FKIP UWGMFKIP UWGM

Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia DiniJurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini

Transformasi era 5.0 yang signifikan, menghadirkan tantangan serta peluang khususnya dalam dunia pendidikan. Disisi lain, inovasi dalam perkembangan informasi dan teknologi memerlukan adaptasi salah satunya melalui kecerdasan emosional sejak usia dini. Lingkungan sekitar anak memiliki peranan penting dalam pengembangan kecerdasan emosional anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah sekitar anak. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji penerapan pengembangan kecerdasan emosional anak melalui prophetic parenting dengan perspektif epistemologi di TK Muslimat NU 001 Ponorogo. Penelitian ini menggunakan jenis metode kualitatif melalui pendekatan field study, dengan teknik pengumpulan data meliputi tiga tahapan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber penelitian terdiri dari dua subjek yaitu sumber primer meliputi hasil data dilapangan dan teori dari buku, serta sumber sekunder dari artikel-artikel pendukung penelitian ini. Teknik analisis hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kecerdasan emosional pada anak meliputi tujuh karakteristik dari prophetic parenting yaitu menampilkan suri tauladan, mencari waktu yang tepat untuk memberi pengarahan, bersikap adil dan menyamakan pemberian, menunaikan hak anak, membelikan anak mainan atau reward, membantu anak mengerjakan ketaatan dan berbakti, serta tidak suka marah dan mencela anak. Kegiatan-kegiatan ini dilaksanakan melalui pembiasaan dan pengarahan anak ketika jam pembelajaran maupun diluar pembelajaran, serta kegiatan parenting bulanan bersama wali murid. Hal ini sejalan dengan sudut pandang filsafat epistemologi yang menjelaskan mulai asal-usul, proses, hasil dan arah pengetahuan serta konsep “pengada dan “mengada dalam pendidikan. Pengembangan kecerdasan emosional melalui prophetic parenting di TK Muslimat NU 001 Ponorogo sangat efektif, sistematis serta di rekomendasikan penulis sebagai acuan pendidik ataupun orangtua dalam mengenalkan dan mengajarkan kecerdasan emosional yang berpedoman Al-Quran dan Hadist.

Implementasi prophetic parenting di TK Muslimat NU 001 Ponorogo efektif dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak usia 5–6 tahun melalui tujuh karakteristik yang diterapkan baik dalam pembelajaran maupun di luar kelas.Kontribusi aktif orang tua dalam proses pembelajaran di rumah serta kegiatan parenting bersama memperkuat pengasuhan dan pembiasaan yang membantu anak mengontrol diri serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.Pendekatan ini selaras dengan perspektif filsafat epistemologi yang menekankan pemahaman konsep “pengada dan “mengada dalam pendidikan, sehingga menghasilkan pembelajaran yang koheren antara guru dan orang tua.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penerapan prophetic parenting terhadap kecerdasan emosional anak pada rentang usia yang lebih luas, misalnya pada anak usia 3‑4 tahun serta 7‑8 tahun, untuk menilai apakah efektivitasnya konsisten di berbagai tahap perkembangan. Selain itu, sebuah studi komparatif antara prophetic parenting dan model pengasuhan lain seperti authoritative atau permissive parenting dapat memberikan wawasan tentang keunggulan relatif serta kondisi yang paling sesuai bagi peningkatan kecerdasan emosional. Selanjutnya, penelitian longitudinal dengan mengikuti peserta dari tahun pertama pendidikan hingga memasuki jenjang pendidikan menengah dapat mengidentifikasi efek jangka panjang dari pendekatan ini terhadap kemampuan regulasi emosi, prestasi akademik, dan perilaku sosial, sehingga memperkuat dasar ilmiah bagi kebijakan pendidikan dan program pelatihan orang tua.

Read online
File size549.69 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test