UNUPASURUANUNUPASURUAN

IJGME : International Journal of Games in Mathematics EducationIJGME : International Journal of Games in Mathematics Education

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi pembelajaran berbasis etnomatematika melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan literasi matematis siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan mixed methods dengan desain kuasi-eksperimen tipe nonequivalent control group yang melibatkan 60 siswa kelas V, masing-masing 30 siswa pada kelas eksperimen dan kontrol. Pembelajaran pada kelas eksperimen mengintegrasikan unsur budaya lokal seperti permainan tradisional, motif batik, dan pola anyaman ke dalam aktivitas matematis, sedangkan kelas kontrol menerima pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes literasi matematis (pretest–posttest), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan kemampuan literasi matematis yang meliputi aspek formulating, employing, dan interpreting dibandingkan kelas kontrol, ditunjukkan melalui nilai N-gain lebih tinggi serta perbedaan signifikan berdasarkan uji t. Analisis kualitatif mengungkapkan bahwa penggunaan konteks budaya meningkatkan keterlibatan siswa, memperjelas pemahaman konsep abstrak, mendorong komunikasi matematis, serta memperkuat koneksi antara matematika dan pengalaman nyata mereka. Temuan ini memperlihatkan bahwa pembelajaran berbasis etnomatematika dalam kerangka RME efektif digunakan sebagai strategi untuk memperkuat literasi matematis secara komprehensif di sekolah dasar. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan konseptual terkait model pembelajaran kontekstual berbasis budaya yang dapat diadaptasi di berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menjadi rekomendasi praktis bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang lebih bermakna dan relevan secara budaya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis etnomatematika efektif meningkatkan literasi matematis siswa sekolah dasar, terbukti dari analisis N‑gain dan uji t yang signifikan.Integrasi unsur budaya lokal memperkuat kemampuan siswa dalam merumuskan, menggunakan, dan menginterpretasikan konsep matematika serta meningkatkan pemahaman konseptual, penalaran, dan komunikasi matematika.Namun, implementasi masih menghadapi kendala seperti kesiapan guru, ketersediaan media, dan kurangnya panduan sistematis, sehingga diperlukan pelatihan guru serta pengembangan alat belajar yang berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana model pembelajaran berbasis etnomatematika dapat diskalakan dan diadaptasi di berbagai daerah dengan karakter budaya yang berbeda, sehingga dapat menguji keberlanjutan efektivitasnya pada konteks yang lebih luas. Selanjutnya, perlu dikembangkan modul pelatihan guru yang sistematis untuk mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam pembelajaran matematika, dan dilakukan evaluasi empiris mengenai dampak pelatihan tersebut terhadap kesiapan guru serta hasil belajar siswa. Terakhir, penelitian dapat merancang dan menguji media pembelajaran digital yang memadukan elemen etnomatematika dengan teknologi interaktif, untuk menilai pengaruh jangka panjang penggunaan media tersebut terhadap literasi matematis dan motivasi belajar siswa di sekolah dasar.

Read online
File size518.07 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test