STAIDUBASTAIDUBA

Al-Wazan: Journal of Arabic EducationAl-Wazan: Journal of Arabic Education

Minat belajar bahasa Arab di kalangan siswa sekolah menengah pertama masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait pengelolaan waktu pembelajaran yang efektif. Durasi pembelajaran yang kurang optimal berpotensi memengaruhi keterlibatan dan ketertarikan siswa dalam mengikuti proses belajar bahasa Arab. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh durasi waktu pembelajaran terhadap minat belajar bahasa Arab pada siswa SMP Muhammadiyah 02 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel terdiri dari 47 siswa yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata durasi waktu pembelajaran dan minat belajar bahasa Arab berada pada kategori sedang. Analisis regresi linear sederhana mengungkapkan bahwa durasi waktu pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar bahasa Arab, dengan nilai t sebesar 2,204 dan signifikansi 0,033 (p < 0,05). Persamaan regresi Y = 18,339 0,248X menunjukkan bahwa durasi pembelajaran menyumbang 9,7% variasi minat belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkan pengelolaan durasi pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar siswa bahasa Arab, sekaligus menegaskan pentingnya strategi pengelolaan waktu efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa di tingkat SMP.

Durasi waktu pembelajaran dan minat belajar siswa bahasa Arab berada pada kategori sedang.Regresi linier sederhana menunjukkan durasi pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa, namun kontribusinya hanya 9,7% dari variasi minat belajar.Faktor lain seperti motivasi, kompetensi guru, metode pengajaran, dan lingkungan kelas juga perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan minat belajar bahasa Arab.

Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh kombinasi durasi pembelajaran dan metode pengajaran interaktif terhadap minat belajar bahasa Arab, dengan menanyakan apakah penggabungan peran guru dan teknologi memperkuat keterlibatan siswa. Kedua, pendekatan longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang perubahan durasi pembelajaran pada motivasi dan prestasi siswa, sehingga dapat memahami apakah peningkatan durasi tetap berpengaruh setelah satu tahun sekolah. Ketiga, studi perbandingan antara sekolah Muhammadiyah dengan sekolah negeri dapat mengidentifikasi apakah konteks sekolah memodifikasi hubungan antara durasi pembelajaran dan minat belajar, sehingga hasilnya dapat digeneralisasi ke sistem pendidikan yang lebih luas.

Read online
File size509.62 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test