STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL

Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatAdiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Salah satu upaya sejak dini yang dapat dilakukan guru dalam membantu siswa sekolah dasar yang terdampak negatif dari penggunaan gadget adalah dengan penanaman pendidikan karakter. Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang diajarkan guna membentuk kepribadian seseorang dengan memberikan pendidikan budi pekerti, dimana hasil dari pendidikan budi pekerti ini dapat dilihat dari tindakan nyata sesorang berupa tingkah laku mereka, yaitu tingkah laku baik, bertanggung jawab, menghormati orang lain, jujur dan lain-lain. PKM kali ini mengangkat tema sebagai salah satu upaya untuk membantu guru dalam menanamkan pendidikan karakter para siswa di sekolah dasar. Tujuan yang ingin dicapai dari sosialisasi ini adalah dengan sosialisasi ini kemudian dapat diterapkan oleh guru untuk menanamkan pendidikan karakter pada siswa agar dapat membentuk karakter siswa yang baik dimana siswa mampu membuat keputusan yang baik dan buruk untuk dirinya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat sambutan baik dari para peserta, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru SD Negeri 2 Nambahrejo tentang pentingnya penanaman pendidikan karakter sejak dini.Hasilnya, guru dapat menerapkan materi yang diperoleh untuk menumbuhkan karakter positif pada seluruh siswa.Oleh karena itu, disarankan penyelenggaraan kegiatan serupa yang memperkenalkan media pembelajaran efektif dan efisien bagi guru.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana penggunaan media digital interaktif, seperti aplikasi edukatif, dapat memperkuat efektivitas pendidikan karakter pada siswa SD, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan integrasi teknologi tersebut. Selain itu, penting untuk membandingkan dampak pendidikan karakter yang disampaikan oleh guru dengan pendekatan peer‑learning, di mana siswa senior menjadi fasilitator, guna menilai perbedaan hasil perilaku sosial dan moral. Penelitian jangka panjang juga diperlukan untuk mengevaluasi retensi nilai-nilai karakter setelah enam bulan atau lebih, dengan melibatkan beberapa sekolah di daerah berbeda, sehingga dapat menilai keberlanjutan dan generalisasi program. Semua studi ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi kebijakan pendidikan dan mendukung pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap tantangan era digital.

Read online
File size181.43 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test