UNUPASURUANUNUPASURUAN

Tasharruf : Journal of Islamic Economics and BusinessTasharruf : Journal of Islamic Economics and Business

Gangguan yang ditimbulkan oleh perusahaan teknologi keuangan (FinTech) telah memberikan tekanan besar pada industri perbankan untuk mentransformasi budaya organisasinya agar tetap relevan dan kompetitif. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi adaptasi budaya yang efektif dalam menghadapi ekosistem keuangan digital yang berkembang pesat. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (SLR) dengan menganalisis jurnal yang ditinjau sejawat, laporan lembaga perbankan, dan literatur manajemen yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik triangulasi di berbagai sumber. Hasil delapan dimensi kunci transformasi budaya diidentifikasi, yang meliputi pergeseran struktural menuju model kerja yang lincah, pengambilan keputusan berbasis data, komunikasi transparan, toleransi terhadap kegagalan inovatif, orientasi layanan yang berpusat pada pengguna, kepemimpinan yang suportif, lingkungan kerja terbuka, dan sistem penghargaan berbasis inovasi. Kesimpulan transformasi budaya organisasi adalah.

Transformasi budaya organisasi merupakan prasyarat penting bagi keberhasilan transformasi digital perbankan, di mana strategi seperti pergeseran struktural menuju kerja lincah, pengambilan keputusan berbasis data, dan kepemimpinan suportif terbukti efektif mengubah institusi yang sebelumnya kaku menjadi dinamis.Perubahan sikap terhadap risiko, budaya belajar dari kegagalan, lingkungan kerja yang terbuka, serta sistem penghargaan yang adil diperlukan untuk meningkatkan kreativitas dan retensi talenta, sementara kolaborasi dengan FinTech mempercepat inovasi tanpa mengorbankan keamanan dan kepercayaan nasabah.bank harus terus beradaptasi dengan teknologi baru seperti AI, blockchain, dan sistem keuangan terdesentralisasi, dengan komitmen kuat dari manajemen hingga staf operasional untuk memastikan keberlanjutan perubahan.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan dan memvalidasi instrumen pengukuran kesehatan budaya organisasi di sektor perbankan, dengan memperhatikan dimensi keselamatan psikologis, frekuensi berbagi pengetahuan, dan kualitas kolaborasi lintas fungsi; selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi dampak model kemitraan antara bank Indonesia dan perusahaan FinTech terhadap proses transformasi budaya, khususnya mekanisme transfer pengetahuan dan persepsi karyawan terhadap inovasi; terakhir, penelitian longitudinal dapat menilai efek penerapan struktur kerja agile pada kinerja karyawan dan kepuasan nasabah pada berbagai ukuran bank, untuk memahami konsistensi manfaat budaya agile dalam jangka panjang.

  1. At-Tadbir : jurnal ilmiah manajemen. implikasi budaya organisasi kepemimpinan kinerja karyawan bank bri... ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/jurnalattadbir/article/view/4492At Tadbir jurnal ilmiah manajemen implikasi budaya organisasi kepemimpinan kinerja karyawan bank bri ojs uniska bjm ac index php jurnalattadbir article view 4492
  2. Organizational Culture Adaptation in Banking Workplaces in the FinTech Era: A Systematic Review of Transformation... ejournal.unupasuruan.ac.id/index.php/tasharruf/article/view/1309Organizational Culture Adaptation in Banking Workplaces in the FinTech Era A Systematic Review of Transformation ejournal unupasuruan ac index php tasharruf article view 1309
Read online
File size367.19 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test