STKIPPACITANSTKIPPACITAN

Jurnal Proyeksi Pendidikan InformatikaJurnal Proyeksi Pendidikan Informatika

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media internet pada saat proses pembelajaran dan mengetahui minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran simulasi digital. Batasan masalah ini, dalam penggunaan media internet yang dimaksud yaitu peserta didik kelas X jurusan Multimedia SMK Negeri 1 Pacitan sebagai media browsing dalam pencarian informasi-informasi terkait materi pelajaran simulasi digital. Indikator minat belajar yang dimaksud, peserta didik kelas X jurusan Multimedia SMK Negeri 1 Pacitan mempunyai perhatian dalam belajar, ketertarikan dan keterlibatan. Penelitian ini merupakan teknik penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan dianalisis menggunakan data kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah teknik Simple Sampling. Jumlah populasi ada sebesar 64 dan mendapatkan hasil responden sebesar 30. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan internet pada saat proses pembelajaran simulasi digital tergolong baik, dibuktikan dengan hasil kuesioner dengan persentase tinggi sebesar 66,66%. Minat belajar simulasi digital peserta didik kelas X kelas Multimedia di SMK Negeri 1 Pacitan tergolong sedang, hasil kuesioner menunjukkan persentase sebesar 33,33%. Fasilitas penunjang belajar cukup mumpuni, dibuktikan dengan hasil wawancara dengan Pendidik mata pelajaran simulasi digital. Dengan adanya proses belajar menggunakan internet tentunya akan sangat memudahkan peserta didik dalam belajar dan menerima pelajaran serta akan menumbuhkan minat belajar dalam diri peserta didik.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media internet dalam pembelajaran simulasi digital di SMK Negeri 1 Pacitan tergolong baik dengan persentase 66,66%.Minat belajar peserta didik pada materi simulasi digital berada pada tingkat sedang (33,33%).Fasilitas pendukung belajar yang memadai serta integrasi internet terbukti dapat meningkatkan minat dan mempermudah proses belajar bagi siswa dan guru.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan model blended learning yang menggabungkan media internet dengan pertemuan tatap muka memengaruhi minat belajar siswa pada mata pelajaran simulasi digital, dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Selain itu, dapat diteliti perbandingan efektivitas platform pembelajaran daring seperti Moodle, Google Classroom, dan Google Form dalam meningkatkan pemahaman materi serta tingkat keterlibatan peserta didik. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki sejauh mana kompetensi digital guru berperan sebagai mediasi antara penggunaan media internet dan peningkatan minat belajar siswa, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan pelatihan khusus bagi pendidik. Penelitian juga dapat menilai pengaruh peningkatan infrastruktur komputer dan konektivitas internet di sekolah terhadap kualitas pembelajaran berbasis internet dan kepuasan siswa. Akhirnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perubahan minat belajar siswa selama satu tahun akademik setelah integrasi media internet secara konsisten dalam proses pembelajaran.

Read online
File size367.88 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test