UNILAKUNILAK

JURNAL TEKNIKJURNAL TEKNIK

Berdirinya Universitas Lancang Kuning (UNILAK) diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Riau dan tokoh-tokoh masyarakat Riau. UNILAK memiliki 2 program studi pascasarjana, yaitu pascasarjana prodi manajemen yang terletak di samping perpustakaan dan pascasarjana prodi hukum yang letaknya masih terpisah-pisah. Selain itu, terdapat wacana penambahan program studi pascasarjana lain seperti ilmu budaya yang sedang dalam proses perizinan, ilmu lingkungan, dan administrasi publik. Berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan pembangunan fasilitas baru untuk menampung seluruh aktivitas tersebut. Karena gedung pascasarjana di Universitas Lancang Kuning masih tersebar, maka dibuat suatu gagasan atau rencana kampus untuk membangun Gedung Pascasarjana menjadi satu lokasi. Hal ini juga untuk mendukung visi dan misi UNILAK yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul pada tahun 2030. Fasilitas seperti Gedung Pascasarjana UNILAK diperlukan untuk mencapai target tersebut. Gedung Pascasarjana UNILAK ini diharapkan dapat menciptakan tempat atau wadah yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan pascasarjana di UNILAK dengan konsep arsitektur tropis.

Dalam bidang pendidikan, perancangan ini menerapkan metode ilmiah serta mengembangkan kompetensi keilmuan melalui pemikiran kritis, kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab.Dengan mengusung tema arsitektur tropis, prinsip-prinsip desain tersebut diterapkan untuk mencapai fungsi dan bentuk bangunan yang memenuhi kebutuhan sebagai sarana layanan pendidikan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas konsep arsitektur tropis dalam meningkatkan kenyamanan termal dan pencahayaan alami di dalam gedung pascasarjana, khususnya dalam konteks iklim dan budaya lokal Riau. Kedua, sebaiknya dikaji bagaimana integrasi fungsi ruang antar program studi pascasarjana dapat mendukung kolaborasi interdisipliner dan inovasi akademik di masa depan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi kebutuhan ruang pendukung seperti laboratorium, perpustakaan khusus, dan ruang pertemuan dalam skala dan distribusi yang ideal bagi perkembangan akademik jangka panjang. Penelitian lanjutan juga dapat menggali bagaimana desain gedung mampu mendukung kesejahteraan psikologis pengguna melalui aspek sirkulasi, kualitas udara, dan akses terhadap ruang terbuka hijau. Selain itu, bisa diteliti bagaimana transformasi master plan kampus berpengaruh terhadap konektivitas dan aksesibilitas gedung baru. Penelitian tentang daya tahan material bangunan tropis terhadap kelembapan tinggi dan hujan deras juga sangat relevan. Kajian terhadap pola aktivitas pengguna gedung dapat membantu merancang tata ruang yang lebih efisien. Aspek keberlanjutan dan efisiensi energi dari desain tropis perlu diteliti secara kuantitatif. Akhirnya, studi komparatif dengan gedung pascasarjana di universitas lain di wilayah tropis dapat memberikan wawasan tambahan. Semua saran ini bertujuan memperkaya pendekatan desain arsitektur berbasis konteks lokal dan kebutuhan akademik masa depan.

  1. #tata ruang#tata ruang
  2. #tenun ikat#tenun ikat
Read online
File size334.58 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-Z5
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test