UNIRAYAUNIRAYA

Haga : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatHaga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Nias Raya yaitu KKN (Kuliah Kerja Nyata). Tujuan dari kegiatan KKN ini diantaranya yaitu melaksanakan pengabdian terhadap masyarakat, mengenalkan mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat, memperluas hubungan baik antara universitas dengan pemerintah serta masyarakat sasaran dan membantu terwujudnya ketersediaan data atau profil desa dengan mengidentifikasi serta menganalisis data yang dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan desa dengan target tujuan pembangunan berkelanjutan. Pelaksanaan KKN dilaksanakan di beberapa desa yang terdapat di kabupaten Nias Selatan, salah satunya adalah Desa Hililaza, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, mulai dari tanggal 12 Juli sampai tanggal 22 Agustus 2025. Desa Hililaza merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Teluk Dalam, kabupaten Nias Selatan. Desa Hililaza terlihat sudah cukup baik dalam beberapa aspek diantaranya sosial dan ekonomi serta sistem android. KKN diawali dengan proses observasi desa guna menjajagi desa dan melihat potensi desa yang akan menjadi sasaran utama dalam pelaksanaan KKN. Program-program dirancang berurutan mulai dengan diskusi antar kelompok KKN, aparat desa, serta masyarakat setempat, khususnya yang bersangkutan langsung dengan program-program yang dirancang. Pelaksanaan program KKN dilakukan secara seimbang diawali dengan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi di akhir setiap program. Hasil yang dicapai dari keseluruhan program KKN diantaranya membuat tempat sampah, sapu lidi, pembuatan sapta pesona, melakukan gotong royong, memeriahkan hari HUT KEMRI 17 AGUSTUS 2025.

Program penyediaan tempat sampah dan sapu lidi di Desa Hililaza, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.Ketersediaan sarana ini terbukti mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih disiplin dalam membuang sampah dan memperkuat budaya gotong royong.Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif signifikan dalam menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat, nyaman, dan indah.

Mengingat bahwa keberlanjutan adalah kunci, studi lanjutan dapat meneliti bagaimana perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan dapat tetap terjaga dalam jangka panjang setelah program KKN berakhir. Penelitian ini bisa mengeksplorasi faktor-faktor sosial, ekonomi, dan kelembagaan yang paling efektif dalam mempertahankan kebiasaan positif tersebut, misalnya dengan menganalisis peran pemimpin lokal atau inisiatif mandiri masyarakat. Selain itu, penting untuk mengembangkan dan mengevaluasi model pengelolaan sampah terpadu yang paling sesuai untuk diterapkan di desa-desa dengan keterbatasan infrastruktur. Ini bisa melibatkan studi kelayakan implementasi sistem pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah (seperti daur ulang atau kompos) yang berkelanjutan, mempertimbangkan aspek efisiensi biaya, penerimaan masyarakat, dan dampak lingkungan. Terakhir, penelitian juga dapat berfokus pada desain program edukasi lingkungan yang lebih efektif dan adaptif. Misalnya, bagaimana program penyuluhan yang disesuaikan dengan konteks budaya dan demografi lokal dapat secara signifikan meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif warga dalam praktik pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dini, termasuk pelibatan generasi muda di sekolah.

  1. IMPLEMENTATION OF PANCASILA CHARACTER EDUCATION IN HOMBO BATU IN SOUTH NIAS | Civic Society Research... doi.org/10.57094/jpkn.v6i1.2566IMPLEMENTATION OF PANCASILA CHARACTER EDUCATION IN HOMBO BATU IN SOUTH NIAS Civic Society Research doi 10 57094 jpkn v6i1 2566
Read online
File size964.48 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test