PANCABHAKTIPANCABHAKTI
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti LampungJurnal Kesehatan Panca Bhakti LampungHalusinasi adalah pengalaman atau respon yang salah terhadap stimulasi sensorik. Salah satu penatalaksanaan halusinasi adalah terapi okupasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi gejala halusinasi pendengaran pada pasien halusinasi pendengaran. Menggunakan desain kuasi eksperimen pre-post test tanpa kontrol grup. Sejumlah 27 sampel dipilih dengan teknik total sampling, menggunakan instrumen yang valid dan reliabel. Analisis menggunakan dependent t test. Hasil penelitian menunjukkan gejala halusinasi menurun setelah diberikan terapi okupasi (p-value < α 0,05), frekuensi gejala halusinasi pendengaran yang dialami klien halusinasi pendengaran sebelum diberikan terapi okupasi paling banyak dalam kategori sedang (51,9%). Setelah diberikan terapi okupasi gejala halusinasi pendengaran paling banyak dalam kategori ringan (44,4%). Terapi okupasi direkomendasikan untuk mengatasi halusinasi pada klien halusinasi pendengaran.
Karakteristik klien dengan gejala halusinasi pendengaran paling banyak pada usia 21-40 tahun, jenis kelamin laki-laki, dan lama dirawat 1-5 tahun.Distribusi frekuensi gejala halusinasi pendengaran sebelum terapi okupasi lebih tinggi dalam kategori sedang, sedangkan setelah terapi lebih tinggi dalam kategori ringan.Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terapi okupasi terhadap gejala halusinasi pendengaran pada pasien halusinasi pendengaran rawat inap di Yayasan Aulia Rahma Kemiling, Bandar Lampung Tahun 2018.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan efektivitas terapi okupasi dengan metode penanganan halusinasi lainnya. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman subjektif pasien selama menjalani terapi okupasi, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat keberhasilan terapi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada jenis-jenis terapi okupasi yang lebih spesifik, seperti terapi seni atau terapi musik, untuk mengetahui jenis terapi mana yang paling efektif dalam mengurangi gejala halusinasi pendengaran pada pasien dengan karakteristik yang berbeda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran terapi okupasi dalam penanganan halusinasi pendengaran dan meningkatkan kualitas hidup pasien gangguan jiwa.
| File size | 171.7 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMUCISSTIKESMUCIS Jenis intervensi yang diberikan adalah inhalasi aromaterapi lavender selama tiga hari mulai dari 31 Mei hingga 2 Juni 2023 dan intensitas nyeri yang dirasakanJenis intervensi yang diberikan adalah inhalasi aromaterapi lavender selama tiga hari mulai dari 31 Mei hingga 2 Juni 2023 dan intensitas nyeri yang dirasakan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Usia lanjut atau lanjut usia bukanlah suatu penyakit, meskipun hal tersebut dapat menimbulkan masalah sosial. Di beberapa negara, terutama di negara-negaraUsia lanjut atau lanjut usia bukanlah suatu penyakit, meskipun hal tersebut dapat menimbulkan masalah sosial. Di beberapa negara, terutama di negara-negara
ICIICI Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan diberikan terapi musik dangdut. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 28 orang. Data iniPengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan diberikan terapi musik dangdut. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 28 orang. Data ini
UMSBUMSB Latar Belakang: Pengukuran kinerja penting untuk menilai efektivitas dan efisiensi operasional rumah sakit. Observasi awal menunjukan bahwa terdapat karyawanLatar Belakang: Pengukuran kinerja penting untuk menilai efektivitas dan efisiensi operasional rumah sakit. Observasi awal menunjukan bahwa terdapat karyawan
UMSBUMSB Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 63 responden, sebanyak 61 responden (96,1%) memiliki pengetahuan baik tentang SDKI, SIKI dan SLKI. SedangkanHasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 63 responden, sebanyak 61 responden (96,1%) memiliki pengetahuan baik tentang SDKI, SIKI dan SLKI. Sedangkan
UMSBUMSB Dari analisis Chi-Square yang dilakukan terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara cedera dada dengan jenis kelamin yang memiliki nilaiDari analisis Chi-Square yang dilakukan terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara cedera dada dengan jenis kelamin yang memiliki nilai
UMSBUMSB Yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi tanpa kelompok kontrol. Terdapat dua kelompok intervensi, yaitu kelompok yangYaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi tanpa kelompok kontrol. Terdapat dua kelompok intervensi, yaitu kelompok yang
UMSBUMSB Metode Penelitian: yang digunakan adalah Quasy Experiment khususnya pretest-posttest design. Yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukanMetode Penelitian: yang digunakan adalah Quasy Experiment khususnya pretest-posttest design. Yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukan
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Dengan memahami langkah-langkah utama BLS, masyarakat dapat memberikan intervensi awal yang tepat sebelum bantuan medis tiba. Secara keseluruhan, pelatihanDengan memahami langkah-langkah utama BLS, masyarakat dapat memberikan intervensi awal yang tepat sebelum bantuan medis tiba. Secara keseluruhan, pelatihan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Sosialisasi tentang Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) sangat penting dilakukan di masyarakat Kelurahan Babura untuk memberikan pemahaman yangSosialisasi tentang Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) sangat penting dilakukan di masyarakat Kelurahan Babura untuk memberikan pemahaman yang
SARI MUTIARASARI MUTIARA Dalam hal pemberian perlindungan anak yang terkena kekerasan, sebaiknya diperlukan perlindungan kepada anak-anak yang telah mengalami kekerasan tersebut.Dalam hal pemberian perlindungan anak yang terkena kekerasan, sebaiknya diperlukan perlindungan kepada anak-anak yang telah mengalami kekerasan tersebut.
SARI MUTIARASARI MUTIARA Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,01). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan keluarga efektif dalam meningkatkanUji t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,01). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan keluarga efektif dalam meningkatkan