FKIP UWGMFKIP UWGM

Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia DiniJurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini

Bermain yang bermakna merupakan suatu kegiatan yang dapat menstimulasi setiap perkembangan anak serta dapat mewujudkan perkembangan anak yang lebih optimal. Merdeka bermain pada kurikulum merdeka hadir sebagai sarana untuk mewujudkan bermain yang bermakna baik anak usia dini di satuan PAUD. Konsep merdeka bermain memiliki arti bahwa arti bentuk kegiatan yang dipilih hendaknya dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi anak. Dalam implementasinya tercatat 58% satuan PAUD di Indonesia telah menerapkan merdeka bermain. Akan tetapi apakah konsep merdeka bermain sudah terimplementasi dengan baik dan mewujudkan bermain yang bermakna bagi anak? Maka atas hal tersebutlah penelitian ini dilakukan, yang bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait implementasi makna merdeka pada konsep merdeka bermain dalam pembelajaran di satuan pendidikan.

Merdeka bermain merupakan suatu konsep dalam kurikulum merdeka yang bertujuan untuk mewujudkan lingkungan bermain yang bermakna bagi anak.Merdeka merupakan tujuan pendidikan sekaligus prinsip yang melandasi strategi untuk mencapai tujuan pendidikan.Konsep merdeka bermain pada kurikulum merdeka juga sejalan dengan teori bermain kontemporer diantaranya teori belajar modulasi, metakomunikatif, serta psikoanalitik.Secara konsep merdeka bermain merupakan konsep yang ideal untuk meujudkan lingkungan bermain yang bermakna bagi anak.Akan tetapi dalam implementasinya ternyata makna merdeka dalam merdeka bermain ini belum sepenuhnya terwujudkan.Hal ini disebabkan karena adanya berbagai masalah diantaranya kurang memadainya media pembelajaran serta akses teknologi, kurangnya pemahaman guru, serta pembuatan perencanaan dan assessment terkadang masih tidak konsisten sehingga tujuan pembelajaran tidak terukur dengan baik.Maka jika makna merdeka tidak terwujud dalam pembelajaran dapat dipastikan hal ini akan berakibat pada tidak tercapainya tujuan belajar yang diharapkan yaitu terwujudya lingkungan bermain yang bermakna bagi anak.

Untuk mewujudkan konsep merdeka bermain yang sesungguhnya, perlu dilakukan perbaikan SDM yang meliputi peningkatan kompetensi guru, penyediaan media pembelajaran yang menunjang, dan akses teknologi yang memadai. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan dan sosialisasi yang lebih fokus pada pemahaman konsep merdeka bermain dan implementasinya. Dengan demikian, guru dan seluruh elemen pendidikan akan mampu memaknai arti dari merdeka dan merancang aktivitas yang memerdekakan anak dalam belajar, sehingga bermain di sekolah menjadi lebih bermakna bagi mereka.

  1. Pengembangan Model Pembelajaran dengan Permainan Tradisional Engklek Sebagai Sarana Stimulasi Perkembangan... doi.org/10.31004/obsesi.v1i2.19Pengembangan Model Pembelajaran dengan Permainan Tradisional Engklek Sebagai Sarana Stimulasi Perkembangan doi 10 31004 obsesi v1i2 19
  2. Pelaksanaan Kampus Mengajar Angkatan 1 Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Sekolah Dasar | Jurnal... doi.org/10.47668/pkwu.v9i1.221Pelaksanaan Kampus Mengajar Angkatan 1 Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Sekolah Dasar Jurnal doi 10 47668 pkwu v9i1 221
Read online
File size333 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test