RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT

Room of Civil Society DevelopmentRoom of Civil Society Development

Sampah plastik dan limbah kain merupakan permasalahan lingkungan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Mekarsari, yang ditandai dengan keterbatasan fasilitas pembuangan akhir serta kebiasaan membakar sampah dan membuangnya ke sungai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik dan limbah kain melalui program berbasis ecobrick. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan refleksi dengan melibatkan masyarakat, pelaku UMKM gorden sebagai penyumbang limbah kain, serta aparat pemerintah desa. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, angket, dan wawancara informal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya partisipasi masyarakat dalam pengumpulan dan pengolahan sampah plastik serta limbah kain menjadi ecobrick. Capaian utama kegiatan berupa karya seni instalasi bertuliskan nama desa yang disusun dari 470 botol ecobrick dan ditempatkan di depan Kantor Desa Mekarsari sebagai media edukasi lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis ecobrick dapat menjadi strategi alternatif untuk memperkuat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Program pemanfaatan sampah plastik dan limbah kain berbasis ecobrick di Desa Mekarsari berhasil menghasilkan instalasi seni berbentuk huruf “MEKARSARI dari 470 botol ecobrick serta melibatkan partisipasi warga dan UMKM gorden.Selama program, terdapat indikasi perubahan praktik pengelolaan sampah, seperti peningkatan pengumpulan sampah plastik, penurunan pembakaran sampah, dan peningkatan partisipasi dalam sosialisasi serta produksi ecobrick.Disarankan pembentukan kelompok pengelola sampah atau bank sampah desa, kerjasama rutin dengan UMKM gorden, dan pengembangan produk ecobrick bernilai ekonomi untuk memastikan keberlanjutan program.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang instalasi ecobrick terhadap perubahan perilaku pengelolaan sampah di masyarakat, misalnya dengan melakukan survei longitudinal sebelum dan sesudah pemasangan karya seni. Selain itu, studi ekonomis yang menilai kelayakan produksi massal produk bernilai ekonomi dari ecobrick, seperti furnitur atau pot tanaman, dapat memberikan insight tentang potensi pendapatan tambahan bagi desa. Selanjutnya, pengembangan sistem pemantauan digital berbasis aplikasi mobile untuk mengelola pengumpulan sampah plastik dan limbah kain dapat memperkuat koordinasi antara warga, UMKM, dan pemerintah desa, serta meningkatkan efisiensi program secara berkelanjutan.

  1. The Utilization of Ecobricks in Waste Management as an Effort to Reduce Plastic Waste | PKM-P. utilization... pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/pkm-p/article/view/2622The Utilization of Ecobricks in Waste Management as an Effort to Reduce Plastic Waste PKM P utilization pkm uika bogor ac index php pkm p article view 2622
  2. Pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick | Masyarakat Berdaya dan Inovasi. pemanfaatan sampah plastik... doi.org/10.33292/mayadani.v1i1.11Pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick Masyarakat Berdaya dan Inovasi pemanfaatan sampah plastik doi 10 33292 mayadani v1i1 11
  3. Making Eco-Bricks as a Solution to Environmental Problems through Empowering Creative Children: A Case... doi.org/10.54783/ijsoc.v3i2.331Making Eco Bricks as a Solution to Environmental Problems through Empowering Creative Children A Case doi 10 54783 ijsoc v3i2 331
  4. Implementasi Ecobrick sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan dalam Program Siaga Bencana... doi.org/10.54082/ijpm.860Implementasi Ecobrick sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan dalam Program Siaga Bencana doi 10 54082 ijpm 860
Read online
File size514.17 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test