RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT
Room of Civil Society DevelopmentRoom of Civil Society DevelopmentDesa Metut, Kecamatan Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, memiliki sejumlah besar residu biomassa kayu yang belum dimanfaatkan secara optimal meskipun memiliki nilai ekonomi dan lingkungan yang signifikan. Pada saat bersamaan, masyarakat setempat menghadapi tantangan terkait kesuburan tanah yang rendah dan keberhasilan perkecambahan bibit gaharu (Aquilaria spp.) yang terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan teknologi pirolisis untuk mengubah biomassa kayu menjadi biochar dan asap cair serta memperkuat kapasitas lokal melalui pelatihan dan transfer teknologi. Dengan mengubah residu biomassa yang sebelumnya tidak dikelola atau dibakar terbuka menjadi produk bernilai, program ini secara langsung berkontribusi pada pengelolaan limbah biomassa yang lebih berkelanjutan di tingkat desa. Program tiga hari melibatkan 25 peserta, termasuk petani, pembudidaya gaharu, pejabat desa, perempuan yang terlibat dalam pertanian, dan pemuda desa. Kegiatan meliputi lokakarya edukatif, demonstrasi praktis, pelatihan langsung, dan donasi unit pirolisis portable. Efektivitas program dievaluasi melalui penilaian pra‑test dan pasca‑test serta observasi kinerja praktis peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan, dengan nilai rata‑rata naik dari 34,2 % menjadi 82,7 %, yang mencerminkan peningkatan kapasitas komunitas dalam mengelola sumber biomassa secara mandiri. Semua peserta berhasil mengoperasikan unit pirolisis selama sesi praktis. Demonstrasi dengan 12 kg cabang kayu kering menghasilkan sekitar 3,2 kg biochar dan 2,1 L asap cair, keduanya berpotensi meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung budidaya gaharu. Peralatan yang disumbangkan beserta manual operasional memberikan dasar praktis dan dapat direplikasi untuk produksi biochar dan asap cair yang dipimpin komunitas, mendukung keberlanjutan jangka panjang pemanfaatan biomassa serta aplikasi pertanian bernilai tambah.
Program pengabdian masyarakat ini berhasil memperkenalkan teknologi pirolisis di Desa Metut, Kalimantan Utara, melibatkan 25 peserta dari berbagai latar belakang melalui sesi edukasi, demonstrasi, pelatihan praktik, dan donasi unit pirolisis portabel.Pengetahuan peserta meningkat signifikan dari 34,2 % menjadi 82,7 %, dan seluruh peserta mampu mengoperasikan unit secara mandiri menghasilkan biochar dan asap cair dari biomassa kayu lokal.Meskipun hasil menunjukkan peningkatan kapasitas dan produksi produk bernilai, belum ada pemantauan jangka panjang terhadap penggunaan peralatan, efek biochar pada kualitas tanah, dan efektivitas asap cair pada perkecambahan biji gaharu, sehingga diperlukan kajian lanjutan serta penyebaran teknologi ke komunitas sekitarnya.
Penelitian lanjutan pertama dapat mengkaji dampak jangka panjang aplikasi biochar terhadap sifat fisik‑kimia tanah, produktivitas tanaman, dan kesejahteraan petani di Desa Metut serta desa‑desa tetangga, dengan menggunakan desain survei longitudinal dan analisis statistik komparatif. Kedua, penelitian dapat menyelidiki dosis optimal dan metode aplikasi asap cair untuk meningkatkan perkecambahan serta pertumbuhan bibit Aquilaria spp., melibatkan percobaan laboratorium dan uji lapangan yang memonitor tingkat keberhasilan perkecambahan, pertumbuhan bibit, dan kualitas hasil akhir. Ketiga, sebuah studi komparatif dapat dilakukan untuk menilai tingkat adopsi dan keberlanjutan teknologi pirolisis portable di beberapa komunitas pedesaan, dengan membandingkan kelompok intervensi dan kontrol, serta menganalisis faktor sosio‑ekonomi, motivasi, dan hambatan yang mempengaruhi keberhasilan transfer teknologi.
- . 0 doi.org/10.3390/su151411238A 0 doi 10 3390 su151411238
- Influential Factors, Enablers, and Barriers to Adopting Smart Technology in Rural Regions: A Literature... doi.org/10.3390/su15107908Influential Factors Enablers and Barriers to Adopting Smart Technology in Rural Regions A Literature doi 10 3390 su15107908
- Pelatihan Pembuatan Silase Probiotik Sebagai Solusi Pakan Murah dan Berkualitas Bagi Peternak Kambing... doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i4.2003Pelatihan Pembuatan Silase Probiotik Sebagai Solusi Pakan Murah dan Berkualitas Bagi Peternak Kambing doi 10 57218 jompaabdi v4i4 2003
| File size | 572.31 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
BALELITERASIBALELITERASI The most commonly used strategies included the application of rewards and punishments, but there were variations in approaches, with some educators emphasizingThe most commonly used strategies included the application of rewards and punishments, but there were variations in approaches, with some educators emphasizing
PNLPNL Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa antusiasme guru dan siswa sekolah dasar di SDN 5 Langsa sangat tinggi, menunjukkan perlunyaBerdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa antusiasme guru dan siswa sekolah dasar di SDN 5 Langsa sangat tinggi, menunjukkan perlunya
USUUSU Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran relawan perempuan (srikandi) program Kampung Sedekah dalam praktik pemberdayaan berbasis kemandirian wilayahTujuan penelitian ini untuk mengetahui peran relawan perempuan (srikandi) program Kampung Sedekah dalam praktik pemberdayaan berbasis kemandirian wilayah
UNIGOUNIGO Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program PNM Mekaar di Kota Salatiga telah memberikan akses pembiayaan yang relatif mudah bagi perempuan prasejahteraHasil penelitian menunjukkan bahwa Program PNM Mekaar di Kota Salatiga telah memberikan akses pembiayaan yang relatif mudah bagi perempuan prasejahtera
UNISBA BLITARUNISBA BLITAR Pemberian pupuk biochar sekam dan biourine sapi menghasilkan tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah malai tertinggi. Pada parameter panen, hasil tertinggiPemberian pupuk biochar sekam dan biourine sapi menghasilkan tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah malai tertinggi. Pada parameter panen, hasil tertinggi
ISTAZISTAZ Kondisi Al-Quran di beberapa masjid di Desa Sidomulyo tampak kurang memadai, dengan alat sholat yang perlu diperbaharui dan mushaf yang rusak. ProduktivitasKondisi Al-Quran di beberapa masjid di Desa Sidomulyo tampak kurang memadai, dengan alat sholat yang perlu diperbaharui dan mushaf yang rusak. Produktivitas
STTKAOSTTKAO Berdasarkan hasil wawancara dan analisis yang dilakukan oleh peneliti, diketahui bahwa pelaksanaan program penginjilan di STT KAO Semarang kurang efektif,Berdasarkan hasil wawancara dan analisis yang dilakukan oleh peneliti, diketahui bahwa pelaksanaan program penginjilan di STT KAO Semarang kurang efektif,
UNDANAUNDANA Sedangkan skoring merupakan suatu proses pengubahan jawaban instrumen menjadi angka-angka yang merupakan nilai kuantitatif dari suatu jawaban terhadapSedangkan skoring merupakan suatu proses pengubahan jawaban instrumen menjadi angka-angka yang merupakan nilai kuantitatif dari suatu jawaban terhadap
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Disarankan pembentukan kelompok pengelola sampah atau bank sampah desa, kerjasama rutin dengan UMKM gorden, dan pengembangan produk ecobrick bernilai ekonomiDisarankan pembentukan kelompok pengelola sampah atau bank sampah desa, kerjasama rutin dengan UMKM gorden, dan pengembangan produk ecobrick bernilai ekonomi
STIAMISTIAMI Populasi penelitian adalah 47 pegawai, dan hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kompetensi secara bersama-sama berpengaruhPopulasi penelitian adalah 47 pegawai, dan hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kompetensi secara bersama-sama berpengaruh
UNIAUNIA Analisis regresi digunakan untuk menganalisis data dan mengidentifikasi hubungan antara kepribadian guru dengan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkanAnalisis regresi digunakan untuk menganalisis data dan mengidentifikasi hubungan antara kepribadian guru dengan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan
UNIAUNIA Sedangkan uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikanSedangkan uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan