UBUB

Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral ResearchJournal of Psychiatry Psychology and Behavioral Research

Latar belakang: Distres mental pada kehamilan masih kurang dilaporkan karena gejalanya mirip dengan perubahan fisiologis kehamilan. Sebagian besar wanita dengan riwayat gangguan kepribadian melaporkan distres mental yang dapat memicu niat bunuh diri dan upaya menyakiti diri selama kehamilan. Tujuan: Mengidentifikasi faktor‑faktor ancaman perilaku menyakiti diri pada wanita hamil dengan riwayat gangguan kepribadian. Metode: Penelitian ini melakukan pencarian literatur mengenai wanita hamil yang memiliki riwayat gangguan kepribadian, riwayat keguguran, penggunaan rokok, disfungsi maternal, remaja, serta depresi selama kehamilan yang berisiko melakukan upaya bunuh diri atau menyakiti diri. Hasil: Risiko menyakiti diri pada wanita hamil melibatkan konsekuensi buruk tidak hanya berupa bunuh diri tetapi juga pembunuhan. Menyakiti diri dapat dipicu oleh gejala depresi sebelum dan sesudah melahirkan, kondisi ekonomi, dukungan sosial, pengalaman traumatis fisik dan seksual pada masa kanak‑kanak, kondisi mental, tingkat pendidikan, usia, dan komunikasi sosial. Intervensi perlu dilakukan sesegera‑nya dengan merujuk ke psikiater serta melakukan konsultasi‑liaison psychiatry bila ditemukan komorbiditas yang dapat mengganggu perkembangan kehamilan. Kesimpulan: Menyakiti diri pada wanita hamil dengan gangguan kepribadian dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, baik yang berasal dari gangguan kepribadian itu sendiri maupun stresor eksternal yang dapat memicu impulsivitas; konsultasi‑liaison psychiatry harus dipertimbangkan dan dirujuk bila terdapat bukti kebutuhan psikiatri darurat.

Menyakiti diri pada wanita hamil dengan gangguan kepribadian dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, tidak hanya dari gangguan kepribadian itu sendiri tetapi juga stresor lain yang dapat memicu perilaku impulsif.Oleh karena itu, konsultasi‑liaison psychiatry perlu dilaksanakan dan dirujuk apabila klinisi menemukan bukti kebutuhan psikiatri darurat.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas intervensi konsultasi‑liaison psychiatry secara dini dalam mengurangi insiden menyakiti diri pada wanita hamil dengan gangguan kepribadian, dengan mengukur perubahan frekuensi perilaku menyakiti diri sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, diperlukan kajian yang mengeksplorasi peran faktor sosial‑ekonomi serta jaringan dukungan sosial sebagai moderator hubungan antara gangguan kepribadian dan risiko menyakiti diri selama kehamilan, sehingga dapat diidentifikasi variabel‑variabel protektif yang memperkecil risiko. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menyelidiki dampak tipe trauma masa kanak‑kanak yang spesifik (fisik versus seksual) terhadap impulsivitas dan perilaku menyakiti diri pada wanita hamil dengan gangguan kepribadian, untuk memahami mekanisme psikologis yang mendasari dan mengembangkan strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran.

  1. SELF-HARM RISK IN PREGNANT WOMEN WITH PERSONALITY DISORDER | Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral... jppbr.ub.ac.id/index.php/jppbr/article/view/65SELF HARM RISK IN PREGNANT WOMEN WITH PERSONALITY DISORDER Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral jppbr ub ac index php jppbr article view 65
Read online
File size146.13 KB
Pages3
DMCAReport

Related /

ads-block-test