POLIMEDIAPOLIMEDIA
Jurnal Ilmiah PublipreneurJurnal Ilmiah PublipreneurTeknologi informasi dan komunikasi (TIK) dewasa ini menjadi salah satu media dalam proses pembelajaran di berbagai tingkatan pendidikan. Melalui TIK, proses pembelajaran di kelas dapat dilaksanakan dengan baik, khususnya oleh pendidik (guru) dan peserta didik (siswa). Sistem informasi pembelajaran berbasis teknologi informasi dapat menyuguhkan model pembelajaran yang menarik dan interaktif. Agar penerapan sistem informasi pembelajaran memberikan hasil yang baik, dibutuhkan optimalisasi dari fungsi manajemen dalam setiap tahapan pembangunannya. Tahapan dari fungsi manajemen yang sangat familier digunakan oleh para pemangku kepentingan bidang pendidikan terdiri dari: Planning, Organizing, Actuating dan Controlling (POAC). Dengan fungsi manajemen inilah penerapan sistem informasi pembelajaran akan dapat dibangun dan dilaksanakan dengan baik. Untuk mengukur keberhasilan dari penerapan sistem ini, dibutuhkan evaluasi terhadap program pendidikan ini.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat baik digunakan untuk membantu proses pembelajaran di sekolah.Dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), proses pembelajaran menjadi lebih menarik, menyenangkan, efisien dan efektif.MTS Mathlaul Anwar Lampung adalah salah satu sekolah yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai media pembelajaran di kelas.MTS Mathlaul Anwar Lampung telah berhasil menerapkan Media pembelajaran berbasis Informasi dan Komunikasi Teknologi dengan menggunakan fungsi-fungsi manajemen dalam pembangunannya dimulai dari tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan.Planning, Organizing, Actuating dan Controlling yang selanjutnya dikenal dengan POAC.Pada tahapan perencanaan kegiatan yang dilakukan adalah rapat/pertemuan, pembuatan visi, misi, maksud dan tujuan penerapan media pembelajaran berbasis TIK, dan merumuskan rencana strategis serta nilai strategis yang ingin dicapai.Selanjutnya pada tahap pengorganisasian dilakukan kegiatan pembentukan Tim IT berikut Surat Tugasnya (ST) dengan tugas utamanya adalah melakukan pembangunan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di MTS Mathlaul Anwar Lampung.Pada tahapan ketiga adalah sistem pelaksanaan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ini, kegiatan utama pada implementasi ini adalah pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di kelas oleh guru dan siswa.Pada tahapan fungsi manajemen tahap pengawasan, kegiatan yang dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan Tim TI adalah memantau jalannya pelaksanaan penerapan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di kelas dengan mengakomodir berbagai kekurangan, kesalahan, keluhan dan masukan dari guru dan siswa selama berlangsungnya pembelajaran berbasis TIK di kelas.Hasil Evaluasi program yang peneliti lakukan pada tahap Evaluasi konteks peneliti menguraikan tentang analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat) yang dimiliki oleh MTS Mathalul Anwar Lampung.Analisis inilah yang wajib dijadikan sebagai landasan dalam penerapan media pembelajaran berbasis TIK.Selanjutya pada tahap evaluasi masukan (Input Evaluatioan) peneliti memberikan evaluasi tentang kondisi SDM, kondisi sarana dan prasarana, kemampuan keuangan (anggaran), pentingnya rencana strategi yang ditetapkan, Kesiapan Guru dan Siswa sebagai pengguna utama, evaluasi terhadap rancangan materi pembelajaran dan terakhir fasilitas lainnya.Sementara pada tahap evaluasi proses (Proccess Evaluation), terhadap peneliti memberikan evaluasi berbagai kegiatan yang dilakukan selama pembangunan, evaluasi terhadap siapa saja yang terlibat dalam pembangunan media pembelajaran ini dan evaluasi terhadap waktu kegiatan.Evaluasi terakhir terhadap evaluasi produk (Product Evaluation), terhadap peneliti melakukan evaluasi dampak atau pengaruh yang ditimbulkan baik terhadap layanan maupun terhadap peningkatan SDM guru dan Siswa, selanjutnya peneliti mengevalusi sejauhmana efektifitas dan efesiensi yang ditimbulkan pada penerapan media pembelajaran berbasis TIK ini.Pada evaluasi produk ini, peneliti memberikan arahan akan pentingnya melakukan keberlanjutan evaluasi dan melakukan pengembangan transformasi penerapan media pembelajaran berbasis TIK kedepan.
Berdasarkan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: . . 1. Mengembangkan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi yang lebih interaktif dan menarik, dengan memanfaatkan teknologi terbaru dan inovatif. . . 2. Melakukan penelitian lebih mendalam tentang efektivitas dan efisiensi sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi, serta mengukur dampak positifnya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan prestasi siswa. . . 3. Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi, seperti ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, infrastruktur teknologi yang memadai, dan dukungan manajemen yang kuat. . . Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi di sekolah, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi proses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
| File size | 426.23 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Berbagai pendekatan gaya mengajar, seperti gaya interaktif, diskusi, dan ceramah, memiliki dampak yang berbeda terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.Berbagai pendekatan gaya mengajar, seperti gaya interaktif, diskusi, dan ceramah, memiliki dampak yang berbeda terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.
IIESECOREIIESECORE Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dan melibatkan seluruh 73 guru di sekolah melalui sampling total. Data dikumpulkan menggunakanPenelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dan melibatkan seluruh 73 guru di sekolah melalui sampling total. Data dikumpulkan menggunakan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan hubungan keterampilan mengajar guru dimasa pandemi Covid 19 dengan hasil belajar siswa pada mataTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan hubungan keterampilan mengajar guru dimasa pandemi Covid 19 dengan hasil belajar siswa pada mata
UNDHARIUNDHARI Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka melalui peningkatan dukungan bagi guru dan lembaga pendidikan. Penelitian selanjutnyaPenelitian ini merekomendasikan optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka melalui peningkatan dukungan bagi guru dan lembaga pendidikan. Penelitian selanjutnya
UNDHARIUNDHARI Pada siklus II, ketuntasan klasikal mencapai 88,2% atau 15 dari 17 siswa, melampaui target 80%, setelah dilakukan perbaikan media visual dan strategi diskusi.Pada siklus II, ketuntasan klasikal mencapai 88,2% atau 15 dari 17 siswa, melampaui target 80%, setelah dilakukan perbaikan media visual dan strategi diskusi.
UIN MALANGUIN MALANG 3) Mengetahui pengaruh kinerja guru terhadap prestasi belajar peserta didik di MA Al – Ihsan Krian Sidoarjo. 4) Mengetahui pengaruh kepemimpinan demokratis3) Mengetahui pengaruh kinerja guru terhadap prestasi belajar peserta didik di MA Al – Ihsan Krian Sidoarjo. 4) Mengetahui pengaruh kepemimpinan demokratis
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Meskipun fasilitas di Al-Mujaddid umumnya komprehensif, tidak adanya pasokan air perpipaan (PAM) dicatat. Dalam hal sistem dan pendekatan pengajaran, PondokMeskipun fasilitas di Al-Mujaddid umumnya komprehensif, tidak adanya pasokan air perpipaan (PAM) dicatat. Dalam hal sistem dan pendekatan pengajaran, Pondok
JPTAMJPTAM Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang sinifikan baik parsial maupun simultan antara kurikulum 2013 dan kinerja guru terhadap hasil belajar.Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang sinifikan baik parsial maupun simultan antara kurikulum 2013 dan kinerja guru terhadap hasil belajar.
Useful /
JPTAMJPTAM Karakter yang diperoleh dengan mengikuti ekstrakurikuler ini antara lain tanggung jawab, disiplin, saling menghargai, cinta tanah air, kreatif dan mandiri.Karakter yang diperoleh dengan mengikuti ekstrakurikuler ini antara lain tanggung jawab, disiplin, saling menghargai, cinta tanah air, kreatif dan mandiri.
JPTAMJPTAM Penerapan strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, oleh karena itu perlu ada usaha perbaikan.Penerapan strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, oleh karena itu perlu ada usaha perbaikan.
JPTAMJPTAM The research identified challenges faced by Ms. Gruwell, including racial discrimination, negative stereotyping, gang influence, and loyalty issues. GruwellThe research identified challenges faced by Ms. Gruwell, including racial discrimination, negative stereotyping, gang influence, and loyalty issues. Gruwell
JPTAMJPTAM Tongkat Musa dan Tujuh Roh Boorne mengandung nilai-nilai sosial berupa pengabdian, tolong-menolong, kekeluargaan, kesetiaan, kepedulian, kedisiplinan,Tongkat Musa dan Tujuh Roh Boorne mengandung nilai-nilai sosial berupa pengabdian, tolong-menolong, kekeluargaan, kesetiaan, kepedulian, kedisiplinan,