Tel-UTel-U

JURNAL RUPAJURNAL RUPA

Menalar Khayal (Reasoning the Imagination) adalah sebuah proyek seni yang berupaya menggabungkan proses fiksi (khayalan) dan ilmiah (penalaran) untuk menciptakan serangkaian karya seni yang mengilustrasikan studi fiktif mengenai makhluk bernama Megaptera novalevitae, seekor ikan paus terbang fiktif. Proses menalar khayalan dilakukan secara bolak-balik dan memengaruhi penciptaan karya seni. Konfigurasi karya seni dalam proyek ini berupaya menggambarkan gagasan tentang makhluk fiktif tersebut, lalu menggabungkannya dengan visual yang mengingatkan pada ilustrasi dari buku pelajaran atau buku ilmiah. Pendekatan ini dipilih untuk menyerap audiens ke dalam dunia paus fiktif dan mengembangkan imajinasi serta narasi mereka tentang makhluk tersebut. Proyek ini menggunakan media konvensional seperti gambar, cetak, dan patung untuk merepresentasikan imajinasi yang dipadukan dengan metode ilmiah agar lebih logis dan meyakinkan.

Proyek Menalar Khayal menunjukkan bahwa integrasi antara imajinasi dan penalaran dalam proses berkarya seni dapat menghasilkan narasi yang kaya dan meyakinkan.Dengan menggunakan media konvensional seperti gambar, cetak, dan patung, karya ini berhasil menciptakan ilusi studi ilmiah fiktif mengenai paus terbang Megaptera novalevitae.Proyek ini membuka potensi kolaborasi antara seni dan sains tanpa bergantung pada teknologi mutakhir, serta mengajak audiens untuk berimajinasi sekaligus mempertanyakan batas antara fakta dan fiksi.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana karya seni dengan pendekatan ilmiah semu memengaruhi persepsi publik terhadap isu lingkungan, misalnya dengan menguji apakah ilustrasi makhluk fiktif yang mengalami mutasi akibat polusi mampu meningkatkan kesadaran lingkungan dibandingkan narasi langsung. Kedua, perlu dikaji bagaimana teknik manual seperti gambar tangan dan cetak etching membentuk kredibilitas visual karya seni dibandingkan media digital, terutama dalam konteks pendidikan atau penyampaian ilmu pengetahuan secara kreatif. Ketiga, dapat dikembangkan studi tentang respons audiens terhadap karya seni yang sengaja membingkai batas antara fakta dan fiksi, untuk memahami sejauh mana imajinasi dapat digunakan sebagai alat kritik sosial yang efektif tanpa kehilangan daya tarik estetikanya, serta bagaimana hal ini bisa diterapkan pada isu-isu kontemporer lain seperti perubahan iklim atau kelestarian hayati.

  1. Menalar Khayal: Reasoning the Imagination | JURNAL RUPA. menalar khayal reasoning imagination jurnal... journals.telkomuniversity.ac.id/rupa/article/view/5970Menalar Khayal Reasoning the Imagination JURNAL RUPA menalar khayal reasoning imagination jurnal journals telkomuniversity ac rupa article view 5970
Read online
File size2.17 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test