UNUPASURUANUNUPASURUAN

Tasharruf : Journal of Islamic Economics and BusinessTasharruf : Journal of Islamic Economics and Business

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk industri keuangan syariah di Indonesia. Akuntansi syariah sebagai sistem pelaporan keuangan berbasis nilai Islam dituntut untuk beradaptasi dengan transformasi digital guna mempertahankan relevansinya. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana transformasi digital memengaruhi praktik akuntansi syariah serta mengkaji kontribusinya terhadap peningkatan transparansi dan kepercayaan publik pada lembaga keuangan syariah. Metode yang digunakan adalah kajian literatur deskriptif‑konseptual dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, regulasi, dan laporan resmi lembaga terkait periode 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa adopsi teknologi seperti blockchain, kecerdasan buatan, dan komputasi awan secara signifikan meningkatkan akurasi, aksesibilitas, dan ketepatan waktu pelaporan keuangan syariah. Transparansi yang meningkat melalui digitalisasi terbukti berkontribusi positif terhadap kepercayaan publik pada lembaga keuangan syariah. Namun demikian, tantangan berupa kesiapan sumber daya manusia, kesenjangan regulasi, dan literasi digital masyarakat masih perlu diatasi secara sistemis.

Transformasi digital dalam akuntansi syariah merupakan keniscayaan strategis yang selaras dengan nilai Islam tentang kejujuran, keadilan, dan pertanggungjawaban, dengan adopsi blockchain, kecerdasan buatan, dan komputasi awan secara signifikan meningkatkan akurasi, aksesibilitas, dan ketepatan waktu pelaporan keuangan syariah di Indonesia.Digitalisasi meningkatkan transparansi dan memperkuat kepercayaan publik, dimana blockchain menjamin integritas data sesuai prinsip amanah, dan AI memperkuat pengawasan kepatuhan syariah secara otomatis.Namun, manfaat tersebut belum dapat dirasakan secara merata karena kesenjangan kompetensi SDM, infrastruktur teknologi pada lembaga kecil, regulasi yang belum memadai, rendahnya literasi digital masyarakat, serta ancaman keamanan siber yang harus diatasi secara sistematis.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) sejauh mana program literasi digital bagi masyarakat umum meningkatkan pemahaman dan kepercayaan terhadap laporan keuangan syariah yang dipublikasikan secara digital, dengan menggunakan pendekatan survei dan eksperimen lapangan; (2) pengembangan kerangka pelatihan terstruktur bagi sumber daya manusia di lembaga keuangan syariah skala kecil untuk meningkatkan kompetensi penggunaan teknologi blockchain, kecerdasan buatan, dan komputasi awan, serta evaluasi dampaknya terhadap kualitas pelaporan; serta (3) perancangan model manajemen risiko keamanan siber khusus untuk sistem akuntansi digital syariah, yang mengintegrasikan prosedur mitigasi teknis dan kebijakan regulasi, dan diuji coba pada beberapa institusi keuangan syariah untuk menilai efektivitasnya dalam melindungi integritas data serta meningkatkan kepercayaan publik.

  1. Peran Lembaga Keuangan Syariah dalam Industri Halal sudut Pandang Maqosid Syariah | Tasharruf : Journal... doi.org/10.55757/tasharruf.v3i1.88Peran Lembaga Keuangan Syariah dalam Industri Halal sudut Pandang Maqosid Syariah Tasharruf Journal doi 10 55757 tasharruf v3i1 88
  2. Transformasi Akuntansi Syariah di Era Digital sebagai Landasan Transparansi dan Kepercayaan Publik terhadap... ejournal.unupasuruan.ac.id/index.php/tasharruf/article/view/1271Transformasi Akuntansi Syariah di Era Digital sebagai Landasan Transparansi dan Kepercayaan Publik terhadap ejournal unupasuruan ac index php tasharruf article view 1271
Read online
File size315.21 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test