DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Pernikahan di bawah umur di Indonesia kini menghadapi paradoks yang mengkhawatirkan. Di satu sisi, negara telah melakukan progresivitas yuridis melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yang memperketat batas usia minimal pernikahan. Namun, disisi lain ekosistem media sosial justru melahirkan tren romantisme pernikahan dini melalui konten aesthetic dan narasi simplistis mengenai penyelamatan moral atau menghindari zina. Makalah ini bertujuan untuk membedah fenomena tersebut menggunakan metode penelitian normatif-sosiologis dengan pendekatan humanisme hukum. Analisis kritis menunjukkan bahwa instrumen Dispensasi Nikah di pengadilan sering kali bertransformasi menjadi jalan pintas (legal shortcut) yang mengesampingkan aspek kematangan psikis, kesiapan ekonomi, dan hak reproduksi anak. Hasil kajian menyimpulkan bahwa penegakan hukum tidak akan efektif jika hanya bersifat administratif. Dibutuhkan redefinisi kebijakan yang integratif, mencakup harmonisasi standar putusan hakim, peningkatan literasi digital bagi generasi Z, serta penguatan perlindungan hak asasi anak secara holistik. Makalah ini merekomendasikan agar hukum tidak lagi menjadi penonton pasif di tengah arus digitalisasi yang mereduksi makna pernikahan menjadi sekadar konten media sosial.
Pernikahan di bawah umur di Indonesia adalah fenomena sistemik yang mencerminkan rapuhnya perlindungan terhadap martabat manusia.Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 merupakan kemajuan konstitusional, namun instrumen dispensasi nikah masih menjadi celah regulasi yang memperkuat perampasan hak anak.Hukum harus aktif melindungi masa depan anak, bukan menjadi penonton pasif terhadap tren media sosial yang menyesatkan.
Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak algoritma media sosial dalam memperkuat narasi romantisme pernikahan dini. Selain itu, studi tentang efektivitas program pendidikan seksual dan reproduksi di sekolah dalam mencegah pernikahan dini menjadi penting. Terakhir, penelitian tentang peran lembaga masyarakat dalam mendeteksi dini kasus pernikahan anak dapat menjadi arah baru untuk intervensi preventif yang lebih efektif.
| File size | 262.88 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Pembangunan Desa bukan hanya membangun infrasturktur fisik desa seperti jalan dan jembatan tetapi lebih dari itu pembangunan desa mencakup pula pembangunanPembangunan Desa bukan hanya membangun infrasturktur fisik desa seperti jalan dan jembatan tetapi lebih dari itu pembangunan desa mencakup pula pembangunan
LAAROIBALAAROIBA Hasil Penelitian menunjukan bahwa sudah berjalan sesuai harapan. Program Desa Mandiri Pangan merupakan suatu Program yang sangat memiliki dampak kuat terhadapHasil Penelitian menunjukan bahwa sudah berjalan sesuai harapan. Program Desa Mandiri Pangan merupakan suatu Program yang sangat memiliki dampak kuat terhadap
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Dengan demikian, deforestasi tidak dapat dipahami semata sebagai fenomena lingkungan, tetapi sebagai krisis kultural dan politik yang menandai lemahnyaDengan demikian, deforestasi tidak dapat dipahami semata sebagai fenomena lingkungan, tetapi sebagai krisis kultural dan politik yang menandai lemahnya
UMTSUMTS Ketiga, strategi pendukung sumber daya yang meliputi pelatihan kader posyandu, peningkatan fasilitas kesehatan di posyandu, puskesmas, dan rumah sakit,Ketiga, strategi pendukung sumber daya yang meliputi pelatihan kader posyandu, peningkatan fasilitas kesehatan di posyandu, puskesmas, dan rumah sakit,
ABULYATAMAABULYATAMA Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan serius seperti kurangnya kolaborasi lintas sektor, ketergantungan pada figur tertentu, dan belum adanyaNamun, implementasinya masih menghadapi tantangan serius seperti kurangnya kolaborasi lintas sektor, ketergantungan pada figur tertentu, dan belum adanya
LLDIKTI12LLDIKTI12 Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan strategi meningkatkan kualitas peran ibu terhadap penanggulangan wabah menuju keluarga Tangguh di Maluku TengahTujuan penelitian ini adalah mengembangkan strategi meningkatkan kualitas peran ibu terhadap penanggulangan wabah menuju keluarga Tangguh di Maluku Tengah
PENERBITPENERBIT Pendekatan formal yaitu guru mengagendakan pertemuan berbasis dialog dengan orang tua siswa secara rutin per-triwulan sehingga dapat saling mengedukasiPendekatan formal yaitu guru mengagendakan pertemuan berbasis dialog dengan orang tua siswa secara rutin per-triwulan sehingga dapat saling mengedukasi
PELITABANGSAPELITABANGSA Grasi diatur berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2010 tentang Grasi atas perubahan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Grasi. Kegunaan hak prerogatifGrasi diatur berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2010 tentang Grasi atas perubahan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Grasi. Kegunaan hak prerogatif
Useful /
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Univariate analysis was used for frequency distributions, while bivariate analysis employed a paired t-test to assess pre- and post-intervention differences.Univariate analysis was used for frequency distributions, while bivariate analysis employed a paired t-test to assess pre- and post-intervention differences.
LLDIKTI12LLDIKTI12 Hal ini menyebabkan tingginya pencemaran sampah di pesisir, sehingga diperlukan kebijakan khusus dan Rencana Aksi Daerah untuk pengelolaan sampah pesisirHal ini menyebabkan tingginya pencemaran sampah di pesisir, sehingga diperlukan kebijakan khusus dan Rencana Aksi Daerah untuk pengelolaan sampah pesisir
UWHSUWHS Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pre-post test dengan sampel 20 lansia di wilayah puskesmas Poncol Kota Pekalongan. Hasil uji beda menunjukkanPenelitian ini menggunakan desain eksperimen pre-post test dengan sampel 20 lansia di wilayah puskesmas Poncol Kota Pekalongan. Hasil uji beda menunjukkan
RISETILMIAHRISETILMIAH Mengacu pada semakin pesatnya perkembangan paham keagamaan aktual di Indonesia yang mayoritas mengarah pada faham yang keras maka perlu adanya tindakanMengacu pada semakin pesatnya perkembangan paham keagamaan aktual di Indonesia yang mayoritas mengarah pada faham yang keras maka perlu adanya tindakan