UNJAUNJA
Edu-Sains : Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan AlamEdu-Sains : Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan AlamPengembangan PowerPoint ISpring Suite dengan pola pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluate). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk yang valid, praktis, dan efektif. Sumber data pada penelitian ini yaitu ahli media dan ahli materi sebagai sumber data uji kevalidan, guru kimia 1 orang serta peserta didik kelas XI MIPA 1 berjumlah 30 orang sebagai sumber data uji kepraktisan dan keefektifan. Instrumen kevalidan yaitu lembar validasi, kepraktisan yaitu angket respon guru dan peserta didik, serta keefektifan yaitu tes hasil belajar dan angket motivasi peserta didik dalam pembelajaran kimia. Hasil: (1) Uji validitas PowerPoint ISpring Suite dari ahli materi sebesar 3,72 dan ahli media sebesar 3,63 dengan kategori sangat valid, (2) rata-rata persentase kepraktisan berdasarkan angket respon peserta didik dan guru berturut-turut sebesar 77,29% dan 87,25% dengan kategori sangat praktis, 3) ketuntasan kelas dengan persentase 86,67% dengan peningkatan hasil belajar 17% dari 30% peserta didik yang tidak mencapai ketuntasan belajar kimia materi koloid serta peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran kimia dengan presentase rata-rata 5% per indikator. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa PowerPoint ISpring Suite yang dikembangkan dengan model ADDIE bersifat valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik.
Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu, PowerPoint ISpring Suite model Discovery Learning koloid dikembangan dengan pola ADDIE yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik.Selain itu powerpoint ISpring Suite model Discovery Learning memperoleh penilaian valid, praktis, dan keefektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil berajar.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan pengembangan lebih lanjut dengan mengintegrasikan elemen-elemen interaktif lainnya dalam PowerPoint ISpring Suite, seperti simulasi atau animasi interaktif. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas penggunaan media ini dalam meningkatkan pemahaman konsep-konsep kimia yang lebih kompleks. Terakhir, studi komparatif antara penggunaan PowerPoint ISpring Suite dengan metode pembelajaran tradisional dapat dilakukan untuk mengeksplorasi manfaat dan tantangan masing-masing pendekatan.
| File size | 569.07 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UBDUBD Setiap peningkatan satu satuan pengelolaan kelas meningkatkan minat belajar (koefisien regresi 0,723, persamaan Y = 24,33 0,723X) dan hasil uji‑t signifikanSetiap peningkatan satu satuan pengelolaan kelas meningkatkan minat belajar (koefisien regresi 0,723, persamaan Y = 24,33 0,723X) dan hasil uji‑t signifikan
UNIKASTPAULUSUNIKASTPAULUS Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan intensif yang melibatkan kolaborasi antara dosen PGSD Universitas Katolik Indonesia Santu PaulusMetode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan intensif yang melibatkan kolaborasi antara dosen PGSD Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus
UNIKASTPAULUSUNIKASTPAULUS Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor rata-rataData dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor rata-rata
STMIKSZNWSTMIKSZNW Meskipun belum diuji kepada siswa secara langsung, hasil ini menunjukkan bahwa game edukatif Tenses Match-Up memiliki potensi untuk mendukung pembelajaranMeskipun belum diuji kepada siswa secara langsung, hasil ini menunjukkan bahwa game edukatif Tenses Match-Up memiliki potensi untuk mendukung pembelajaran
IKHACIKHAC Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respons guru dan siswa, serta tes (pretest–posttest), kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatifData dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respons guru dan siswa, serta tes (pretest–posttest), kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif
IKHACIKHAC Meski demikian, studi ini juga menekankan pentingnya pengembangan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatanMeski demikian, studi ini juga menekankan pentingnya pengembangan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan
UBDUBD Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa faktor‑faktor penghambat penerapanTeknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa faktor‑faktor penghambat penerapan
IKHACIKHAC Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di sekolah yang telahMenggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di sekolah yang telah
Useful /
UBDUBD Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung = 5,413 selanjutnya nilai thitung dikonfirmasikan pada nilaiHasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung = 5,413 selanjutnya nilai thitung dikonfirmasikan pada nilai
AKADEMITNIALAKADEMITNIAL Latihan praktek KJK 2023 bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kecakapan sebagai bekal awal menjadi perwira TNI AL sekaligus pembentukan karakterLatihan praktek KJK 2023 bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kecakapan sebagai bekal awal menjadi perwira TNI AL sekaligus pembentukan karakter
UKITORAJAUKITORAJA Analisis data dilakukan melalui content analisis dan tematik analisis, untuk menemukan pola temuan, hubungan konsep, serta tema-tema-tema utama yang relevan.Analisis data dilakukan melalui content analisis dan tematik analisis, untuk menemukan pola temuan, hubungan konsep, serta tema-tema-tema utama yang relevan.
UNJAUNJA sementara kombinasi dua gaya yang sering ditemukan adalah visual-individual dan visual-sosial. Keberagaman gaya belajar ini menekankan pentingnya variasisementara kombinasi dua gaya yang sering ditemukan adalah visual-individual dan visual-sosial. Keberagaman gaya belajar ini menekankan pentingnya variasi