UNSURUNSUR
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan PembelajarannyaDinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan PembelajarannyaArtikel ini mendeskripsikan bentuk ekletisisme, ironi, dan parodi dalam novel Amore: By Your Side menggunakan teori pascamodernisme Jean Francois Lyotard. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis teks novel berdasarkan aspek-aspek pascamodern. Hasil penelitian menunjukkan ekletisisme hadir melalui tiga bentuk yakni ekletisisme sebagai pluralitas referensi musik global, ekletisisme melalui perpaduan budaya global dalam gaya hidup, hingga ekletisisme dalam pluralitas permainan bahasa berupa gaya komunikasi tokoh-tokohnya yang sering memadukan bahasa Indonesia dengan bahasa asing seperti Inggris dan Prancis. Bentuk aspek ironi hadir dalam dua bentuk, yaitu ironi yang berkaitan dengan kontradiksi harapan dan kenyataan, serta ironi cinta dan ketidakpastian perasaan yang mencerminkan ambiguitas kehidupan pascamodern. Adapun bentuk aspek parodi muncul melalui bentuk parodi terhadap romansa percintaan dan parodi kehidupan sosial yang disajikan secara reflektif, humor dan jenaka. Secara keseluruhan, ketiga aspek ini menunjukkan bahwa novel Amore: By Your Side merepresentasikan semangat pascamodernisme Lyotard, yakni pluralitas makna, penolakan terhadap kebenaran tunggal, dan perayaan terhadap keberagaman budaya serta bentuk ekspresi.
By Your Side karya Bulan Nosarios menggambarkan estetika pascamodern melalui tiga aspek utama, yakni bentuk ekletisisme, ironi, dan parodi.Ketiga aspek sentral dalam pascamodernisme ini menjadi strategi naratif yang menegaskan keruntuhan narasi besar atau metanarasi sebagaimana dikemukakan oleh Lyotard.Pertama, bentuk aspek ekletisisme dalam novel ini hadir melalui tiga bentuk ekletisisme yakni ekletisisme sebagai pluralitas referensi musik global, ekletisisme melalui perpaduan budaya global dalam gaya hidup, hingga ekletisisme dalam pluralitas permainan bahasa berupa gaya komunikasi tokoh-tokohnya yang sering memadukan bahasa Indonesia dengan bahasa asing seperti Inggris dan Prancis.Ketiga bentuk ekletisisme tersebut secara kolektif merepresentasikan semangat pluralitas dan keterbukaan budaya yang menjadi khas pascamodernisme.Tokoh-tokohnya bebas menggemari, meminjam, memadukan, dan menafsir ulang berbagai simbol budaya sesuai kebutuhan dan selera, yang menggambarkan runtuhnya metanarasi tunggal dan lahirnya identitas kultural yang cair serta plural sebagaimana prinsip dasar pascamodernisme Lyotard.Kedua, bentuk aspek ironi dalam novel ini muncul dalam dua bentuk utama, yakni ironi harapan dan kenyataan serta ironi cinta dan ketidakpastian perasaan.Ironi harapan dan kenyataan menggambarkan ketidaksesuaian antara keinginan tokoh dan realitas serta ketidakpastian hidup yang mereka hadapi.Kemudian, ironi cinta dan ketidakpastian perasaan ini muncul dari dinamika emosional para tokoh yang terjebak dalam ambiguitas antara cinta, harapan, dan keterikatan, di mana cinta yang seharusnya membawa kejelasan dan kebahagiaan justru menghadirkan kebingungan, keraguan, bahkan penderitaan.Melalui bentuk ironi harapan dan kenyataan serta ironi cinta ketidakpastian perasaan, mencerminkan dunia pascamodern yang cair, ambigu, dan penuh paradoks di mana kebenaran tidak pernah utuh dan makna selalu bersifat sementara.Ketiga, bentuk aspek parodi dalam novel hadir melalui dua bentuk utama yakni parodi terhadap romansa percintaan dan parodi terhadap kehidupan sosial.Bentuk parodi terhadap romansa percintaan memperlihatkan parodi romansa yang hadir melalui pembelokan gaya bahasa cinta menjadi lucu, adegan romantis seperti lamaran dan pengakuan cinta digambarkan menjadi candaan humor.Kemudian bentuk parodi terhadap kehidupan sosial memperlihatkan pembelokan terhadap kebiasaan sehari-hari, relasi keluarga, dan gaya komunikasi masyarakat urban melalui humor dan idiom populer.Melalui parodi terhadap romansa percintaan dan kehidupan sosial novel ini menghadirkan humor, sarkasme, dan permainan bahasa yang mencairkan nilai-nilai serius dalam wacana cinta, keluarga, dan masyarakat urban.
Penelitian lanjutan dapat berfokus pada analisis lebih mendalam tentang bagaimana aspek ekletisisme, ironi, dan parodi dalam novel Amore: By Your Side merefleksikan dinamika budaya dan identitas dalam masyarakat urban kontemporer. Bagaimana novel ini merepresentasikan pergeseran nilai-nilai sosial, estetika, dan ekspresi diri dalam konteks urban yang semakin beragam dan terfragmentasi? Apakah ada hubungan antara aspek-aspek pascamodernisme dalam novel ini dengan fenomena sosial dan budaya yang terjadi di luar teks, seperti perubahan gaya hidup, konsumsi budaya populer, dan perkembangan teknologi komunikasi? Bagaimana novel ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran dan refleksi bagi pembaca muda dalam memahami kompleksitas kehidupan modern dan merayakan keberagaman budaya dan ekspresi diri?.
| File size | 869.28 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Kondisi ini semakin serius ketika konten yang bersifat emosional justru lebih cepat menyebar daripada informasi faktual, terlebih karena penyebarannyaKondisi ini semakin serius ketika konten yang bersifat emosional justru lebih cepat menyebar daripada informasi faktual, terlebih karena penyebarannya
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Dalam proses ini peneliti menggunakan pendekatan kajian stilistika dengan mengkaji tentang penggunaan bahasa dan gaya bahasa di dalam karya kesusastraanDalam proses ini peneliti menggunakan pendekatan kajian stilistika dengan mengkaji tentang penggunaan bahasa dan gaya bahasa di dalam karya kesusastraan
STITMAKRIFATULILMISTITMAKRIFATULILMI Sedangkan bahasa menurut kamus besar Bahasa Indonesia bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakatSedangkan bahasa menurut kamus besar Bahasa Indonesia bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat
UNISDAUNISDA Sampel penelitian adalah siswa kelas 4-6 di SD Negeri 4 Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, yang dipilih secara purposif berdasarkan keaktifanSampel penelitian adalah siswa kelas 4-6 di SD Negeri 4 Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, yang dipilih secara purposif berdasarkan keaktifan
UMPUMP Rezim sociolinguistik mendominasi definisi bahasa, sehingga perbedaan antara language community dan speech community menjadi jelas. yang pertama memegangRezim sociolinguistik mendominasi definisi bahasa, sehingga perbedaan antara language community dan speech community menjadi jelas. yang pertama memegang
UPIUPI Namun, diyakini bahwa informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dapat disediakan denganNamun, diyakini bahwa informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dapat disediakan dengan
4141 Perbankan syariah harus melakukan sejumlah langkah, termasuk merekrut, memilih, merencanakan, dan mengevaluasi personel, untuk meningkatkan kualitas sumberPerbankan syariah harus melakukan sejumlah langkah, termasuk merekrut, memilih, merencanakan, dan mengevaluasi personel, untuk meningkatkan kualitas sumber
DIGLOSIA UNMULDIGLOSIA UNMUL Diharapkan dengan penelitian ini dapat mendalami serta menggali nilai-nilai kearifan lokal yang ada dalam masyarakat Dayak Benuaq. Jenis penelitian iniDiharapkan dengan penelitian ini dapat mendalami serta menggali nilai-nilai kearifan lokal yang ada dalam masyarakat Dayak Benuaq. Jenis penelitian ini
Useful /
PHBPHB Perbedaan gender, terutama pada wanita yang mengalami menopause, juga tampaknya mempengaruhi kerentanan terhadap komplikasi diabetes. Secara keseluruhan,Perbedaan gender, terutama pada wanita yang mengalami menopause, juga tampaknya mempengaruhi kerentanan terhadap komplikasi diabetes. Secara keseluruhan,
UPERTISUPERTIS Penggunaan bahan alami sebagai alternatif pengobatan diabetes semakin menarik perhatian, salah satunya adalah ekstrak etil asetat buah asam kandis GarciniaPenggunaan bahan alami sebagai alternatif pengobatan diabetes semakin menarik perhatian, salah satunya adalah ekstrak etil asetat buah asam kandis Garcinia
UMPUMP Apresiasi sastra dapat diwujudkan dalam elemen menyimak, elemen membaca, dan elemen memirsa. Ekspresi sastra dapat diwujudkan dalam bentuk elemen membaca(-kan),Apresiasi sastra dapat diwujudkan dalam elemen menyimak, elemen membaca, dan elemen memirsa. Ekspresi sastra dapat diwujudkan dalam bentuk elemen membaca(-kan),
UMPUMP Selain itu, mahasiswa perlu dibekali nilai-nilai karakter seperti gotong royong, disiplin, peduli, saling menghargai, dan kerja sama, agar menjadi generasiSelain itu, mahasiswa perlu dibekali nilai-nilai karakter seperti gotong royong, disiplin, peduli, saling menghargai, dan kerja sama, agar menjadi generasi