APTKLHIAPTKLHI

Indonesian Journal of Forestry ResearchIndonesian Journal of Forestry Research

Hasil hutan bukan kayu (HHBK) adalah unsur hayati selain kayu yang biasanya dikumpulkan dari hutan untuk dimanfaatkan oleh manusia dan hewan serta mempunyai nilai konsumsi dan nilai tukar. HHBK memberikan kontribusi besar terhadap penghidupan dan kesehatan masyarakat miskin. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi HHBK saat ini dan permasalahan pemasaran HHBK di India, serta pentingnya hal tersebut dalam meningkatkan penghidupan pedesaan. Pendekatan tinjauan penelitian sistematis digunakan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Studi ini mengambil sekitar 238 artikel dari database yang berbeda dan menyaring 191, menyoroti 51 artikel yang terkait dengan kata kunci, diterbitkan antara tahun 1988 dan 2022 dimasukkan dalam analisis. Selama investigasi, empat puluh satu HHBK diidentifikasi dan didokumentasikan dan banyak HHBK yang potensial untuk pertumbuhan usaha telah diidentifikasi berdasarkan zona berbeda di India. Masyarakat pedesaan menggunakan HHBK untuk berbagai keperluan, termasuk makanan, pakan ternak, serat, obat-obatan tradisional, barang-barang rumah tangga, peralatan pertanian, dan bahan bangunan, dan banyak di antaranya terkait dengan budaya. Promosi dan domestikasi HHBK, serta kerangka kebijakan yang sesuai untuk pemanenan dan teknik pengolahan yang lebih baik, semuanya diperlukan untuk meningkatkan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan mata pencaharian. Strategi spesifik lokasi dan spesies dapat dibuat untuk pelestarian, pengelolaan, dan eksploitasi sumber daya HHBK. HHBK memainkan peran penting dalam meningkatkan penghidupan pedesaan di India, serta menyediakan sumber lapangan kerja yang berharga bagi penduduk pedesaan meskipun sistem pemasarannya rumit.

NTFP adalah melimpah di India dan memainkan peran penting dalam meningkatkan pendapatan pedesaan.Bisnis NTFP memiliki potensi untuk membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan peluang penghidupan.Menurut temuan penelitian, beberapa NTFP potensial untuk pertumbuhan usaha telah ditemukan di berbagai zona India.Total empat puluh satu NTFP ditemukan dan didokumentasikan.Ini mencakup berbagai biji, daun pembuat piring, tan dan pewarna, getah dan resin, barang kuliner, bambu penghasil minyak, serat, atap, tanaman pembuat sapu, dan tanaman obat.Sejak zaman dahulu, manusia telah menggunakan produk hutan bukan kayu untuk berbagai tujuan.Kemampuan untuk menumbuhkan dan mengkomersialkan NTFP harus diberikan kepada masyarakat setempat untuk pemberdayaan mereka dan untuk memperoleh keuntungan dari NTFP.masyarakat harus dilengkapi dengan informasi tentang pasar, legislasi, dan barang.Ada tiga belas saluran pemasaran yang telah diamati.Saluran pemasaran NTFP sangat kompleks karena banyaknya pemangku kepentingan pada tingkat pengumpulan, perdagangan, dan pengolahan.Keamanan pangan, pengembangan usaha, dan peningkatan penghidupan semua membutuhkan promosi dan domestikasi NTFP, serta kerangka kebijakan yang sesuai untuk pengumpulan dan teknik pengolahan yang lebih baik.Untuk pelestarian, pengelolaan, dan eksploitasi sumber daya NTFP, strategi dan kebijakan spesifik situs dan spesies dapat dikembangkan.Selain departemen kehutanan, beberapa organisasi seperti Departemen Pembangunan Pedesaan, AYUSH (Ayurveda, Yoga dan Naturopati, Unani, Siddha dan Homeopati), industri dan penciptaan lapangan kerja, kesejahteraan suku, keanekaragaman hayati, bioteknologi mungkin menjadi penting bagi pemerintah untuk mengadopsi pendekatan inklusif dalam pengelolaan NTFP.Produk NTFP ini ramah lingkungan, mudah digunakan, dan merupakan karya seni yang menguntungkan bagi penduduk perkotaan, dan yang terpenting, mereka dapat menjadi sumber penghidupan yang signifikan bagi ekonomi pedesaan.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi potensi NTFP sebagai sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat pedesaan, khususnya dalam konteks India. Penelitian ini dapat berfokus pada identifikasi jenis NTFP yang memiliki nilai komersial tinggi dan potensi untuk meningkatkan penghasilan masyarakat. Kedua, penting untuk menganalisis rantai nilai NTFP secara mendalam, termasuk proses pengumpulan, pengolahan, dan pemasaran. Dengan memahami dinamika rantai nilai ini, dapat dikembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan akses pasar dan harga yang lebih baik bagi para pelaku NTFP. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan kebijakan dan regulasi yang mendukung NTFP. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan kerangka kebijakan yang ada, memastikan perlindungan hak-hak masyarakat setempat, dan mempromosikan praktik pengelolaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan strategi yang komprehensif untuk mempromosikan NTFP sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi masyarakat pedesaan di India.

  1. DOI Name 10.17528 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 33z crossref desc 45z center... doi.org///10.17528DOI Name 10 17528 Values doi name values index type timestamp data hs serv 33z crossref desc 45z center doi 10 17528
  2. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1755-1315/921/1/012079Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1755 1315 921 1 012079
Read online
File size1.11 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test