UINUIN

Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaDialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Karya sastra tidak hanya mencerminkan dinamika sosial, tetapi juga berfungsi sebagai media penyampaian kritik sosial. Drama Mahkamah karya Asrul Sani merepresentasikan kritik sosial melalui nilai moral, ketidakadilan, dan konflik dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kritik sosial dalam Mahkamah dengan menggunakan teori representasi Stuart Hall dan pendekatan kritik sosial Solihat (2017). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis teks. Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap naskah drama, dengan fokus pada dialog, karakter, dan simbol yang merepresentasikan ketimpangan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah merepresentasikan berbagai persoalan sosial, seperti ketimpangan kelas, patriarki, penyalahgunaan kekuasaan, manipulasi media, serta kemerosotan moral. Selain itu, drama ini juga menampilkan ketegangan antara nilai tradisional dan modernitas serta konflik antara kepentingan individu dan norma sosial. Simpulannya, Mahkamah tidak hanya berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga sebagai media refleksi sosial yang mampu membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keadilan, kebenaran, dan kesetaraan sosial.

Drama Mahkamah karya Asrul Sani menggambarkan berbagai masalah sosial seperti ketegangan kelas, patriarki, ketidakjujuran, dan ketimpangan dalam hubungan sosial.Melalui dialog dan simbolisme, drama ini mengkritisi struktur kekuasaan dan norma budaya yang menindas serta mempromosikan kesadaran akan keadilan dan kebenaran.Akibatnya, Mahkamah berfungsi sebagai ajakan refleksi dan perubahan sosial bagi penonton.

Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada bagaimana persepsi audiens yang berbeda, seperti generasi muda dan dewasa, meresapi pesan keadilan sosial dari drama Mahkamah, serta menilai dampaknya terhadap perubahan perilaku sosial; selanjutnya, kajian komparatif antara naskah drama Mahkamah dengan drama drama lain yang mengangkat tema keadilan dapat mengungkap pola umum atau perbedaan dalam representasi kritik sosial di sastra Indonesia; serta mengembangkan model interaktif berupa workshop atau sesi diskusi berbasis drama yang mengevaluasi efektivitas drama sebagai media pendidikan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi sosial di masyarakat.

Read online
File size381.17 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test