UNRUNR
Jurnal YustitiaJurnal YustitiaPerkembangan ekonomi modern mendorong meningkatnya peran aset tidak berwujud (intangible assets), termasuk hak paten sebagai bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dalam hukum Indonesia, hak paten secara normatif dapat dijadikan objek jaminan fidusia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 65 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pemanfaatan hak paten sebagai objek jaminan fidusia berdasarkan hukum positif di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hak paten secara yuridis memenuhi syarat sebagai objek jaminan fidusia, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan, seperti belum adanya regulasi teknis pelaksanaan, belum tersedianya lembaga penilai (appraisal) yang kompeten, serta masih rendahnya kepercayaan lembaga keuangan terhadap HKI sebagai instrumen jaminan. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih komprehensif guna memberikan kepastian hukum dan mengoptimalkan pemanfaatan hak paten sebagai objek jaminan fidusia.
Kedudukan hak paten sebagai objek jaminan fidusia dalam sistem hukum Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat dan sah.Meskipun secara normatif hak paten dapat dimanfaatkan sebagai objek jaminan fidusia, dalam praktiknya masih terdapat berbagai problematika yang menghambat implementasinya.Kendala utama meliputi tidak adanya standar valuasi yang jelas, belum terbentuknya pasar sekunder, serta kesulitan dalam mekanisme eksekusi apabila terjadi wanprestasi.Selain itu, penerapan prinsip kehati-hatian dalam perbankan turut menjadi faktor penghambat karena tingginya risiko dan ketidakpastian nilai ekonomi dari hak paten.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan standar valuasi kekayaan intelektual yang diakui secara hukum, terutama untuk menilai nilai ekonomi hak paten sebagai objek jaminan. Kedua, penelitian dapat fokus pada dampak regulasi teknis pelaksanaan jaminan fidusia terhadap partisipasi lembaga keuangan dalam memanfaatkan HKI sebagai agunan. Ketiga, studi tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan perbankan terhadap HKI sebagai instrumen jaminan dapat menjadi arah penelitian baru, dengan mengeksplorasi peran pendidikan dan sosialisasi dalam meningkatkan pemahaman institusi keuangan.
| File size | 446.82 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Melalui kacamata hukum hak asasi manusia internasional, penelitian ini bertujuan memahami kewajiban negara dalam melindungi data pribadi dalam konteksMelalui kacamata hukum hak asasi manusia internasional, penelitian ini bertujuan memahami kewajiban negara dalam melindungi data pribadi dalam konteks
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Pelanggaran ini dapat merugikan pemilik/hak atas merek secara ekonomi karena berpotensi merusak citra produk yang diwakili merek yang digunakan pihak lainPelanggaran ini dapat merugikan pemilik/hak atas merek secara ekonomi karena berpotensi merusak citra produk yang diwakili merek yang digunakan pihak lain
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Globalisasi telah mengubah cara negara-negara berinteraksi, membawa serta tantangan dalam hal perlindungan hak kelompok lintas batas seperti migran, pekerjaGlobalisasi telah mengubah cara negara-negara berinteraksi, membawa serta tantangan dalam hal perlindungan hak kelompok lintas batas seperti migran, pekerja
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Undang-Undang ITE memainkan peran penting dalam menciptakan kepastian hukum bagi transaksi elektronik dan perlindungan hak kekayaan intelektual, yang mendorongUndang-Undang ITE memainkan peran penting dalam menciptakan kepastian hukum bagi transaksi elektronik dan perlindungan hak kekayaan intelektual, yang mendorong
UBLUBL Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi, dapat ditarik kesimpulan.metode perubahan nama status kepemilikan sertifikat kepemilikan tempat bangunan berdiriBerdasarkan hasil penelitian dan diskusi, dapat ditarik kesimpulan.metode perubahan nama status kepemilikan sertifikat kepemilikan tempat bangunan berdiri
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Analisis perlindungan hak asasi manusia di bawah Konstitusi Indonesia mengungkapkan kemajuan yang signifikan dan tantangan yang tersisa. Amandemen-amandemenAnalisis perlindungan hak asasi manusia di bawah Konstitusi Indonesia mengungkapkan kemajuan yang signifikan dan tantangan yang tersisa. Amandemen-amandemen
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Hal ini menyoroti hubungan yang rumit—yang bervariasi tergantung pada sektor dan industri—antara daya saing perusahaan dan undang-undang persainganHal ini menyoroti hubungan yang rumit—yang bervariasi tergantung pada sektor dan industri—antara daya saing perusahaan dan undang-undang persaingan
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Namun, UKM TIK menghadapi berbagai kendala hukum yang menghambat pertumbuhan dan daya saing mereka. Studi ini menggunakan pendekatan campuran yang melibatkanNamun, UKM TIK menghadapi berbagai kendala hukum yang menghambat pertumbuhan dan daya saing mereka. Studi ini menggunakan pendekatan campuran yang melibatkan
Useful /
UNRUNR Salah satu asas fundamental dalam hukum jaminan adalah prinsip kepastian hukum, di mana setiap objek jaminan idealnya hanya dapat dibebani oleh satu jenisSalah satu asas fundamental dalam hukum jaminan adalah prinsip kepastian hukum, di mana setiap objek jaminan idealnya hanya dapat dibebani oleh satu jenis
USUUSU Artikel ini membahas kajian yang mengembangkan konsep Attitude sebagai opini subjektif dalam Teori Bahasa Evaluatif. Konsep ini diterapkan dalam wacanaArtikel ini membahas kajian yang mengembangkan konsep Attitude sebagai opini subjektif dalam Teori Bahasa Evaluatif. Konsep ini diterapkan dalam wacana
UPHUPH Indonesia Pluralitas Indonesia di satu sisi merupakan sebuah kekuatan, tetapi di sisi lain merupakan sebuah tantangan. Sebagai bagian dari warga negaraIndonesia Pluralitas Indonesia di satu sisi merupakan sebuah kekuatan, tetapi di sisi lain merupakan sebuah tantangan. Sebagai bagian dari warga negara
USUUSU Peneliti mengumpulkan data melalui pre-test, treatment dan post-test, untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan peningkatan dalam film Frozen II. PenelitianPeneliti mengumpulkan data melalui pre-test, treatment dan post-test, untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan peningkatan dalam film Frozen II. Penelitian