UNARSUNARS

GrowthGrowth

Perkembangan teknologi dan komunikasi melalui media sosial seperti digital marketing telah menjadi pilar informasi. Bisnis ekonomi produktif tetap memerlukan media pemasaran yang tepat untuk mempromosikan produk mereka. Banyak pelaku usaha memanfaatkan media sosial yang ada sebagai alat untuk mempromosikan produk kepada publik, termasuk UMKM Salad Alvi yang memulai penjualan melalui Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Hal ini menunjukkan kemampuan UMKM Salad Alvi dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Penggunaan berbagai media sosial tersebut dapat memperkenalkan merek serta mempermudah konsumen dalam memilih produk beragam dengan kualitas yang baik, sehingga memudahkan pelanggan mengetahui keberadaan UMKM tersebut dan meningkatkan pembelian serta brand awareness. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh media sosial WhatsApp, Facebook, dan Instagram terhadap penguatan brand awareness pada UMKM Salad Alvi dengan menggunakan metode kuantitatif. Sampel purposif sebanyak 90 responden dipilih, dan hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan WhatsApp, Facebook, dan Instagram memiliki pengaruh signifikan terhadap penguatan brand awareness pada UMKM Salad Alvi.

UMKM Salad Alvi, yang bergerak di bidang kuliner, telah memanfaatkan media sosial terutama Instagram, WhatsApp, dan Facebook untuk mempromosikan produk, memudahkan transaksi, dan meningkatkan brand awareness.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ketiga platform tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap kesadaran merek konsumen.Oleh karena itu, disarankan agar UMKM memperluas pemanfaatan fungsi media sosial serta mengeksplorasi platform tambahan seperti TikTok dan variabel lain pada konteks geografis yang berbeda.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh platform media sosial yang sedang berkembang, seperti TikTok, terhadap peningkatan brand awareness pada UMKM kuliner dan membandingkannya dengan platform yang telah digunakan seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp; selanjutnya, studi dapat mengevaluasi variasi dampak pemasaran melalui media sosial pada brand awareness UMKM di wilayah geografis yang berbeda, misalnya antara daerah perkotaan dan pedesaan, untuk mengidentifikasi faktor kontekstual yang memoderasi efek tersebut; terakhir, penelitian dapat meneliti peran metrik keterlibatan konsumen seperti jumlah suka, komentar, dan berbagi sebagai variabel mediasi antara penggunaan media sosial dan brand awareness, sehingga memberikan gambaran yang lebih detail tentang mekanisme yang mendasari pengaruh media sosial pada persepsi merek UMKM.

  1. Penggunaan Status Whatsapp Sebagai Digital Marketing Warga Kecamatan Medan Satria Bekasi Di Era New Normal... ojs.stiami.ac.id/index.php/lugas/en/article/view/1559Penggunaan Status Whatsapp Sebagai Digital Marketing Warga Kecamatan Medan Satria Bekasi Di Era New Normal ojs stiami ac index php lugas en article view 1559
Read online
File size476.07 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test