4141

Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi ManajemenJurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya organisasi dalam menyelaraskan diri terhadap potensi kebijakan yang muncul akibat ketidaksiapan pengelolaan. Latar belakangnya adalah hilangnya paradigma dasar dalam pengelolaan organisasi yang sebelumnya berbasis pada strategi yang direncanakan. Pokok masalahnya adalah minimnya data dan ketidakpekaan organisasi dalam mengidentifikasi risiko serta hambatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis strategi penyelarasan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala ketidaksiapan dalam mengimplementasikan unsur dasar organisasi: masukan (perencanaan), proses (pelaksanaan), dan keluaran (hasil). Ketidaksesuaian dalam ketiga unsur ini mendorong organisasi membuat kebijakan tambahan sebagai penyeimbang. Semakin tinggi potensi kebijakan menunjukkan lemahnya pengelolaan organisasi, sedangkan potensi kebijakan yang rendah mencerminkan kesiapan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap organisasi.

Potensi kebijakan merupakan suatu bentuk gejala dari ketidaksiapan pengelola organisasi dalam mengimplementasikan unsur masukan yang terdiri dari perencanaan kegiatan yang akan dilaksanakan, unsur proses yang digunakan untuk menjalankan perencanaam kegiatan yang telah disepakati menuju hasil dan unsur keluaran merupakan suatu hasil yang dicapai.Ketidak sinkronan dari ketiga unsur tersebut akam dijembatani oleh sebuah kebijakan.Semakin tingginya potensi kebijakan yang terjadi merupakan indikator ketidakmampuan dalam pengelolaan organisasi dan Semakim kecil akan potensi kebijakan yang terjadi mencerminkan indikator dari kesiapan dalam pengelolaan organisasi yang berdampak terhadap naik ataupun turun tingkat kepercayaan terhadap pengelolaan organisasi.

Berdasarkan analisis paper, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi ketidakpekaan organisasi dalam mengidentifikasi risiko dan hambatan, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dimitigasi. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi penyelarasan organisasi dalam menghadapi potensi kebijakan, dengan fokus pada studi kasus organisasi yang berhasil dan kurang berhasil. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan model pengukuran tingkat kesiapan organisasi dalam mengelola kebijakan, yang dapat digunakan sebagai alat bantu bagi pengelola organisasi untuk mengevaluasi dan meningkatkan kinerja mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika pengelolaan organisasi dan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan efektivitas kebijakan.

Read online
File size185.68 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test