STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tipe kepribadian berdasarkan pedoman Big Five Theory Personality terhadap kreativitas generasi Alpha. Jenis penelitian ini kuantitatif ex post facto. Penelitian diadakan di SMP Negeri 19 Kota Bekasi dengan strategi pengambilan sampel stratified random sampling, menghasilkan 128 sampel dari 27 kelas di tiga tingkat kelas. Teknik pengumpulan data memakai angket dengan instrumen kepribadian BFI (Big Five Instrument) dan instrumen kreativitas yang dikembangkan sendiri, keduanya telah terbukti valid dan reliabel, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh kepribadian Openness, Conscientiousness, dan Agreeableness terhadap kreativitas generasi Alpha (p < 0,05), sedangkan Extraversion dan Neuroticism tidak berpengaruh (p > 0,05). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,416 mengindikasikan bahwa lima dimensi kepribadian Big Five menjelaskan 41,6% variasi kreativitas, sementara 58,4% sisanya dipengaruhi faktor lain.
Kepribadian Gen Alpha, khususnya dimensi Openness, Conscientiousness, dan Agreeableness, secara signifikan memengaruhi kreativitas mereka, namun efeknya bergantung pada cara lingkungan pendidikan mengarahkan masing‑masing trait tersebut.Pendidikan yang menyeimbangkan fleksibilitas dengan struktur, menyediakan ruang diskusi yang menghargai perbedaan ide, serta mengelola stimulasi sosial dan kecemasan, dapat memaksimalkan potensi kreativitas generasi ini.Oleh karena itu, integrasi pertimbangan kepribadian dalam desain kurikulum menjadi kunci untuk mengoptimalkan kreativitas Gen Alpha di era digital.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana intervensi pembelajaran berbasis teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi kreatif interaktif, memengaruhi dimensi Openness dan tingkat kreativitas siswa Generasi Alpha, dengan menggunakan desain eksperimental untuk mengukur perubahan yang signifikan. Selain itu, diperlukan studi yang meneliti peran praktik reflektif yang dipandu guru dalam menyeimbangkan kecenderungan Extraversion dengan kebutuhan refleksi internal, guna meningkatkan proses kreativitas pada siswa. Selanjutnya, penelitian tentang efektivitas program pelatihan regulasi emosi untuk mengurangi dampak negatif Neuroticism dan memicu kreativitas yang produktif dapat memberikan wawasan penting tentang strategi pengembangan soft skills generasi ini. Semua studi tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi perancangan kurikulum yang responsif terhadap keunikan kepribadian dan kebutuhan digital Generasi Alpha.
| File size | 499.94 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Dalam penelitian pembelajaran bahasa Arab menggunakan metode audio lingual untuk meningkatkan mufrodat anak MI kelas 5 dikarenakan dalam pembelajaran bahasaDalam penelitian pembelajaran bahasa Arab menggunakan metode audio lingual untuk meningkatkan mufrodat anak MI kelas 5 dikarenakan dalam pembelajaran bahasa
UMBARRUUMBARRU Analisis respons siswa memperlihatkan bahwa respons positif (menjawab dengan tepat, antusias, dan spontan) lebih dominan dibandingkan respons negatif (diamAnalisis respons siswa memperlihatkan bahwa respons positif (menjawab dengan tepat, antusias, dan spontan) lebih dominan dibandingkan respons negatif (diam
UPIUPI Dengan mengkaji kesulitan-kesulitan tersebut, penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik dan perancang kurikulum, menekankan pentingnya intervensiDengan mengkaji kesulitan-kesulitan tersebut, penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik dan perancang kurikulum, menekankan pentingnya intervensi
UMBARRUUMBARRU Masalah ini diperparah oleh kurangnya sumber daya dan dukungan yang tidak memadai dari kursus saat ini. Keterampilan Bahasa Inggris Komunikatif I dan II,Masalah ini diperparah oleh kurangnya sumber daya dan dukungan yang tidak memadai dari kursus saat ini. Keterampilan Bahasa Inggris Komunikatif I dan II,
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Tantangan-tantangan ini diperparah dengan faktor psikologis seperti kecemasan dan keraguan diri. Untuk mengatasi hambatan ini, mahasiswa menggunakan berbagaiTantangan-tantangan ini diperparah dengan faktor psikologis seperti kecemasan dan keraguan diri. Untuk mengatasi hambatan ini, mahasiswa menggunakan berbagai
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas untuk mengumpulkan data yang dilakukan dalam satu kelas. Hasil Penelitian Tindakan Kelas padaPenelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas untuk mengumpulkan data yang dilakukan dalam satu kelas. Hasil Penelitian Tindakan Kelas pada
UMBARRUUMBARRU Dalam hal ini, buku teks English for Specific Purposes (ESP) dapat menjadi pilihan untuk masa depan karena banyak siswa dengan latar belakang studi programDalam hal ini, buku teks English for Specific Purposes (ESP) dapat menjadi pilihan untuk masa depan karena banyak siswa dengan latar belakang studi program
UMBARRUUMBARRU Nilai t‑test (14,496) lebih besar daripada nilai t‑tabel (2,093), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang menyatakanNilai t‑test (14,496) lebih besar daripada nilai t‑tabel (2,093), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang menyatakan
Useful /
SGTSGT Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara kurikulum formal dan kegiatan nonformal untuk membentuk karakter siswa secara berkelanjutan danPenelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara kurikulum formal dan kegiatan nonformal untuk membentuk karakter siswa secara berkelanjutan dan
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Model Pendidikan agama Islam berbasis konseling keniscayaan harus terus dikembangkan dalam rangka inovasi Pendidikan agama Islam dalam menjawab kebutuhanModel Pendidikan agama Islam berbasis konseling keniscayaan harus terus dikembangkan dalam rangka inovasi Pendidikan agama Islam dalam menjawab kebutuhan
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI akibat asal penelitian sebelumnya ialah siswa hanya belajar di kelas, pengajar menjelaskan materi siswa menyimak, mengerjakan tugas, aktivitas inilah yangakibat asal penelitian sebelumnya ialah siswa hanya belajar di kelas, pengajar menjelaskan materi siswa menyimak, mengerjakan tugas, aktivitas inilah yang
UMMAUMMA Penelitian dilakukan dengan teknik analisis isi, yaitu membaca keseluruhan isi berita lalu menandai jenis diksi yang ditemukan sesuai dengan teori yangPenelitian dilakukan dengan teknik analisis isi, yaitu membaca keseluruhan isi berita lalu menandai jenis diksi yang ditemukan sesuai dengan teori yang