cepit sama-sama menjadi fokus utama dalam pembelajaran, dengan pendekatan yang berbeda sesuai dengan karakteristik sekolah.SDN Karangwuni lebih menekankan nilai kedisiplinan melalui apel pagi dan aturan tata tertib, sedangkan SDN Cepit menekankan nilai religius melalui pembiasaan membaca Asmaul Husna.Kedua sekolah secara konsisten menanamkan nilai-nilai karakter melalui kegiatan rutin dan pembelajaran yang mendukung penguatan pendidikan karakter.Kepala sekolah berperan penting dalam memberikan motivasi dan membangun komunikasi yang baik dengan guru dan siswa.Lingkungan sekolah yang kondusif serta adanya fasilitas pendukung seperti taman dan perpustakaan turut berkontribusi dalam mendukung proses belajar siswa.Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter yang konsisten dan didukung oleh lingkungan sekolah dapat membentuk kepribadian siswa yang disiplin, religius, serta memiliki sikap kritis dan percaya diri.

Untuk memperkuat pendidikan karakter, disarankan agar pihak sekolah meningkatkan sinergi antara tenaga pendidik, orang tua, dan lingkungan masyarakat. Pelatihan berkala bagi guru juga perlu diadakan untuk meningkatkan kompetensi dalam mengimplementasikan nilai-nilai karakter secara konsisten. Penerapan pendidikan karakter sebaiknya terintegrasi dalam seluruh aktivitas sekolah, baik kurikuler maupun ekstrakurikuler. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode inovatif untuk mengoptimalkan potensi peserta didik dan meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa.

  1. Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Filosofi Tongkonan Pada Era New Normal di SD Kristen Makale 1 | Didaktis:... journal.um-surabaya.ac.id/index.php/didaktis/article/view/9830Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Filosofi Tongkonan Pada Era New Normal di SD Kristen Makale 1 Didaktis journal um surabaya ac index php didaktis article view 9830
  2. Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila | HAWARI : Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam. pendidikan... doi.org/10.35706/hw.v3i1.6800Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila HAWARI Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam pendidikan doi 10 35706 hw v3i1 6800
  3. Peran Guru dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar | Jurnal Basicedu. peran guru penguatan... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/7454Peran Guru dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Jurnal Basicedu peran guru penguatan jbasic index php basicedu article view 7454
Read online
File size327.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test