STAINUPASTAINUPA
Jurnal Pendidikan Agama IslamJurnal Pendidikan Agama IslamPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran ular tangga Nabi dan Rasul terhadap hasil evaluasi belajar siswa di MI Negeri 4 Jombang. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil evaluasi belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak, khususnya pada materi mengenal Nabi dan Rasul, yang disebabkan oleh kurangnya variasi media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen semu (quasi experimental design). Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media ular tangga Nabi dan Rasul, dan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes evaluasi hasil belajar, yang dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil evaluasi belajar siswa yang menggunakan media ular tangga Nabi dan Rasul dengan yang menggunakan metode konvensional. Rata-rata nilai siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media permainan ular tangga Nabi dan Rasul efektif dalam meningkatkan hasil evaluasi belajar siswa, serta mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran.
Penggunaan media permainan ular tangga Nabi dan Rasul secara positif memengaruhi hasil belajar siswa MI Negeri 4 Jombang, terutama dalam pemahaman materi dan hasil evaluasi.Media ini terbukti efektif meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan memperkuat pemahaman materi.Dianjurkan untuk menerapkan media ini lebih luas di sekolah lain dan melakukan penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar serta studi jangka panjang untuk mengkaji efektivitasnya secara menyeluruh.
Mengingat temuan positif dari penelitian ini, studi lanjutan dapat diperluas untuk mengkaji lebih dalam bagaimana efektivitas media permainan ular tangga Nabi dan Rasul ini berinteraksi dengan berbagai konteks pendidikan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian komparatif yang melibatkan sampel siswa dari latar belakang sosio-ekonomi dan geografis yang beragam, misalnya antara sekolah di daerah perkotaan padat penduduk dan di pedesaan terpencil. Tujuan utamanya adalah untuk memahami apakah faktor-faktor lingkungan atau budaya lokal memengaruhi tingkat penerimaan dan keberhasilan media ini dalam meningkatkan hasil belajar, sehingga kita dapat mengetahui sejauh mana media ini dapat digeneralisasi. Pertanyaan yang muncul adalah: Apakah ada perbedaan signifikan dalam efektivitas media ini antara siswa dengan akses teknologi yang berbeda atau yang memiliki dukungan keluarga yang bervariasi? Kedua, selain fokus pada hasil kognitif, penelitian berikutnya bisa mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan media permainan edukatif terhadap pengembangan keterampilan non-kognitif siswa, seperti kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan inisiatif belajar mandiri. Ini akan menjawab pertanyaan penting seperti: Sejauh mana penggunaan permainan ular tangga secara konsisten dapat menumbuhkan keterampilan abad ke-21 yang esensial bagi siswa di madrasah ibtidaiyah, melampaui sekadar peningkatan nilai ujian? Ketiga, dengan mempertimbangkan potensi teknologi, akan menarik untuk menyelidiki kemungkinan pengembangan dan implementasi versi digital atau aplikasi mobile dari media ular tangga Nabi dan Rasul. Penelitian ini dapat membandingkan efektivitas versi fisik dan digital, serta mengevaluasi bagaimana elemen gamifikasi tambahan dalam platform digital dapat meningkatkan motivasi dan personalisasi pembelajaran. Pertanyaan krusialnya adalah: Bagaimana integrasi teknologi dapat mengoptimalkan pengalaman belajar siswa dan membuka peluang baru untuk adaptasi materi pelajaran lain, menjadikan pembelajaran lebih dinamis dan relevan di era digital? Saran-saran ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman kita tentang peran media pembelajaran inovatif dalam pendidikan agama.
| File size | 190.51 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep matematika diterapkan secara alami dalam berbagai elemen bangunan. Konsep geometri tampak pada bentuk bangunHasil penelitian menunjukkan bahwa konsep matematika diterapkan secara alami dalam berbagai elemen bangunan. Konsep geometri tampak pada bentuk bangun
UNUPASURUANUNUPASURUAN Kelompok eksperimen memperoleh skor N‑Gain sebesar 0,64 (kategori sedang‑tinggi), sedangkan kelompok kontrol hanya sebesar 0,35 (kategori sedang).Kelompok eksperimen memperoleh skor N‑Gain sebesar 0,64 (kategori sedang‑tinggi), sedangkan kelompok kontrol hanya sebesar 0,35 (kategori sedang).
UADUAD Oleh karena itu, penguatan pembelajaran berbasis gastronomi warisan sangat penting untuk meningkatkan pemahaman siswa, terutama pada aspek sejarah danOleh karena itu, penguatan pembelajaran berbasis gastronomi warisan sangat penting untuk meningkatkan pemahaman siswa, terutama pada aspek sejarah dan
UNMUNM Kesadaran metakognitif berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Motivasi belajar juga berpengaruh positifKesadaran metakognitif berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Motivasi belajar juga berpengaruh positif
LARISMALARISMA Keberhasilan implementasi memerlukan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan, dukungan infrastruktur, pengembangan kapasitas guru, sertaKeberhasilan implementasi memerlukan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan, dukungan infrastruktur, pengembangan kapasitas guru, serta
STAINUPASTAINUPA Tradisi ziarah di Pondok Tremas memiliki tujuan untuk menanamkan kecintaan kepada para pendiri Pondok Tremas dan sebagai bentuk penghormatan mereka, sertaTradisi ziarah di Pondok Tremas memiliki tujuan untuk menanamkan kecintaan kepada para pendiri Pondok Tremas dan sebagai bentuk penghormatan mereka, serta
STAINUPASTAINUPA Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif MilesData dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles
UMSIDAUMSIDA Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dikembangkan berdasarkan 4 indikator utama, yaitu pengetahuan tentang lingkungan laut, upaya pelestarian lingkunganData dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dikembangkan berdasarkan 4 indikator utama, yaitu pengetahuan tentang lingkungan laut, upaya pelestarian lingkungan
Useful /
UNMUNM Data studi dianalisis melalui regresi linear berganda dengan alat analisis berbantuan SPSS 20. Hasil penelitian menyatakan pendapatan, perilaku keuangan,Data studi dianalisis melalui regresi linear berganda dengan alat analisis berbantuan SPSS 20. Hasil penelitian menyatakan pendapatan, perilaku keuangan,
UADUAD Kekurangan fasilitas pendukung seperti ventilasi, alat penangkap asap, toilet khusus dapur, dan ketiadaan SOP tertulis menjadi hambatan utama. Aspek pengangkutanKekurangan fasilitas pendukung seperti ventilasi, alat penangkap asap, toilet khusus dapur, dan ketiadaan SOP tertulis menjadi hambatan utama. Aspek pengangkutan
GEMACENDEKIAGEMACENDEKIA Pendampingan mewarnai pada Bimbingan Belajar Ririh Calistum berhasil meningkatkan kemampuan 70% peserta, sementara 30% lainnya belum mencapai indikatorPendampingan mewarnai pada Bimbingan Belajar Ririh Calistum berhasil meningkatkan kemampuan 70% peserta, sementara 30% lainnya belum mencapai indikator
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Lebih lanjut, secara parsial, metode pembelajaran (X1), media pembelajaran (X2), dan pergaulan teman (X3) masing-masing juga tidak menunjukkan pengaruhLebih lanjut, secara parsial, metode pembelajaran (X1), media pembelajaran (X2), dan pergaulan teman (X3) masing-masing juga tidak menunjukkan pengaruh