ATMAJAYAATMAJAYA
Gloria JustitiaGloria JustitiaSalah satu penyebab terjadinya banjir adalah akibat meluapnya sungai baik itu karena banyaknya sampah, atau terjadinya pendangkalan sungai. Jakarta merupakan salah satu kota di Jawa yang mempunyai masalah terjadinya banjir pada musim hujan. Banjir yang terjadi di Jakarta antara lain akibat meluapnya Sungai Ciliwung yang mengalir dari Bogor. Perlindungan daerah aliran Sungai atau DAS, dilakukan antara lain dengan melarang pendirian bangunan di sepanjang Sungai agar tidak terjadi longsor atau abrasi serta mengatur kegiatan di sekitar Sungai. Selain itu larangan pembuangan sampah ke sungai merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi sungai agar tidak terjadi pendangkalan dan mengakibatkan air yang meluap. Terkait dengan hal tersebut, maka dilakukan penelitian dengan masalah bagaimana pengaturan perlindungan sungai khususnya di Bogor untuk melindungi Sungai Ciliwung agar tidak terjadi banjir. Metode penelitian dilakukan secara normatif yaitu mengkaji berbagai aturan tentang perlindungan lingkungan Sungai baik aturan tingkat nasional, maupun tingkat daerah Kotamadya Bogor. Dari kajian terhadap aturan yang ada, disimpulkan bahwa aturan tersebut antara lain UU No. 38 tahun 2011 tentang Sungai, UU No. 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air dan PP No. 81 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga sudah dapat melindungi Sungai, dan dapat dilaksanakan agar tidak terjadi luapan Sungai yang mengakibatkan banjir.
Sungai Ciliwung perlu dilindungi dan dijaga agar dapat menampung air hujan, sehingga dapat mencegah terjadinya banjir.Salah satu perlindungannya adalah dengan mengatur atau penataan daerah pinggiran Sungai atau sempadan Sungai, antara lain penataan bangunan di sekitar sempadan Sungai.Secara nasional telah diatur tentang larangan untuk mendirikan bangunan permanen di sempadan Sungai, demikian pula aturan di daerah Bogor telah ditetapkan tentang peruntukan lahan.
Penelitian lebih lanjut bisa mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap pola curah hujan dan risiko banjir di daerah sekitar Sungai Ciliwung. Selain itu, penting untuk melakukan studi mengenai efektivitas pengelolaan sampah di sepanjang sungai dalam mencegah banjir. Sebuah penelitian juga bisa dilakukan untuk menggali cara-cara inovatif dalam melibatkan masyarakat setempat dalam upaya pelestarian Sungai Ciliwung.
| File size | 386.75 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UM-SORONGUM-SORONG Temuan ini menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pengelolaan lingkungan yang adaptif di wilayah Huu guna menjaga keberlanjutan ekosistem danTemuan ini menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pengelolaan lingkungan yang adaptif di wilayah Huu guna menjaga keberlanjutan ekosistem dan
IPBIPB Konsentrasi tersebut menurun seiring bertambahnya jarak dari timbunan sampah. Kandungan nitrat lebih tinggi pada air lindi di musim kemarau, sedangkanKonsentrasi tersebut menurun seiring bertambahnya jarak dari timbunan sampah. Kandungan nitrat lebih tinggi pada air lindi di musim kemarau, sedangkan
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES 568, termasuk 2. 796 penduduk miskin, rentan, dan disabilitas) menunjukkan bahwa sebagian besar sumber air tidak memenuhi standar pH, DO, TDS, kekeruhan,568, termasuk 2. 796 penduduk miskin, rentan, dan disabilitas) menunjukkan bahwa sebagian besar sumber air tidak memenuhi standar pH, DO, TDS, kekeruhan,
UNISAPUNISAP Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi yang akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh komponen lainnya. Selain itu, air sebagai salahAir merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi yang akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh komponen lainnya. Selain itu, air sebagai salah
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Dari hasil studi ini diketahui bahwa RAS dapat menjaga kualitas air yang stabil dalam waktu yang relatif lama. Ketersediaan bahan organik (dari sisa pakan,Dari hasil studi ini diketahui bahwa RAS dapat menjaga kualitas air yang stabil dalam waktu yang relatif lama. Ketersediaan bahan organik (dari sisa pakan,
MAHARDIKAMAHARDIKA Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest dengan lima sampel. Analisis data dilakukan secara bivariat dan univariatMetode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest dengan lima sampel. Analisis data dilakukan secara bivariat dan univariat
UBTUBT Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data (data reduction), penyajianTeknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data (data reduction), penyajian
ITENASITENAS dan zooplankton yaitu Brachionus calyciflorus. Sedangkan bentos spesies yang mendominasi yaitu Filopaludina sp. Di Desa Margaluyu, spesies yang mendominasidan zooplankton yaitu Brachionus calyciflorus. Sedangkan bentos spesies yang mendominasi yaitu Filopaludina sp. Di Desa Margaluyu, spesies yang mendominasi
Useful /
UM-SORONGUM-SORONG Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata efisiensi penurunan BOD sebesar 42,8% dan COD sebesar 52,31%, yang tergolong cukup efektif. Sebaliknya, efisiensiHasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata efisiensi penurunan BOD sebesar 42,8% dan COD sebesar 52,31%, yang tergolong cukup efektif. Sebaliknya, efisiensi
UM-SORONGUM-SORONG UNICEF secara alamiah membuat referensi pada situasi masalah air dan sanitasi yang mengganggu India sebagai organisasi yang membantu membangun dan membuatUNICEF secara alamiah membuat referensi pada situasi masalah air dan sanitasi yang mengganggu India sebagai organisasi yang membantu membangun dan membuat
UM-SORONGUM-SORONG Pola hujan dengan tipe lokal 1 terjadi di pos hujan Majener, Malagusa, Klasmelek, Stasiun Meteorologi DEO Sorong dan Stasiun Geofisika Sorong dengan puncakPola hujan dengan tipe lokal 1 terjadi di pos hujan Majener, Malagusa, Klasmelek, Stasiun Meteorologi DEO Sorong dan Stasiun Geofisika Sorong dengan puncak
IPBIPB Ketersediaan lahan untuk permukiman pada tahun 2030 diproyeksikan hanya 2% dari total wilayah, yang menegaskan bahwa lahan yang sesuai belum tentu tersedia.Ketersediaan lahan untuk permukiman pada tahun 2030 diproyeksikan hanya 2% dari total wilayah, yang menegaskan bahwa lahan yang sesuai belum tentu tersedia.