ITLITL

JMBTLJMBTL

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan dan menganalisis perbaikan proses pada area sortir gudang cross‑docking di PT X, sebuah perusahaan jasa logistik. Penelitian menerapkan metode Value Stream Mapping (VSM) sebagai alat dalam lean management untuk mengevaluasi proses operasional serta mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap aktivitas sortir, dokumentasi proses operasional, dan analisis durasi proses di dalam gudang. Hasil menunjukkan bahwa sejumlah aktivitas operasional masih mengandung pemborosan, terutama waktu tunggu yang disebabkan oleh keterlambatan kedatangan barang serta ketidakefisienan operasi sortir akibat terbatasnya ruang sortir. Peta keadaan saat ini mengindikasikan rata‑rata durasi proses sortir mencapai 199 menit per kode sortir. Setelah menerapkan perbaikan berupa penataan ulang area sortir, penetapan Key Performance Indicators (KPI), dan optimalisasi alokasi tenaga kerja, peta keadaan masa depan yang diusulkan menurunkan rata‑rata durasi proses sortir menjadi 85,25 menit per kode sortir. Temuan menunjukkan bahwa penerapan Value Stream Mapping dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional proses gudang cross‑docking dengan mengurangi aktivitas non‑value‑added dan mengoptimalkan alur kerja.

Penelitian ini mengidentifikasi pemborosan operasional pada proses sortir gudang cross‑docking, khususnya waktu tunggu akibat keterlambatan kedatangan barang dan keterbatasan tata letak area sortir, yang menghasilkan rata‑rata durasi proses sebesar 199 menit per kode sortir.Dengan menerapkan Value Stream Mapping dan merancang peta keadaan masa depan berupa penataan ulang area sortir, optimalisasi tenaga kerja, serta penerapan KPI, durasi proses berhasil dipersingkat menjadi 85,25 menit per kode sortir.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengintegrasikan VSM dengan pendekatan simulasi atau sistem manajemen gudang digital guna mengevaluasi perbaikan proses dalam kondisi operasional yang dinamis.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi Value Stream Mapping dengan simulasi peristiwa diskrit dapat memprediksi dampak perubahan layout dan alokasi tenaga kerja pada dinamika waktu tunggu dalam lingkungan cross‑docking (misalnya: Bagaimana simulasi peristiwa diskrit dapat memperkirakan pengurangan waktu tunggu setelah re‑desain area sortir?). Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi penerapan teknologi digital twin untuk memantau secara real‑time alur material dan informasi, serta mengoptimalkan keputusan operasional secara adaptif (misalnya: Apakah digital twin dapat meningkatkan responsivitas operasional dan mengurangi pemborosan dalam gudang cross‑docking?). Akhirnya, penelitian dapat menguji penggunaan algoritma kecerdasan buatan dalam memprediksi kebutuhan tenaga kerja dan menetapkan KPI proaktif, sehingga meminimalkan risiko bottleneck dan meningkatkan produktivitas (misalnya: Bagaimana model pembelajaran mesin dapat memprediksi kebutuhan tenaga kerja optimal untuk mengurangi waktu proses pada gudang cross‑docking?).

  1. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1081/1/012059Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human iopscience iop article 10 1088 1755 1315 1081 1 012059
  2. Applying value stream management to improve warehouse operation processes – A case study | BOHR... doi.org/10.54646/bijomrp.2023.16Applying value stream management to improve warehouse operation processes Ae A case study BOHR doi 10 54646 bijomrp 2023 16
  3. Application the Kanban Cards and the Value Stream Map (Vsm) to Rationalize Inventory Costs and to Improve... openaccessojs.com/JBReview/article/view/1371Application the Kanban Cards and the Value Stream Map Vsm to Rationalize Inventory Costs and to Improve openaccessojs JBReview article view 1371
Read online
File size322.08 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test