PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER

Indonesian Journal of Elementary and Childhood EducationIndonesian Journal of Elementary and Childhood Education

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media puzzle terhadap perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun di PAUD As-Syafaah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran yang variatif dan inovatif, sehingga perkembangan kognitif anak, khususnya pada aspek pemecahan masalah, berpikir logis, dan berpikir simbolik yang belum berkembang secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (one-group pretest-posttest design) pada sampel sebanyak 16 anak usia 5–6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi terstruktur menggunakan instrumen lembar ceklis perkembangan kognitif serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji beda paired sample t-test berbantuan IBM SPSS Statistics 30. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 48,68 pada pretest menjadi 78,87 pada posttest setelah pemberian intervensi media puzzle (t = 31,086; p < 0,001). Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti media puzzle berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun di PAUD As-Syafaah. Penggunaan media puzzle terbukti efektif dalam menstimulasi kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, serta pengenalan pola dan simbol pada anak usia dini.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media puzzle memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun di PAUD As-Syafaah.Penggunaan media puzzle tidak hanya meningkatkan hasil belajar anak secara kuantitatif, tetapi juga memberikan makna pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini.Melalui kegiatan menyusun puzzle, anak memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, memecahkan masalah sederhana, mengenal pola, serta meningkatkan konsentrasi dan koordinasi antara mata dan tangan.Peningkatan perkembangan kognitif anak terlihat dari perubahan kemampuan anak sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menggunakan media puzzle.Anak menjadi lebih aktif, fokus, dan antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang konkret dan interaktif mampu membantu anak membangun pengetahuan melalui pengalaman langsung dan kegiatan bermain yang bermakna.

Penelitian lanjutan dapat menggabungkan teknologi dengan puzzle, seperti puzzle berbasis aplikasi digital untuk meningkatkan interaktivitas dan daya tarik anak. Selain itu, pengembangan puzzle dengan tema budaya lokal dapat memperkaya konten belajar dan memperkuat identitas budaya anak. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan memperbanyak sampel anak dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi untuk menguji generalisasi hasil penelitian ini. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperluas pemanfaatan media puzzle dalam konteks pembelajaran modern, memperkaya konten edukasi, serta memastikan keefektifan media ini untuk berbagai kelompok anak.

  1. Pengaruh Permainan Puzzle Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia 4-5 Tahun | PINUS: Jurnal Penelitian... doi.org/10.29407/pn.v5i2.14230Pengaruh Permainan Puzzle Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia 4 5 Tahun PINUS Jurnal Penelitian doi 10 29407 pn v5i2 14230
  2. The Effect of Puzzles on the Cognitive Development of Children Aged 5–6 Years | Indonesian Journal... journal.publication-center.com/index.php/ijece/article/view/2512The Effect of Puzzles on the Cognitive Development of Children Aged 5Ae6 Years Indonesian Journal journal publication center index php ijece article view 2512
Read online
File size363.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test