STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, dengan fokus pada aspek kebudayaan, interaksi sosial, dan identitas sosial yang kompleks. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan sumber data berupa kalimat-kalimat dalam novel Bumi Manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga metode penerjemahan yang diusulkan oleh Peter Newmark, yaitu metode komunikatif (45,22%), metode semantic (32,60%), dan metode idiom (22,18%). Ketiga metode ini mampu mempertahankan nuansa budaya dalam konteks Indonesia pada awal abad ke-20 dan memperkenalkan nilai-nilai sosial dalam struktur masyarakat kolonial. Dalam proses penerjemahan, terdapat tantangan dalam mentransfer istilah-istilah khas yang terkait dengan status sosial, seperti kata Pribumi, Indo, dan Belanda, yang memiliki makna mendalam. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerjemahan mampu mengkomunikasikan pesan budaya dan sosial tanpa kehilangan makna asli.
Dalam kesimpulan, penelitian ini menemukan bahwa terdapat tiga metode penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan novel Bumi Manusia ke dalam bahasa Inggris, yaitu metode komunikatif, semantic, dan idiom.Metode komunikatif menjadi metode yang paling banyak digunakan karena mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan mudah dimengerti pembaca dalam konteks budaya yang berbeda.Metode ini efektif dalam mengatasi tantangan perbedaan bahasa dan konteks sosial yang luas.Metode idiom, meskipun paling sedikit digunakan (22,18%), memiliki peran penting dalam mempertahankan makna asli dalam teks, terutama dalam konteks budaya lokal yang spesifik.Penelitian selanjutnya yang ingin mengkaji metode penerjemahan dalam novel Bumi Manusia disarankan untuk berhati-hati dan teliti dalam menerjemahkan setiap kata dan kalimat, mengingat novel ini memiliki penulisan yang khas, puitis, dan penuh dengan nuansa sosial-politik.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, melakukan analisis lebih mendalam tentang tantangan-tantangan spesifik yang dihadapi dalam menerjemahkan istilah-istilah budaya dan sosial dalam novel Bumi Manusia. Kedua, mengeksplorasi metode-metode alternatif atau kombinasi metode yang dapat digunakan untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, seperti penggunaan teknik-teknik kreatif atau pendekatan-pendekatan inovatif dalam penerjemahan. Ketiga, melakukan studi komparatif antara metode-metode penerjemahan yang digunakan dalam novel Bumi Manusia dengan metode-metode penerjemahan dalam karya sastra lain yang memiliki konteks budaya dan sosial yang serupa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami tantangan-tantangan dan strategi-strategi penerjemahan dalam karya sastra yang kaya akan aspek budaya dan sosial.
| File size | 323.95 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Selain itu, strategi pengajaran yang paling sesuai adalah penggunaan pendekatan berbasis teks untuk mengajarkan kosakata dan tata bahasa. Oleh karena itu,Selain itu, strategi pengajaran yang paling sesuai adalah penggunaan pendekatan berbasis teks untuk mengajarkan kosakata dan tata bahasa. Oleh karena itu,
IAI TABAHIAI TABAH Namun pada kenyataannya, hafalan mufrodat serta kemampuan bahasa Arab siswa MI Miftahul Huda Depok tergolong sangat rendah. Siswa MI Miftahul Huda DepokNamun pada kenyataannya, hafalan mufrodat serta kemampuan bahasa Arab siswa MI Miftahul Huda Depok tergolong sangat rendah. Siswa MI Miftahul Huda Depok
UMBARRUUMBARRU Penelitian menemukan bahwa guru menggunakan dua strategi utama, yaitu strategi perencanaan pertanyaan (question‑planning) yang meliputi pertanyaan relevan,Penelitian menemukan bahwa guru menggunakan dua strategi utama, yaitu strategi perencanaan pertanyaan (question‑planning) yang meliputi pertanyaan relevan,
UPIUPI Sebaliknya, semakin rendah intensitas partisipasi, tingkat kecemasan cenderung meningkat. Selain itu, respons dari interlocutor dalam forum diskusi antarbudayaSebaliknya, semakin rendah intensitas partisipasi, tingkat kecemasan cenderung meningkat. Selain itu, respons dari interlocutor dalam forum diskusi antarbudaya
UPIUPI Hasil penelitian mengindikasikan bahwa banyak mahasiswa melaporkan tingkat kesulitan sedang hingga tinggi, khususnya ketika berhadapan dengan strukturHasil penelitian mengindikasikan bahwa banyak mahasiswa melaporkan tingkat kesulitan sedang hingga tinggi, khususnya ketika berhadapan dengan struktur
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Untuk mengatasi hambatan ini, mahasiswa menggunakan berbagai strategi, termasuk pembelajaran mandiri, penggunaan teknologi dan aplikasi pembelajaran bahasa,Untuk mengatasi hambatan ini, mahasiswa menggunakan berbagai strategi, termasuk pembelajaran mandiri, penggunaan teknologi dan aplikasi pembelajaran bahasa,
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Hasil Penelitian Tindakan Kelas pada siklus satu dengan skor rata-rata 61,77%. Pada siklus dua skor rata-rata 71,59% dan pada siklus ketiga dengan skorHasil Penelitian Tindakan Kelas pada siklus satu dengan skor rata-rata 61,77%. Pada siklus dua skor rata-rata 71,59% dan pada siklus ketiga dengan skor
UMBARRUUMBARRU Studi perbandingan ini menekankan signifikansi teknik pedagogis yang disesuaikan dengan konteks individu dan berfungsi sebagai dasar untuk membuat keputusanStudi perbandingan ini menekankan signifikansi teknik pedagogis yang disesuaikan dengan konteks individu dan berfungsi sebagai dasar untuk membuat keputusan
Useful /
YAZRIYAZRI Hasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi sosial masyarakat berkembang melalui komunikasi antarbudaya, penggunaan ruang sosial bersama, aktivitasHasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi sosial masyarakat berkembang melalui komunikasi antarbudaya, penggunaan ruang sosial bersama, aktivitas
YAZRIYAZRI Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif deskriptif dengan melibatkan satu Ketua RT dan empat warga desa yang dipilih secara purposif.Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif deskriptif dengan melibatkan satu Ketua RT dan empat warga desa yang dipilih secara purposif.
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Hasil wawancara dengan guru mata pelajaran sejarah kelas X dan XI menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memudahkan proses pembelajaran, memberikan kebebasanHasil wawancara dengan guru mata pelajaran sejarah kelas X dan XI menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memudahkan proses pembelajaran, memberikan kebebasan
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI aktivitas ini membantu mahasiswa dalam pengelolaan kelas, pembuatan perangkat pembelajaran, pengembangan perilaku tanggung jawab, disiplin, kinerja berdikari,aktivitas ini membantu mahasiswa dalam pengelolaan kelas, pembuatan perangkat pembelajaran, pengembangan perilaku tanggung jawab, disiplin, kinerja berdikari,