UBBGUBBG

Journal of Education, Language, Arts, Multicultural, and ExpressionJournal of Education, Language, Arts, Multicultural, and Expression

Acehnese literature adalah warisan budaya yang merefleksikan nilai-nilai tradisional, religiositas, dan kebijaksanaan lokal masyarakat Aceh, yang diwariskan dari generasi ke generasi melalui bahasa dan tradisi lisan serta tulisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka. Teknik pengumpulan data meliputi identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra Aceh sangat penting bagi perkembangan dan pemeliharaan identitas budaya masyarakat Aceh. Nilai-nilai tradisional, keyakinan agama, konvensi sosial, dan kebijaksanaan lokal diwariskan dari generasi ke generasi melalui berbagai genre sastra lisan, seperti hikayat (cerita rakyat), syair (puisi), panton (pertunjukan), dan hiem (cerita rakyat). Selain sebagai karya seni, sastra Aceh memfasilitasi transmisi budaya dan pembentukan identitas. Untuk melestarikan kontinuitas identitas budaya Aceh di tengah globalisasi dan modernitas, pendidikan, kebijakan budaya, dan penggunaan media digital harus berkontribusi dalam melestarikan sastra Aceh.

Berdasarkan hasil tinjauan pustaka, dapat disimpulkan bahwa sastra Aceh memainkan peran penting dalam pembentukan dan penguatan identitas budaya masyarakat Aceh.Sastra lisan Aceh seperti hikayat, syair, pantôn, dan hiem berfungsi sebagai media untuk meneruskan nilai-nilai tradisional, keyakinan agama, norma sosial, dan kebijaksanaan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi melalui penggunaan bahasa Aceh sebagai penanda identitas kolektif.Representasi nilai-nilai budaya, simbol Aceh, dan pandangan hidup masyarakat dalam karya sastra menunjukkan bahwa sastra Aceh tidak hanya berfungsi sebagai karya estetika, tetapi juga sebagai refleksi identitas dan sarana untuk meningkatkan kesadaran budaya.Di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi yang mempengaruhi penggunaan bahasa dan minat generasi muda, sastra Aceh tetap relevan ketika disesuaikan melalui pendidikan, kegiatan budaya, dan penggunaan media digital.Dengan dukungan berbagai pihak, sastra Aceh dapat terus berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan identitas budaya masyarakat Aceh di masa kini dan masa depan.Disarankan agar pelestarian sastra Aceh diperkuat melalui pendidikan, kebijakan budaya, dan penggunaan media digital dengan melibatkan masyarakat dan generasi muda sebagai upaya untuk menjaga keberlanjutan identitas budaya Aceh.

Untuk menjaga keberlanjutan identitas budaya Aceh, penting bagi pemerintah Aceh untuk memainkan peran aktif dalam mempromosikan penggunaan bahasa Aceh di lingkungan sosial, pendidikan, dan budaya. Selain itu, strategi revitalisasi bahasa melalui media digital dapat menjadi solusi adaptif dalam menghadapi ancaman pergeseran bahasa Aceh akibat dominasi bahasa nasional dan globalisasi. Pelestarian sastra Aceh melalui pendidikan, kegiatan budaya, dan penggunaan media digital merupakan strategi krusial dalam menjaga eksistensi sastra Aceh. Dengan pendekatan yang tepat, sastra Aceh tidak hanya akan bertahan, tetapi juga berkontribusi secara berkelanjutan dalam membentuk dan memperkuat identitas budaya masyarakat Aceh di tengah arus perubahan sosial.

  1. Local Wisdom of Kenduri Blang in Acehnese Society: Sociological Analysis of Human Ecology through a Functional... talenta.usu.ac.id/tmh/article/view/15780Local Wisdom of Kenduri Blang in Acehnese Society Sociological Analysis of Human Ecology through a Functional talenta usu ac tmh article view 15780
  2. Ekspresi dan Makna Identitas Kultural Orang Aceh di Kota Padang dalam Perspektif Interaksionisme Simbolik... publikasi.unitri.ac.id/index.php/fisip/article/view/3155Ekspresi dan Makna Identitas Kultural Orang Aceh di Kota Padang dalam Perspektif Interaksionisme Simbolik publikasi unitri ac index php fisip article view 3155
  3. Cultural Shifts in the Use of Acehnese Language in Community Interactions in Banda Aceh City | BELIEF:... doi.org/10.30983/belief.v2i1.8536Cultural Shifts in the Use of Acehnese Language in Community Interactions in Banda Aceh City BELIEF doi 10 30983 belief v2i1 8536
Read online
File size354.02 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test