UNRUNR

Jurnal YustitiaJurnal Yustitia

Di Indonesia, keberadaan jaminan kebendaan memiliki peran penting untuk memberikan rasa aman bagi kreditur dalam menyalurkan pembiayaan dengan memberikan pinjaman dana kepada debitur. Salah satu asas fundamental dalam hukum jaminan adalah prinsip kepastian hukum, di mana setiap objek jaminan idealnya hanya dapat dibebani oleh satu jenis pengikatan untuk menjamin satu atau beberapa hutang tertentu. Namun, dalam praktiknya, fenomena pembebanan ganda atas satu objek jaminan masih sering terjadi dan menimbulkan berbagai persoalan hukum yang signifikan. Kondisi ini memunculkan potensi konflik kepentingan, terutama terkait prioritas pelunasan kepada kreditur apabila debitur wanprestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepastian hukum terhadap suatu objek jaminan yang dibebankan jaminan ganda dan mengkaji perlindungan hukum bagi kreditur terhadap objek jaminan yang dibebankan jaminan ganda.

Kesimpulan yang dapat diambil dari penulisan ini adalah kepastian hukum terhadap objek jaminan yang dibebankan jaminan ganda pada dasarnya terjamin dalam hukum positif melalui asas publisitas (pendaftaran jaminan), prinsip prioritas berdasarkan tanggal pendaftaran, kekuatan eksekutorial sertipikat jaminan serta pengaturan eksplisit dalam UUHT dan UU Jaminan Fidusia mengenai kedudukan kreditur.Dengan mekanisme tersebut, walaupun pembebanan ganda secara praktik tetap terjadi, perlindungan hukum bagi kreditur pertama tetap kuat, sehingga struktur kepastian hukum tetap terjaga.

Untuk meningkatkan kepastian hukum dan perlindungan bagi kreditur atas objek yang dibebankan jaminan ganda, diperlukan penguatan sistem publikasi jaminan khususnya secara digital atau elektronik (HT-el dan Fidusia elektronik), dan kewajiban pemeriksaan status jaminan secara ketat oleh kreditur dan notaris/PPAT. Kreditur perlu memanfaatkan hak eksekusi secara cepat, sementara pemerintah harus menerapkan sanksi tegas bagi debitur yang bertindak curang, serta mendorong penyelesaian sengketa melalui mekanisme yang lebih efisien seperti mediasi atau arbitrase.

Read online
File size343.83 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test